Kenapa Bayi Sering Gumoh
SwaraWarta.co.id – Kenapa bayi sering gumoh? Melihat si kecil mengeluarkan kembali susu yang baru saja diminum tentu membuat kamu merasa khawatir.
Fenomena ini sangat umum terjadi pada bayi baru lahir hingga usia beberapa bulan. Namun, pertanyaan besar yang sering muncul di benak orang tua adalah kenapa bayi sering gumoh dan apakah hal tersebut membahayakan pertumbuhannya?
Memahami mekanisme tubuh si kecil akan membantu kamu lebih tenang dalam memberikan perawatan terbaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gumoh, atau dalam istilah medis disebut refluks, terjadi ketika isi lambung naik kembali ke kerongkongan. Ada beberapa alasan utama mengapa hal ini sangat sering terjadi pada fase awal kehidupan bayi:
Seringkali orang tua tertukar antara gumoh biasa dengan muntah. Gumoh biasanya mengalir begitu saja dari mulut tanpa disertai kontraksi otot perut yang kuat.
Si kecil pun umumnya tetap terlihat ceria dan tidak merasa kesakitan. Sebaliknya, muntah melibatkan dorongan kuat dari perut dan biasanya membuat bayi rewel atau tampak lemas.
Setelah mengetahui alasan kenapa bayi sering gumoh, kamu bisa melakukan beberapa langkah praktis berikut untuk mengurangi frekuensinya:
Pastikan kepala bayi lebih tinggi dari perutnya saat menyusu. Jika kamu menyusui dengan botol, pastikan dot terisi penuh dengan susu agar si kecil tidak banyak menelan udara. Udara yang terperangkap di lambung seringkali menjadi pemicu utama cairan terdorong keluar.
Jangan menunggu sampai sesi menyusu selesai untuk menyendawakan bayi. Cobalah untuk menyendawakannya setiap kali ia berpindah payudara atau setelah meminum beberapa mililiter susu dari botol. Menepuk punggungnya dengan lembut akan membantu mengeluarkan gas tanpa membawa serta susunya.
Setelah menyusu, jangan langsung mengajak si kecil bermain secara aktif atau menekan bagian perutnya. Biarkan si kecil dalam posisi tegak (digendong tegak) selama kurang lebih 20 hingga 30 menit. Pastikan juga popok yang kamu pakaikan tidak terlalu ketat di bagian pinggang.
Meskipun gumoh adalah hal yang normal, kamu tetap perlu waspada jika muncul tanda-tanda “lampu merah”. Segera konsultasikan ke dokter jika:
Kesimpulannya, alasan kenapa bayi sering gumoh mayoritas disebabkan oleh sistem pencernaan yang masih dalam tahap perkembangan. Seiring bertambahnya usia, biasanya setelah melewati 6 bulan, frekuensi gumoh akan berkurang dengan sendirinya. Tetaplah sabar dan nikmati setiap momen pertumbuhan si kecil!
SwaraWarta.co.id - Cara mendapatkan CapCut Pro secara gratis jadi topik yang paling sering dicari oleh…
SwaraWarta.co.id - Jika gaji bersih budi rp5.000.000 per bulan dan ia menggunakan metode 50/30/20, berapa…
SwaraWarta.co.id – Kenapa Purbaya digantikan? Pergantian Menteri Keuangan selalu menjadi sorotan publik, tak terkecuali saat…
SwaraWarta.co.id – Kenapa Maudy Ayunda dihujat? Nama Maudy Ayunda kembali menjadi sorotan publik setelah konten…
SwaraWarta.co.id - Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada 14 September 2026 mengejutkan…
SwaraWarta.co.id - Apakah setiap kontrak adalah perjanjian, dan apakah semua perjanjian dapat dikatakan sebagai kontrak?…