Kubu AMIN Siapkan 1.000 Pengacara untuk Ajukan Gugatan Pilpres 2024 ke MK

- Redaksi

Thursday, 21 March 2024 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon presiden nomor 3
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idDikutip dari Tribunnews, Tim Hukum Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) telah menyiapkan sekitar 1.000 pengacara untuk mengajukan gugatan terhadap hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi ( MK)

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicara Timnas Amin, Iwan Tarigan mengatakan bahwa ketua tim hukum nasional Amin, Ari Yusuf Amir, akan memimpin gugatan tersebut. 

Dewan pakar Amin, Hamdan Zoelva dan Refly Harun, juga akan membantu dalam gugatan tersebut.

“Pengacara dari Tim Hukum AMIN ada 1.000 orang yang akan support (mendukung) di MK,” ucap Iwan seperti yang dikutip dari Kompas.com Jumat (15/3/2024).

 Iwan mengungkapkan bahwa tim hukum Amin telah sangat siap untuk mengajukan gugatan ketika waktu yang tepat tiba. 

Baca Juga :  Miris! Siswi MI Banyuwangi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Semak-semak, Dugaan Sementara jadi Korban.....

Mereka juga mengklaim telah mengantongi data dan bukti kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres 2024.

“Kami sudah memiliki data dan bukti yang lengkap untuk menggugat berbagai kecurangan pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Mulai dari proses lelang sistem informasi KPU sampai menjadi sistem informasi digunakan saat ini (Sirekap),” jelas dia.

Sementara itu wakil TKN Prabowo Gibran Yusril Izha Mahendra menanggapi wacana kubu Anies dengan candaan. 

“Hahaha, kalau 1.000 kan enggak muat di sidang MK kan, hehe. Terlalu banyak,” ujar Yusril saat ditemui di rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (20/3/2024).

Berita Terkait

3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara
Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran

Berita Terkait

Saturday, 10 January 2026 - 10:09 WIB

3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara

Friday, 9 January 2026 - 16:16 WIB

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Berita Terbaru