Fenomena video Dea Store Meulaboh kembali menjadi topik hangat di media sosial seperti Twitter dan TikTok. Jutaan pengguna internet ramai memperbincangkan rekaman ini dan menyebutnya sebagai salah satu video paling kontroversial dan viral saat ini.
Video tersebut memperlihatkan serangkaian momen yang kini ramai dibagikan dan diulas oleh warganet. Berikut ini lima konten utama yang menjadi sorotan publik — ditulis berdasarkan penjelasan narasi viral yang berkembang di berbagai platform:
1. Penggerebekan Pasangan di Ruko
Sebelum menjadi viral, video menampilkan adegan warga setempat menggerebek sebuah ruko di Meulaboh yang pintunya tertutup. Sejumlah orang kemudian membuka pintu itu dan momen tersebut terekam dalam kamera ponsel.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Detik-detik Pasangan Keluar
Setelah penggerebekan, muncul rekaman yang memperlihatkan seorang perempuan memakai baju merah dan berhijab hitam keluar dari ruko, diikuti oleh kerumunan warga yang merekam kejadian tersebut.
3. Pengarakan oleh Massa
Video berikutnya menunjukkan kerumunan warga mengarak perempuan tersebut di tengah keramaian, disertai sorakan dan sorotan kamera ponsel.
4. Interaksi yang Menarik Perhatian
Dalam sejumlah rekaman yang beredar, tampak warga lain ikut mengabadikan momen tersebut, bahkan ada kondisi desakan massa yang makin memperparah suasana viral.
5. Tautan Versi yang Diklaim “Asli”
Yang paling ramai dibahas oleh netizen adalah adanya akun media sosial yang mengklaim memiliki tautan video versi lengkap, termasuk yang disebut “no sensor” atau durasi panjang. Pencarian istilah “link video Dea Store Meulaboh” ikut naik drastis karena rumor itu.
Fenomena ini memicu reaksi campuran di jagat maya, di mana sebagian warganet merasa penasaran, sementara pakar keamanan digital mengingatkan pengguna untuk tidak asal mengeklik tautan yang tidak jelas asalnya, karena berpotensi membawa risiko malware atau phishing.
Hingga saat ini, fakta autentik di balik video yang viral tersebut — termasuk identitas orang-orang yang tampil di dalamnya — belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak yang berwajib atau pihak terkait di Aceh Barat

















