Mengapa Pendidikan Pancasila Tetap Penting Dipelajari oleh Siswa Saat Ini, dan Bagaimana Hakikat Serta Tujuan Pembelajaran Tersebut Dapat Membentuk?

- Redaksi

Sunday, 19 April 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Mengapa pendidikan pancasila tetap penting dipelajari oleh siswa saat ini, dan bagaimana hakikat serta tujuan pembelajaran tersebut dapat membentuk cara berpikir, sikap, dan peran saudara sebagai warga negara?

Di tengah gempuran arus globalisasi dan banjir informasi tanpa filter, pertanyaan mengapa pendidikan Pancasila tetap penting dipelajari oleh siswa saat ini justru semakin relevan.

Sebagian kalangan mungkin menganggap Pancasila hanya sebagai hafalan di upacara bendera.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, di era di mana identitas kebangsaan mulai tergerus budaya asing dan polarisasi sosial semakin tajam, Pendidikan Pancasila menjadi “kompas moral” yang menentukan arah generasi muda.

Hakikat dan Tujuan Pembelajaran: Lebih dari Sekadar Teks

Hakikat pendidikan Pancasila bukanlah transfer pengetahuan masa lalu, melainkan pembentukan mekanisme berpikir. Tujuan utamanya adalah menanamkan cara berpikir kritis yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan persatuan. Di dunia maya yang penuh ujaran kebencian dan hoaks, siswa yang memahami esensi sila kedua dan ketiga akan lebih bijak dalam merespons perbedaan. Mereka tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong karena memiliki “benteng ideologis”.

Baca Juga :  6 Cara Menerapkan Disiplin Positif di Sekolah: Kunci Sukses Belajar Menyenangkan

Pembelajaran Pancasila hari ini tidak boleh lagi bersifat doktriner, tetapi harus kontekstual dan aplikatif.

Hakikatnya adalah membumikan nilai-nilai luhur dalam tindakan sehari-hari: gotong royong menjadi kerja tim di tugas sekolah, musyawarah menjadi kemampuan mendengarkan pendapat teman di media sosial, dan keadilan sosial menjadi kepedulian terhadap teman yang kesulitan akses internet.

Membentuk Cara Berpikir, Sikap, dan Peran sebagai Warga Negara

Lantas, bagaimana pembelajaran ini secara konkret membentuk kita? Pertama, pembentukan cara berpikir dialektis. Pancasila mengajarkan keseimbangan antara hak dan kewajiban.

Sebagai siswa, saya dididik untuk tidak hanya berpikir tentang nilai ujian (prestasi individu) tetapi juga bagaimana prestasi itu bisa berguna bagi lingkungan sekitar (nilai sosial).

Baca Juga :  Sentralisasi Hanya Berkaitan dengan Otoritas Formal dalam Suatu Organisasi, Berikan Opini Anda Mengenai Pernyataan Tersebut

Ini melahirkan sikap inklusif dan toleran sebuah sikap yang sangat mahal di era algoritma yang gemar mengkotak-kotakkan manusia.

Kedua, pendidikan ini mengokohkan peran saya sebagai warga negara digital yang bertanggung jawab. Ketika melihat berita yang menyudutkan suku atau agama tertentu, refleks saya bukan langsung membagikannya, melainkan mengingat sila “Persatuan Indonesia”.

Saya sadar, peran saya sebagai warga negara bukan hanya memilih pemimpin setiap lima tahun sekali, tetapi menjaga ruang digital agar tetap sehat dan beradab setiap hari.

Singkatnya, pendidikan Pancasila tetap penting karena ia adalah “perangkat lunak” kebangsaan yang harus terus diperbarui sesuai zaman.

Tanpa pemahaman hakikat Pancasila yang benar, generasi muda Indonesia hanya akan menjadi penonton pasif di negeri sendiri. Dengan Pancasila, kita menjelma menjadi aktor utama yang mampu berpikir kritis, bersikap santun, dan berperan aktif merajut kembali benang-benang kebhinekaan yang mulai terurai.

Berita Terkait

Bagaimana Caramu Membantu Jika Ada Teman yang Memiliki Kesulitan Ekonomi? Mari Kita Bahas!
Bagaimana Urban Farming Bisa Menjadi Langkah Awal yang Baik Bagi Milenial yang Tinggal di Perkotaan untuk Memulai Karir di Green Jobs?
APAKAH KAMU PUNYA SARAN AGAR KEGIATAN MPLS TAHUN DEPAN BISA LEBIH BAIK?
Air Pegunungan MPLS Artinya Apa? Ini Jawaban Teka-Teki yang Sering Membuat Bingung
Sebutkan Contoh Perilaku yang Mencerminkan Budaya K3? Berikut Pembahasannya!
4 Cara Mengunduh Dapodik Versi 2026 Terbaru Tanpa Mengalami Gangguan
Mengapa Tidak Ada Kepastian Hasil Panen Akan Dibeli Pabrik? Ini Faktanya!
Sebutkan Contoh Sikap yang Menunjukkan Bahwa Sila Ketuhanan yang Maha Esa Menuntun Para Pelajar Menghormati Perbedaan Pendapat dan Mengutamakan Musyawarah?

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 15:05 WIB

Bagaimana Caramu Membantu Jika Ada Teman yang Memiliki Kesulitan Ekonomi? Mari Kita Bahas!

Friday, 17 July 2026 - 14:55 WIB

Bagaimana Urban Farming Bisa Menjadi Langkah Awal yang Baik Bagi Milenial yang Tinggal di Perkotaan untuk Memulai Karir di Green Jobs?

Thursday, 16 July 2026 - 09:59 WIB

APAKAH KAMU PUNYA SARAN AGAR KEGIATAN MPLS TAHUN DEPAN BISA LEBIH BAIK?

Wednesday, 15 July 2026 - 18:13 WIB

Air Pegunungan MPLS Artinya Apa? Ini Jawaban Teka-Teki yang Sering Membuat Bingung

Wednesday, 15 July 2026 - 15:48 WIB

Sebutkan Contoh Perilaku yang Mencerminkan Budaya K3? Berikut Pembahasannya!

Berita Terbaru