SwaraWarta.co.id – Pecinta Mobile Legends di tanah air saat ini tengah dilanda kekhawatiran terkait performa tim perwakilan Indonesia di kancah dunia.
Pertanyaan yang paling sering muncul di mesin pencarian adalah: apakah ONIC gugur di M7? Mengingat M7 World Championship yang digelar di Jakarta pada awal tahun 2026 ini menyuguhkan persaingan yang sangat sengit, nasib tim “Raja Langit” memang sedang berada di ujung tanduk.
Hingga hari ini, Rabu, 14 Januari 2026, jawaban singkatnya adalah ONIC belum gugur, namun posisi mereka saat ini sedang sangat kritis. Simak ulasan lengkap mengenai perjalanan dan peluang Fnatic ONIC di babak Swiss Stage berikut ini.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjalanan Terjal di Swiss Stage
Fnatic ONIC, sang juara MPL ID Season 16, memulai langkah mereka di M7 dengan cukup meyakinkan setelah berhasil menumbangkan Boostgate Esports di laga pembuka. Namun, momentum positif tersebut gagal dipertahankan. Berikut adalah rekap singkat hasil pertandingan ONIC sejauh ini:
- Match 1: Menang (1-0) vs Boostgate Esports.
- Match 2: Kalah (0-1) vs Yangon Galacticos (Myanmar).
- Match 3: Kalah (0-1) vs Team Spirit (EECA).
Kekalahan beruntun dari tim-tim kuda hitam membuat rekor ONIC kini berada di angka 1-2. Dalam sistem Swiss Stage, sebuah tim baru dinyatakan gugur atau tereliminasi jika mereka sudah mengantongi tiga kali kekalahan. Sebaliknya, mereka butuh tiga kemenangan untuk lolos ke babak Knockout Stage.
Kapan Pertandingan Penentuan ONIC?
Karena saat ini memiliki rekor 1-2, ONIC akan bermain di bracket eliminasi pada tanggal 16 Januari 2026. Di fase ini, format pertandingan akan berubah dari Best of 1 (Bo1) menjadi Best of 3 (Bo3). Ini adalah partai hidup-mati bagi Kairi dan kawan-kawan.
Jika ONIC kalah sekali lagi dalam seri Bo3 tersebut, maka secara resmi mereka akan gugur dari M7 World Championship. Namun, jika mereka berhasil menang, mereka akan melaju ke ronde terakhir dengan rekor 2-2 untuk memperebutkan satu tiket sisa menuju babak playoff.
Harapan bagi Indonesia
Berbeda dengan nasib ONIC yang terhimpit, perwakilan Indonesia lainnya, Alter Ego, justru tampil perkasa dan dikabarkan sudah mengamankan posisi di babak selanjutnya.
Dukungan penuh dari para pendukung tuan rumah di MPL Arena Jakarta diharapkan bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain ONIC untuk bangkit dan menghindari “kutukan” gugur lebih awal.
Jadi, apakah ONIC gugur di M7? Belum. Mereka masih memiliki satu nyawa tersisa. Namun, tantangan yang dihadapi sangat besar karena mereka tidak boleh lagi melakukan kesalahan sekecil apa pun di pertandingan berikutnya.

















