Hunter Moon Oktober 2024: Puncak Bulan Purnama yang Menakjubkan

- Redaksi

Thursday, 17 October 2024 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hunter Moon (Dok. Ist)

Ilustrasi Hunter Moon (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa fenomena Hunter Moon, atau bulan purnama, akan terlihat di seluruh Indonesia pada bulan Oktober.

Nulan ini dipastikan tidak akan menimbulkan dampak berbahaya.Ketua Tim Bidang Geofisika Potensial BMKG, Syrojudin, menjelaskan bahwa Hunter Moon diperkirakan akan terjadi pada 16, 17, dan 18 Oktober 2024.

Puncak bulan purnama akan terjadi pada 17 Oktober 2024. Di wilayah Indonesia bagian barat, bulan akan terbit pada pukul 17.39 WIB dan terbenam pada pukul 05.03 WIB.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 16 Oktober 2024, bulan akan berada dalam fase sabit yang disebut waxing bungkuk, di mana bagian gelap bulan terlihat lebih besar.

Baca Juga :  Cara Mengawali Obrolan dengan Calon Mertua, Dijamin Anti Gugup!

Sebaliknya, pada 18 Oktober 2024, bulan akan masuk ke fase bungkuk memudar, di mana bagian terang bulan akan berkurang dari 99 persen menjadi 50 persen.

Syrojudin menambahkan bahwa saat bulan purnama, bulan akan tampak lebih besar karena posisinya paling dekat dengan Bumi pada tahun ini. Bulan akan terlihat jelas di Indonesia, kecuali jika cuaca sedang hujan.

“Pada puncaknya itu ukuran bulan akan lebih besar karena memiliki jarak terdekat dengan bumi pada tahun 2024 ini. Bulan akan terlihat di wilayah Indonesia, kecuali kondisi cuaca hujan,” ujarnya

Fenomena Hunter Moon ini aman untuk disaksikan dengan mata telanjang. Namun, perlu diperhatikan bahwa bulan purnama dapat mempengaruhi pasang surut air laut, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir.

Baca Juga :  BBN Airlines Tutup Rute Jakarta-Surabaya Karena Minat Penumpang Rendah

BMKG juga memprediksi cuaca pada 17 Oktober 2024. Hanya Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang diperkirakan akan cerah, sedangkan Kota Palembang, Sumatera Selatan, akan cerah sedikit berkabut.

Kota-kota besar lainnya diprediksi berawan hingga berpotensi hujan dengan intensitas ringan, sedang, atau deras, serta ada kemungkinan hujan disertai petir.

Berita Terkait

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Wednesday, 10 June 2026 - 07:40 WIB

RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya

Tuesday, 9 June 2026 - 10:42 WIB

VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terbaru

Apakah Pertamax Disubsidi?

Berita

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 Jun 2026 - 09:48 WIB