John Herdman dan Misi Besar Menggali Potensi Emas Pemain Lokal
SwaraWarta.co.id – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia menyuntikkan harapan baru. Sosok yang sukses membawa Kanada kembali ke Piala Dunia setelah 36 tahun itu kini menghadapi tantangan serupa: membangun tim yang kompetitif dengan mengoptimalkan potensi pemain lokal.
Herdman melihat peluang besar di Indonesia. Dalam pernyataannya, ia menggambarkan situasi ini memiliki kesamaan dengan proyek Kanada dulu: “Negara besar, banyak potensi dengan pemain lokal”. Visinya jelas, yakni membangun fondasi tim yang solid dari bakat-bakat dalam negeri.
Prestasi Herdman di Kanada bukanlah kebetulan. Ia dikenal sebagai arsitek yang mampu membangun tim dari bawah. Ketika mengambil alih Timnas Putra Kanada pada 2018, ia mewarisi tim yang terpecah belah dan berperingkat rendah (94 dunia). Dengan fokus pada pembinaan, disiplin taktik, dan pembangunan mental pemenang, ia membawa tim tersebut melesat hingga lolos ke Piala Dunia 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendekatan yang sama dijanjikannya untuk Indonesia. Herdman percaya bahwa ketersediaan bakat di Indonesia sangat melimpah dan siap untuk dikembangkan secara profesional. Filosofi dasarnya adalah menciptakan sesuatu yang lebih baik untuk generasi mendatang, sebuah prinsip yang sukses ia terapkan di Selandia Baru dan Kanada.
Kunci lain dari metode Herdman adalah adaptasi budaya yang mendalam. Ia menyatakan bahwa bagian penting dari tugasnya adalah mempelajari budaya Indonesia dengan menyelam ke dalamnya. “Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan adat istiadat untuk menciptakan koneksi itu,” ujarnya.
Pendekatan humanis dan kecerdasan emosional ini adalah ciri khasnya. Saat melatih Kanada, ia dikenal piawai membangun semangat tim dan persatuan dalam skuad yang sebelumnya terpecah. Kemampuan ini sangat krusial untuk menyatukan pemain lokal dan naturalisasi dalam satu identitas “Garuda” yang kuat.
Meski berfokus pada pemain lokal, Herdman juga menyambut positif proyek naturalisasi yang telah dijalankan PSSI. Ia melihatnya sebagai peluang untuk menambah kedalaman dan kualitas skuad. Tantangannya adalah menyeimbangkan dan mengintegrasikan semua talenta tersebut ke dalam sebuah sistem permainan yang efektif.
Dengan kontrak empat tahun, Herdman memiliki waktu untuk menjalankan proyek jangka panjang ini. Target besarnya jelas: mengulangi kesuksesan di Kanada dengan membawa Indonesia melangkah lebih jauh dalam kompetisi regional dan kualifikasi Piala Dunia, dengan pemain lokal sebagai tulang punggungnya.
Dengan rekam jejak yang telah terbukti dan komitmen pada pengembangan potensi domestik, era John Herdman membawa janji transformasi. Perjalanan menuju peningkatan peringkat dan prestasi dimulai dari keyakinan bahwa bakat terbaik Indonesia ada di rumah, dan tinggal menunggu sentuhan pelatih visioner untuk menyatukannya.
SwaraWarta.co.id - Menjalin hubungan sosial, baik di kantor maupun dalam lingkaran pertemanan, terkadang membawa kita…
SwaraWarta.co.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen penting yang sering menjadi syarat utama…
SwaraWarta.co.id - Di era transformasi digital, PT Pegadaian (Persero) terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi…
SwaraWarta.co.id - Siapa bilang tampil gaya di Roblox harus selalu punya banyak Robux? Bagi banyak…
SwaraWarta.co.id - Bagi Bapak dan Ibu Guru di seluruh Indonesia, memiliki akun SIMPKB (Sistem Informasi…
Peran bidan sangat vital dalam sistem kesehatan nasional, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.…