BEM SI Gelar Aksi di DPR, Tolak Pengesahan Revisi UU TNI

- Redaksi

Thursday, 20 March 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo (Dok. Ist)

Demo (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id -Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak pengesahan Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI).

Aksi ini berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis (20/3/2025) mulai pukul 09.30 WIB.

“Hasil konsolidasi tadi malam, BEM SI akan aksi pagi ini pukul 09.30 WIB di DPR RI,” kata Koordinator Media BEM SI Anas Robbani.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Koordinator Media BEM SI, Anas Robbani, aksi ini merupakan hasil konsolidasi yang dilakukan semalam.

Diperkirakan sekitar 1.000 mahasiswa akan bergabung dalam unjuk rasa ini, belum termasuk peserta aksi dari elemen lain di luar mahasiswa.

Baca Juga :  Konten Bigo Live Negatif Semakin Merajalela, Kominfo Beri Peringatan Keras

Peserta aksi akan berkumpul di dua lokasi sebelum bergerak ke DPR RI, yaitu di Senayan Park dan area sekitar TVRI, Jakarta Pusat. Sebagian massa akan langsung menuju DPR, sementara yang lain berkumpul lebih dulu di titik-titik tersebut.

“Sebagian langsung ke DPR, sebagian kumpul dulu di Senayan Park atau TVRI,” ujar Anas.

Koordinator Pusat BEM SI, Satria Naufal, menyatakan bahwa aksi ini dilakukan bersama Koalisi Masyarakat Sipil sebagai bentuk kekecewaan terhadap proses pengesahan revisi UU TNI.

“BEM SI Kerakyatan bersama Koalisi Masyarakat Sipil melihat bahwa gejolak penolakan terhadap produk hukum ini begitu besar, namun DPR RI masih melakukan proses pengesahan secara ugal-ugalan khususnya dilanjut pada tingkat 2 Sidang Paripurna,” ujar Satria dalam keterangannya, Kamis

Baca Juga :  KPK Sebut Ada Kemungkinan Hasto Halangi Penyelidikan Kasus yang Menjeratnya

Menurutnya, meskipun ada gelombang penolakan besar dari masyarakat di berbagai daerah, DPR RI tetap melanjutkan pembahasan dan pengesahan RUU ini dengan tergesa-gesa.

BEM SI dan Koalisi Masyarakat Sipil juga berencana menggelar aksi serupa di berbagai daerah selain Jakarta.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, Dave Laksono, mengonfirmasi bahwa revisi UU TNI akan segera disahkan.

Ia menjelaskan bahwa RUU tersebut telah lolos tahap pertama dalam pembahasan dan dijadwalkan untuk dibawa ke Sidang Paripurna pada Kamis (20/3/2025) guna disahkan menjadi undang-undang.

Pembahasan revisi UU TNI ini sempat menuai kritik karena dinilai dilakukan secara diam-diam dan tanpa melibatkan partisipasi publik yang cukup. Namun, pemerintah dan DPR tetap melanjutkan proses pengesahan sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Berita Terkait

BSU Bulan Juni 2026 Kapan Cair? Cek Fakta dan Jadwal Resminya di Sini!
Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!
Penguatan Edukasi Lingkungan Desa Pesisir Melalui Inovasi Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik: Sosialisasi Hibah Wujudkan SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
PRJ Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Harga Tiket Jakarta Fair Terbaru
AS dan Iran Sepakati MoU Damai, Akhiri Perang di Timur Tengah
Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta dan Informasi Resmi Terbaru
Kapan Pengumuman PPPK Sekolah Rakyat 2026? Cek Jadwal Lengkap dan Cara Melihat Hasil Seleksinya!
Apakah Harga Pertamax Akan Turun? Begini Sinyal dari Pemerintah

Berita Terkait

Saturday, 20 June 2026 - 10:22 WIB

BSU Bulan Juni 2026 Kapan Cair? Cek Fakta dan Jadwal Resminya di Sini!

Saturday, 20 June 2026 - 07:12 WIB

Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!

Friday, 19 June 2026 - 08:54 WIB

PRJ Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Harga Tiket Jakarta Fair Terbaru

Thursday, 18 June 2026 - 18:58 WIB

AS dan Iran Sepakati MoU Damai, Akhiri Perang di Timur Tengah

Thursday, 18 June 2026 - 10:10 WIB

Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta dan Informasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru

Apakah Roy Suryo Ditangkap

Berita

Apakah Roy Suryo Ditangkap? Simak Fakta Kasus Terbarunya!

Saturday, 20 Jun 2026 - 07:12 WIB