Aturan Baru Bansos Bikin Penyaluran PKH & BPNT Tahap 3 Tahun 2025 Banyak Gagal Cair, KPM Harus Simak Penyebabnya

- Redaksi

Saturday, 13 September 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mengeluhkan keterlambatan pencairan bantuan tahap ketiga tahun 2025. Bantuan ini merupakan sumber utama penghidupan bagi keluarga miskin dan rentan miskin di Indonesia, dan keterlambatannya menimbulkan kesulitan ekonomi yang signifikan.

Tahap ketiga bantuan seharusnya cair pada periode Juli hingga September 2025, dengan nominal bervariasi. Misalnya, Rp225.000 untuk anak SD dan Rp600.000 untuk lansia atau paket BPNT. Namun, hingga minggu kedua September, banyak KPM melaporkan saldo rekening mereka masih nol, meskipun terdaftar sebagai penerima aktif.

Penyebab Keterlambatan Pencairan Bansos

Kementerian Sosial (Kemensos) mengidentifikasi beberapa faktor penyebab kegagalan penyaluran bansos tahap ketiga ini. Pertama, masalah data yang tidak akurat atau tidak sinkron antara data kependudukan dan data di sistem penyaluran bansos. Kesalahan NIK, nama, atau nomor Kartu Keluarga dapat menyebabkan penolakan sistem.

Kedua, masalah verifikasi dan kelayakan penerima. Pembaruan data sosial ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebabkan beberapa keluarga dikeluarkan dari daftar penerima karena dinilai sudah tidak miskin lagi. KPM yang tidak lagi memenuhi kriteria penerima, seperti tidak memiliki anggota keluarga yang masuk dalam kategori penerima (anak sekolah, lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas), juga otomatis dihapus dari daftar.

Ketiga, masalah teknis. Ini meliputi masalah pada sistem penyaluran bansos itu sendiri, serta masalah pada rekening bank penerima. Rekening KKS yang tidak aktif, terblokir, atau kartu ATM yang hilang dapat menghambat pencairan.

Masalah Rekening Bank

Kasus rekening KKS yang tidak aktif atau terblokir karena jarang digunakan merupakan masalah yang cukup sering terjadi. Selain itu, ketidaksesuaian nama rekening dengan data KPM juga menjadi kendala. Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) menolak transaksi jika nama rekening tidak sesuai dengan data penerima bansos.

Baca Juga :  Cara Daftar Bansos 2025 Online Lewat HP dengan Mudah

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga melakukan pemblokiran terhadap rekening-rekening yang mencurigakan, termasuk rekening yang digunakan untuk transaksi yang tidak wajar, seperti pembelian game online.

Keterlambatan Penyaluran Berdasarkan Wilayah

Selain masalah administratif, penyaluran bansos juga tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa daerah belum memulai penyaluran tahap ketiga, meskipun secara nasional sudah berlangsung. Hal ini menyebabkan kebingungan bagi KPM yang mengira bantuannya gagal cair.

Langkah-langkah bagi KPM yang Mengalami Kendala

Kemensos mengimbau KPM yang mengalami kendala pencairan untuk segera melapor ke pemerintah desa/kelurahan setempat. Pembaruan data yang cepat sangat penting, karena KPM yang tidak segera memperbarui datanya berisiko dihapus permanen dari daftar penerima bansos dan tidak akan menerima bantuan pada tahap keempat (Oktober-Desember 2025).

Baca Juga :  Rupiah Melemah di Tengah Penguatan Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Sebaliknya, KPM yang segera memperbaiki data memiliki peluang untuk mendapatkan pencairan susulan. Sebagai contoh, 405.000 KPM yang sebelumnya gagal menerima bantuan pada tahap awal berhasil menerima bantuan setelah data mereka diverifikasi ulang.

Kemensos menyediakan saluran pengaduan resmi untuk membantu KPM yang mengalami kendala. Informasi lebih lanjut tentang cara melapor dan memperbarui data dapat diakses melalui website resmi Kemensos atau menghubungi call center yang tersedia.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan sistem penyaluran bansos agar lebih efisien dan tepat sasaran. Harapannya, semua KPM yang berhak menerima bantuan dapat menerima bantuan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Berita Terkait

Cara Cek Desil Bansos 2026 dengan Mudah Melalui Situs Resmi Kemensos
Heboh Isu Roblox Diblokir? Simak Fakta Terbaru dan Nasibnya di Indonesia
Viral Video “Ibu Tiri vs Anak Tiri” Part Terbaru di Dapur, Warganet Heboh Cari Versi Lengkapnya
Viral! Sejoli Digerebek Warga di Air Terjun Coban Kromo Tulungagung Saat Ramadan, Polisi Buka Suara
Viral Video “Izza Blunder” 13 Menit Gegerkan Medsos, Nama Selebgram Malaysia Diduga Dipakai Modus Phishing
Viral Video Suami di Lampung Pergoki Istri di Kos dengan Teman Kerja, Percakapan Mereka Bikin Publik Geger
Part 2 Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur Bikin Warganet Heboh, Ini Kronologi dan Fakta yang Beredar
Tata Cara Sholat Kafarat hingga Hukum dan Perdebatan Dikalangan Ulama
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 14 March 2026 - 16:24 WIB

Cara Cek Desil Bansos 2026 dengan Mudah Melalui Situs Resmi Kemensos

Saturday, 14 March 2026 - 16:13 WIB

Heboh Isu Roblox Diblokir? Simak Fakta Terbaru dan Nasibnya di Indonesia

Saturday, 14 March 2026 - 10:43 WIB

Viral Video “Ibu Tiri vs Anak Tiri” Part Terbaru di Dapur, Warganet Heboh Cari Versi Lengkapnya

Friday, 13 March 2026 - 16:55 WIB

Viral! Sejoli Digerebek Warga di Air Terjun Coban Kromo Tulungagung Saat Ramadan, Polisi Buka Suara

Friday, 13 March 2026 - 16:53 WIB

Viral Video “Izza Blunder” 13 Menit Gegerkan Medsos, Nama Selebgram Malaysia Diduga Dipakai Modus Phishing

Berita Terbaru