Siapa Saja yang Berhak Menerima Bantuan BSU BPJS Ketenagakerjaan? Memahami Kriteria dan Mekanisme Penyaluran

- Redaksi

Saturday, 5 July 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Daftar Bansos Online 2025

Cara Daftar Bansos Online 2025

SwaraWarta.co.id – Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau yang lebih dikenal sebagai BLT BPJS Ketenagakerjaan telah menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah yang signifikan bagi para pekerja di Indonesia.

Dirancang untuk membantu meringankan beban ekonomi, terutama di tengah fluktuasi kondisi perekonomian, banyak yang bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang berhak menerima bantuan ini? Memahami kriteria dan mekanisme penyalurannya menjadi kunci agar bantuan ini tepat sasaran.

Secara umum, BSU BPJS Ketenagakerjaan ditujukan bagi pekerja/buruh yang memenuhi syarat tertentu dan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Meskipun kriteria spesifik dapat sedikit berubah setiap kebijakan dikeluarkan, ada beberapa persyaratan inti yang secara konsisten diterapkan.

Pertama dan yang paling utama, penerima BSU haruslah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kedua, mereka wajib menjadi peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Keaktifan ini biasanya dibuktikan dengan status kepesertaan yang valid dan iuran yang rutin dibayarkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Ketiga, ada batasan gaji/upah minimum yang diberlakukan. Umumnya, pekerja yang berhak menerima BSU adalah mereka yang memiliki gaji di bawah ambang batas tertentu, misalnya di bawah Rp 3,5 juta atau Rp 5 juta per bulan, tergantung pada kebijakan yang berlaku pada periode penyaluran tersebut. Tujuan dari batasan ini adalah untuk memastikan bantuan menyasar pekerja dengan pendapatan menengah ke bawah yang lebih membutuhkan.

Baca Juga :  Harga Cabai di Surabaya Tak Stabil, Pedagang Takut Rugi

Keempat, penerima BSU bukan merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau anggota TNI/Polri. Hal ini karena PNS dan TNI/Polri memiliki skema tunjangan dan bantuan tersendiri dari pemerintah. Kelima, penerima belum menerima bantuan sosial lainnya dari pemerintah, seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Ini untuk menghindari tumpang tindih bantuan dan memastikan pemerataan.

Terakhir, kriteria penting lainnya adalah tidak di-PHK atau mengundurkan diri dari pekerjaan pada periode tertentu sebelum penetapan penerima. BSU ditujukan untuk mempertahankan daya beli pekerja yang masih aktif.

Mekanisme penyaluran BSU biasanya dilakukan melalui transfer langsung ke rekening bank penerima yang telah terdaftar di data BPJS Ketenagakerjaan. Verifikasi data dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kelayakan penerima. Pekerja dapat memeriksa status kepesertaan dan kelayakan mereka melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan atau situs Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Dugaan Bayi Tertukar di RS Islam Cempaka Putih, Ayah Korban Minta KPAI Turun Tangan

Dengan memahami kriteria ini, diharapkan masyarakat, khususnya para pekerja, dapat mengetahui apakah mereka termasuk dalam kelompok yang berhak menerima BSU BPJS Ketenagakerjaan, sehingga program pemerintah ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan pekerja di Indonesia.

 

Berita Terkait

Menjawab Penasaran: Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat THR di Tahun 2026?
Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah
20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan
Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”
Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”
5 Adegan Video Amalia Mutya yang Viral di TikTok, Nomor 3 Bikin Netizen Tak Bisa Berkedip
Heboh! Isi Link Video Cukur Kumis 3 Menit 51 Detik yang Viral di TikTok, Ternyata Isinya Mengejutkan!
Full Video Nay TikTok Diduga Bocor! Netizen Heboh Sebut Isinya Pink Banget, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?

Berita Terkait

Monday, 23 February 2026 - 11:05 WIB

Menjawab Penasaran: Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat THR di Tahun 2026?

Monday, 23 February 2026 - 09:23 WIB

Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah

Sunday, 22 February 2026 - 17:14 WIB

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan

Sunday, 22 February 2026 - 14:34 WIB

Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”

Friday, 20 February 2026 - 21:43 WIB

Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”

Berita Terbaru