SwaraWarta.co.id – Ada beberapa tata cara tayamum yang baik dan benar. Dalam ajaran Islam, bersuci adalah syarat sah utama sebelum melaksanakan ibadah shalat.
Namun, ada kalanya kita berada dalam kondisi darurat di mana air tidak tersedia atau tidak memungkinkan untuk digunakan. Di sinilah Islam memberikan keringanan melalui tata cara tayamum.
Tayamum adalah tindakan menyucikan diri sebagai pengganti wudu atau mandi wajib dengan menggunakan debu yang bersih. Berikut adalah panduan lengkap mengenai syarat, niat, hingga langkah-langkah tayamum yang benar.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Syarat Diperbolehkannya Tayamum
Sebelum mempraktikkan tayamum, pastikan Anda memenuhi salah satu dari kondisi berikut:
- Ketiadaan air: Sudah berusaha mencari air tetapi tidak ditemukan.
- Sakit: Penggunaan air dikhawatirkan dapat memperparah penyakit menurut saran medis.
- Suhu ekstrem: Cuaca yang sangat dingin yang bisa membahayakan jika terkena air.
- Perjalanan jauh (Musafir): Terbatasnya akses terhadap sumber air yang bersih.
Niat Tayamum
Niat adalah rukun pertama dalam tayamum. Niat dilakukan di dalam hati saat Anda mulai menyentuhkan tangan ke debu. Berikut adalah bacaannya:
Nawaytu tayammuma listibaahatish sholaati lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat melakukan tayamum agar diperbolehkan melakukan salat karena Allah Ta’ala.”
Langkah-Langkah Tata Cara Tayamum
Setelah memahami syarat dan niat, berikut adalah urutan melakukan tayamum yang sesuai dengan sunnah:
- Siapkan Debu yang Suci: Cari tempat yang mengandung debu bersih, seperti tembok, kaca, atau permukaan tanah yang tidak terkena najis.
- Menempelkan Telapak Tangan: Tempelkan kedua telapak tangan ke permukaan berdebu dengan posisi jari-jari dirapatkan.
- Menipiskan Debu: Tiup pelan atau tepukkan kedua telapak tangan agar debu yang menempel tidak terlalu tebal.
- Mengusap Wajah: Usapkan kedua telapak tangan ke seluruh permukaan wajah secara merata, mulai dari dahi hingga dagu.
- Mengusap Kedua Tangan: Tempelkan kembali tangan ke debu (pilih area yang berbeda dari yang pertama). Kali ini, renggangkan jari-jari. Usap tangan kanan hingga siku menggunakan tangan kiri, lalu lakukan hal yang sama pada tangan kiri menggunakan tangan kanan.
- Tertib: Lakukan semua gerakan secara berurutan.
Hal yang Membatalkan Tayamum
Penting untuk diingat bahwa tayamum memiliki batas berlaku. Tayamum akan batal jika:
- Menemukan air sebelum salat dimulai.
- Segala hal yang membatalkan wudu (seperti buang air kecil, buang angin, dll).
- Murtad (keluar dari Islam).
Catatan Penting: Satu kali tayamum hanya berlaku untuk satu kali salat fardu. Jika masuk waktu salat berikutnya, Anda diwajibkan untuk melakukan tayamum kembali.

















