SwaraWarta.co.id – Ada beberapa cara ternak jangkrik yang perlu Anda pahami. Memulai bisnis budidaya jangkrik kini menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan.
Jangkrik tidak hanya dibutuhkan sebagai pakan burung berkicau, tetapi juga untuk ikan hias hingga bahan baku industri kosmetik dan pangan.
Bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, cara ternak jangkrik relatif mudah dipraktikkan karena tidak membutuhkan ruang yang sangat luas.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut adalah langkah-langkah strategis untuk memulai ternak jangkrik agar menghasilkan panen yang melimpah:
1. Persiapan Kandang yang Ideal
Langkah awal dalam cara ternak jangkrik adalah menyiapkan hunian yang nyaman. Jangkrik menyukai tempat yang gelap dan tenang.
- Bahan: Gunakan kotak dari kayu lapis (tripleks) atau kardus.
- Ukuran: Biasanya sekitar 100 X 60 X 30 cm.
- Media: Isi dalam kandang dengan tray telur (egg tray) bekas sebagai tempat persembunyian dan sirkulasi udara.
- Keamanan: Lapisi bagian atas dengan jaring halus dan olesi kaki kandang dengan oli atau wadah berisi air agar semut tidak masuk.
2. Memilih Bibit Jangkrik Berkualitas
Keberhasilan panen sangat bergantung pada kualitas indukan. Pilihlah bibit yang sehat, memiliki tubuh lengkap (tidak cacat), dan sangat aktif bergerak. Rasio ideal untuk pembibitan adalah 1 jantan berbanding 5 betina agar proses pembuahan maksimal.
3. Proses Pembibitan dan Penetasan Telur
Letakkan media pasir atau kain lembap di dalam kandang indukan sebagai tempat bertelur. Setelah telur terkumpul, pindahkan ke wadah penetasan khusus. Pastikan suhu ruangan tetap stabil (sekitar 28-30°C) agar telur menetas serentak dalam waktu 7 hingga 10 hari.
4. Pemberian Pakan dan Perawatan
Jangkrik adalah serangga omnivora. Untuk hasil terbaik, berikan kombinasi pakan berikut:
- Pakan Utama: Konsentrat ayam (vooer) yang sudah dihaluskan.
- Pakan Tambahan: Sayuran hijau seperti sawi, bayam, atau potongan pepaya muda untuk memenuhi kebutuhan cairan.
Catatan Penting: Hindari memberikan air minum secara langsung dalam wadah terbuka karena jangkrik kecil mudah tenggelam. Gunakan semprotan halus pada sayuran atau kapas basah.
5. Masa Panen
Jangkrik biasanya sudah bisa dipanen saat memasuki usia 25 hingga 30 hari. Pada usia ini, jangkrik sudah mencapai ukuran maksimal namun belum tumbuh sayap keras, yang merupakan kondisi paling diminati oleh para penghobi burung.
Dengan ketekunan dan menjaga kebersihan kandang, bisnis ternak jangkrik ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang sangat menguntungkan. Kuncinya ada pada manajemen pakan yang baik dan pengendalian hama semut.

















