Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

- Redaksi

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

SwaraWarta.co.id – Setelah tujuh hari berjuang di medan terjal Gunung Bulusaraung, operasi SAR berhasil menemukan korban terakhir kecelakaan pesawat ATR 42-500. Momen itu dibanjiri air mata haru dan syukur dari para personel.

Pada Jumat, 23 Januari 2026, sebuah operasi pencarian dan pertolongan (SAR) besar akhirnya mencapai klimaksnya.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan unsur lainnya berhasil menemukan seluruh korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Penemuan korban kesepuluh menandai berakhirnya misi yang penuh tantangan dan diwarnai banjir air mata emosi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjuangan Tujuh Hari di Medan Ekstrem

Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang dikelola Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat itu sedang menjalankan tugas patroli udara untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan membawa 10 orang, yaitu tujuh kru dan tiga penumpang yang merupakan pegawai kementerian.

Baca Juga :  Pria di Pasuruan Tega Cabuli Adek Iparnya Sendiri Sehari setelah Menikah

Pencarian segera diluncurkan dan menemukan serpihan pesawat di lereng terjal gunung. Medan operasi yang sangat sulit, berupa tebing curam, jurang, serta sering diselimuti kabut dan hujan, menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Mereka harus menggunakan teknik tali-temali dan keterampilan mendaki tinggi untuk menjangkau lokasi korban.

Momen Haru dan Sandi ‘Sapu Bersih’

Ketika laporan radio mengonfirmasi penemuan korban kesepuluh pada Jumat pagi, suasana haru melanda Posko Komando SAR di Desa Tompo Bulu. Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, tak dapat menahan air matanya saat mengumumkan kabar tersebut kepada publik. Suaranya terbata-bata penuh emosi.

“Alhamdulillah, pada hari ketujuh kita bisa menemukan seluruh korban… Tepat hari ini kami gunakan sandi ‘sapu bersih’, dan Allah meridai sandi tersebut,” ujar Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, yang juga terlihat berkaca-kaca. Para komandan dan personel di posko langsung bersujud syukur dan berpelukan, melepas segala ketegangan dan kelegaan setelah perjuangan panjang.

Baca Juga :  Banjir Landa Badung Bali, Sejumlah Turis Berhasil Dievakuasi

Sebanyak 11 paket jenazah, termasuk satu paket berisi potongan tulang, telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi forensik. Hingga saat ini, tiga korban telah berhasil diidentifikasi.

Pemeriksaan Kotak Hitam dan Proses Berikutnya

Selain korban, tim gabungan juga berhasil menemukan kotak hitam (black box) pesawat, yang berada dalam kondisi utuh di dekat ekor pesawat. Kotak hitam ini telah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dianalisis guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Dengan berakhirnya fase pencarian korban, perhatian kini beralih pada proses identifikasi jenazah yang diperkirakan memakan waktu sekitar satu pekan, serta investigasi mendalam oleh KNKT. Kisah perjuangan tim SAR di Gunung Bulusaraung akan dikenang sebagai sebuah misi yang berakhir dengan banjir air mata kelegaan, mengembalikan seluruh korban kepada keluarganya meski dengan duka yang mendalam

Baca Juga :  Petani Anggur Asal Palu Akan dikirim untuk Studi Banding di Korea

 

Berita Terkait

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru

Cara Pembagian Bersusun

Pendidikan

Cara Pembagian Bersusun Mudah dan Cepat untuk Anak Sekolah

Tuesday, 8 Sep 2026 - 06:00 WIB