Lonjakan Penumpang Garuda Indonesia Saat Puncak Mudik Lebaran 2025 Capai 81 Ribu Orang

- Redaksi

Saturday, 29 March 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garuda Indonesia (Dok. Ist)

Garuda Indonesia (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Garuda Indonesia dan anak perusahaannya, Citilink, mencatat lonjakan jumlah penumpang pada puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025/1446 H, yang terjadi pada Jumat (28/3).

Secara total, kedua maskapai ini menerbangkan 81.030 penumpang, meningkat 65,89% dibandingkan awal musim mudik pada 21 Maret lalu, yang hanya mencapai 48.844 penumpang

Pada puncak arus mudik, Garuda Indonesia mengangkut 45.257 penumpang, sementara Citilink membawa 35.773 penumpang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan, terdapat 478 penerbangan yang terdiri dari 244 penerbangan Garuda Indonesia dan 234 penerbangan Citilink.

Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, Garuda Indonesia menambah 20 penerbangan ekstra, sementara Citilink menambahkan tujuh penerbangan ekstra.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memastikan kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu dalam layanan penerbangan selama musim mudik Lebaran.Beberapa langkah optimalisasi yang dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan frekuensi penerbangan di rute favorit.
  • Menyediakan armada yang memadai.
  • Memperkuat layanan di seluruh titik operasional agar perjalanan penumpang lebih lancar.
Baca Juga :  Apa Saja Proses yang Terjadi pada Kegiatan Ekonomi yang ada Disekitar Kalian?

Khusus keberangkatan dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, Garuda Indonesia Group melayani 31.843 penumpang pada hari yang sama.

Rinciannya, Garuda Indonesia mengangkut 17.224 penumpang, sedangkan Citilink melayani 14.619 penumpang. Total ada 191 penerbangan, dengan 108 penerbangan dioperasikan Garuda Indonesia dan 83 penerbangan oleh Citilink.

Sepanjang puncak arus mudik, Garuda Indonesia Group mencatat tingkat ketepatan waktu (on-time performance) sebesar 90%.

Menurut Wamildan, pencapaian ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan. Garuda juga terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan.

“Angka tersebut tercatat menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 65,89 persen dibandingkan dengan awal periode peak season pada pekan lalu (21/3) yaitu sebanyak 48.844 penumpang,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Baca Juga :  Lovebird: Suara Ngekek Khas dan Potensi dalam Bisnis Burung Kicau

Pada musim mudik 2025, rute domestik dengan jumlah penumpang tertinggi meliputi:

  • Padang
  • Kualanamu
  • Pangkalpinang
  • Surabaya
  • Denpasar
  • Tanjung Karang
  • Yogyakarta
  • Semarang
  • Solo
  • Makassar
  • Balikpapan

Sementara untuk rute internasional, destinasi yang paling diminati adalah Jeddah, Madinah, dan Doha.

Garuda Indonesia memprediksi bahwa puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada Minggu (6/4) hingga Senin (7/4), sesuai perkiraan Pemerintah RI terkait kesiapan infrastruktur arus balik.

Selain peningkatan jumlah penumpang, Garuda Indonesia juga mencatat kenaikan volume angkutan kargo sebesar 10% dibandingkan periode sebelum Lebaran, dari 3.581 ton menjadi 3.976 ton. Barang yang paling banyak dikirim selama periode ini meliputi:

  • Kargo umum (general cargo)
  • Produk perikanan dan hasil laut
  • Produk daging
Baca Juga :  NIK di KTP Anda Terdaftar Untuk Menerima Dana Bansos BPNT Rp400.000, Cair Hari Ini! Cek Status Gagal Transfer di Cek Bansos, Ini Penjelasannya

Peningkatan ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat dalam mengirim barang selama libur Lebaran.

Dengan berbagai persiapan dan peningkatan layanan, Garuda Indonesia berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang nyaman dan aman bagi seluruh penumpang.

Berita Terkait

GEEKVAPE Merilis Laporan Keberlanjutan 2025, Menandai Satu Dekade Penciptaan Nilai Jangka Panjang
5 Cara Mengelola Uang di Usia Muda untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Mana yang Lebih Menguntungkan: Bisnis F&B atau Bisnis Digital? Saya Bedah Biaya, Waktu, dan Hasil Akhirnya
Berhenti Hanya Menabung di Rekening! Ternyata Ini Dampak Inflasi yang Mengancam Kekayaan Anda
IHSG Merah Membara Lagi? Ini 5 Penyebab IHSG Sering Anjlok yang Wajib Kamu Tahu!
338 Dolar Berapa Rupiah? Intip Nilai Tukar Terbaru dan Cara Menghitungnya
3 Cara Buat NIB untuk UMKM dengan Mudah, agar Usaha Memiliki Identitas Resmi!
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terkait

Thursday, 9 July 2026 - 19:32 WIB

GEEKVAPE Merilis Laporan Keberlanjutan 2025, Menandai Satu Dekade Penciptaan Nilai Jangka Panjang

Sunday, 5 July 2026 - 10:20 WIB

5 Cara Mengelola Uang di Usia Muda untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Wednesday, 1 July 2026 - 17:04 WIB

Mana yang Lebih Menguntungkan: Bisnis F&B atau Bisnis Digital? Saya Bedah Biaya, Waktu, dan Hasil Akhirnya

Wednesday, 1 July 2026 - 15:47 WIB

Berhenti Hanya Menabung di Rekening! Ternyata Ini Dampak Inflasi yang Mengancam Kekayaan Anda

Thursday, 25 June 2026 - 10:36 WIB

IHSG Merah Membara Lagi? Ini 5 Penyebab IHSG Sering Anjlok yang Wajib Kamu Tahu!

Berita Terbaru

Cara Menonaktifkan GoPay Pinjam

Teknologi

Cara Menonaktifkan GoPay Pinjam dengan Mudah dan Aman

Sunday, 2 Aug 2026 - 09:43 WIB