SwaraWarta.co.id – Pernahkah Anda merasa sangat lelah, wajah pucat, atau sering pusing tanpa alasan yang jelas? Banyak orang langsung bertanya, “HB rendah kenapa ya?” Kondisi ini, yang secara medis dikenal sebagai anemia, terjadi ketika kadar hemoglobin dalam sel darah merah berada di bawah ambang batas normal.
Hemoglobin (HB) memiliki peran vital untuk mengikat oksigen dari paru-paru dan mengalirkannya ke seluruh jaringan tubuh. Jika kadarnya rendah, tubuh otomatis akan kekurangan oksigen. Mari kita bedah lebih dalam faktor-faktor utama di baliknya.
Penyebab Umum Kadar HB Turun
Mengetahui alasan di balik rendahnya HB adalah langkah pertama menuju pemulihan. Berikut adalah beberapa faktor pemicu yang paling sering ditemukan:
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
- Defisiensi Zat Besi: Ini adalah penyebab paling umum. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin yang diperlukan untuk sel darah merah.
- Kekurangan Vitamin: Tubuh membutuhkan vitamin B12 dan folat untuk menghasilkan sel darah merah yang sehat. Diet yang buruk sering kali menjadi biang kerok di sini.
- Kehilangan Darah: Pendarahan hebat akibat menstruasi, luka kecelakaan, atau masalah internal seperti maag kronis dan wasir dapat menguras cadangan sel darah merah secara signifikan.
- Penyakit Kronis: Kondisi medis seperti penyakit ginjal, kanker, atau peradangan jangka panjang dapat mengganggu proses produksi sel darah merah di sumsum tulang.
- Masa Kehamilan: Ibu hamil sering mengalami HB rendah karena volume darah meningkat, sehingga kebutuhan akan zat besi dan asam folat pun melonjak dua kali lipat.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Jangan abaikan sinyal dari tubuh Anda. Jika Anda mengalami kombinasi gejala berikut, segera lakukan cek darah:
- Detak jantung tidak teratur (palpitasi).
- Tangan dan kaki terasa dingin.
- Sesak napas saat melakukan aktivitas ringan.
- Konsentrasi menurun dan mudah mengantuk.
Solusi Meningkatkan HB secara Alami
Jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara mengatasinya, mulailah dengan memperbaiki pola makan. Konsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, bayam, dan hati ayam. Jangan lupa dampingi dengan asupan Vitamin C (seperti jeruk atau stroberi) untuk membantu penyerapan zat besi secara optimal di dalam usus.
Kesimpulan Pertanyaan “HB rendah kenapa” tidak memiliki jawaban tunggal karena kondisi setiap orang berbeda. Namun, dengan menjaga nutrisi dan melakukan pemeriksaan rutin, Anda dapat memastikan tubuh tetap bertenaga dan sehat.

















