Kesal Anak Ngompol, Ibu di Sidoarjo Aniaya Balitanya dengan Air Panas

- Redaksi

Saturday, 15 February 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu yang tega aniaya anak (Dok. Ist)

Ibu yang tega aniaya anak (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang ibu rumah tangga bernama Agnes (34) tega menyiram anak kandungnya yang masih balita dengan air panas.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (31/1/2025) sekitar pukul 03.30 WIB di Perumtas Candi, Sidoarjo. Akibat kejadian tersebut, sang balita mengalami luka bakar serius di kepala, wajah, dan punggung.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, mengungkapkan bahwa kekerasan ini bermula saat korban ngompol saat tidur. Pelaku yang merasa kesal kemudian menyuruh anaknya mengganti popok dan celana baru.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, tak berhenti di situ, Agnes juga menyuruh korban mencuci seprai yang terkena ompol. Karena anaknya menangis saat hendak mencuci, pelaku langsung menyiramnya dengan air panas dari dispenser.

Baca Juga :  Diduga Terpleset, Pria Paruh Baya Hilang di Sungai Cibanten

“Sebelum disiram air panas korban disuruh mencuci seprei, karena saat akan mencuci seprei dengan menangis akhirnya oleh pelaku korban disiram air panas dari dispenser,” kata Christian di Mapolresta Sidoarjo Jumat (14/2)

Tak puas dengan perbuatannya, pelaku kemudian memasak air hingga mendidih dan kembali menyiram korban.

Air panas tersebut mengenai kepala, wajah, dan punggung korban, menyebabkan luka bakar parah. Selain itu, Agnes juga memukul anaknya beberapa kali dengan sapu lantai stainless hingga ujung sapu bengkok.

“Tidak puas dengan tindakannya pelaku memasak air hingga mendidih kemudian menyiram air mendidih dari kompor tersebut mengenai kepala, wajah dan punggung korban, sehingga korban mengalami luka bakar,” jelas Christian.

Baca Juga :  Babak Belur, Pria di Nias Serahkan Diri Usai Tikam Warga

Setelah kejadian, pelaku menyuruh pembantunya melanjutkan mencuci seprai dan memandikan korban. Kemudian, Agnes pergi ke apotek untuk membeli salep dan mengoleskannya pada luka anaknya.

Namun, luka melepuh semakin parah, sehingga korban akhirnya dibawa ke rumah sakit. Setibanya di rumah sakit, Agnes baru menghubungi suaminya dan memintanya datang.

Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Agnes berhasil ditangkap dan ditahan di Rutan Polresta Sidoarjo.

“Pelaku dijerat Pasal 80 ayat (2) dan atau ayat (4) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru