Singgung Pembangkang, Benarkah Hubungan PDIP dan Jokowi Tidak Baik-baik Saja

- Redaksi

Tuesday, 31 October 2023 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hubungan Jokowi dan PDIP diduga sedang tidak baik-baik saja.  (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Belakangan ini publik menyoroti hubungan PDIP dengan presiden RI yakni Joko Widodo atau lebih sering disebut Jokowi.  

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya PDIP telah mengeluarkan penyataan bahwa presiden Jokowi memutuskan untuk meninggalkan partai.  

PDIP menilai bahwa keputusan yang diambil oleh Jokowi tidak sepadan dengan privelese yang diberikan oleh partai tersebut.

Tidak sampai disitu, elite PDIP juga menyinggung pencalonan putra sulung Jokowi sebagai cawapres Prabowo.  

Elite PDIP menilai hal tersebut merupakan salah satu bentuk pembangkang terhadap konstitusi.  

Gibran Rakabuming Raka juga dianggap tidak lagi menjadi bagian dari partai PDIP lantarantidak tegas terhadap perintah partai.  

Baca Juga :  Doa Pagi Islam, Bisa Datangkan Rezeki Lancar dengan Menerapkan Sejumlah Amalan

Isu terkait dengan keputusan Joko Widodo meninggalkan partai PDIP juga dibernarkan oleh Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDIP.  

Menurut Hasto sudah banyak akar rumput yang tidak mempercayai presiden Joko Widodo.  

Padahal sebelumnya Joko Widodo dianggap sebagai kader terbaik PDIP, tapi sekarang justru berpaling dari partai.  

Dirinya juga menyebutkan bahwa saat ini PDIP sedang bersedih dan pasrah kepada rakyat dan tuhan. 

“PDI Perjuangan saat ini dalam suasana sedih, luka hati yang perih, dan berpasrah pada Tuhan dan rakyat Indonesia atas apa yang terjadi saat ini,”ujar Hasto dalam keterangan tertulis.  

Hasto juga mengungkapkan bahwa sebelumnya rumput dan simpatis PDIP menjadi pendukung Jokowi.  

Baca Juga :  Harvey Moeis Ungkap Dana CSR Digunakan untuk Beli Alat Kesehatan Covid-19 dalam Sidang Kasus Korupsi

Dukungan itulah yang mampu mengantarkan Jokowi untuk menduduki kursi wali kota solo kemudian beranjak ke gubernur DKI Jakarta hingga berhasil menjabat sebagai presiden.

Hasto juga menyebutkan bahwa PDIP sangat mencintai Joko Widodo dan keluarga bahkan telah memberikan privelese besar. 

Namun hal tersebut justru ditinggalkan begitu saja oleh Jokowi lantaranada permintaan lain yang tidak dikabulkan sebab mampu memicu pranata konstitusi.  

Hasto juga sempat singgung jeripayah PDIP dalam memenangkan pilkada maupun pemilihan umum. 

Tidak hanya itu saja, PDIP juga mengusung Gibran dalam pilkada 2020 hingga akhirnya berhasil menduduki kursi wali kota solo.  

Bahkan menantu Joko Widodo yakni Boby Nasution juga berhasil menjadi wali kota Medan. 

Baca Juga :  Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala Gugat Hasil Pilgub Sumut 2024 ke Mahkamah Konstitusi

Adian Napitupulu menyebutkan bahwa persoalan antara partainya dengan presiden dipicu oleh PDIP yang enggan mengabulkan perpanjangan masa jabatan presiden Jokowi hingga 3 periode.  

Di samping itu, bakal capres Ganjar Pranowo juga menyebutkan bahwa partainya sedang bersedih lantaran ditinggal oleh Jokowi

“Kesedihan itu pasti ada, tapi kami enggak akan cengeng, banteng enggak cengeng! Banteng ketaton itu langsung bergerak,” ujar Ganjar beberapa hari lalu. 

Hingga berita ini dimuat presiden Joko Widodo belum buka sudah terkait dengan hal tersebut.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru