Nilai Tukar Rupiah Sentuh Level Terendah dalam Beberapa Tahun, Tembus Rp17.000 per Dolar AS

- Redaksi

Saturday, 5 April 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai Tukar Rupiah Sentuh Level Terendah

Nilai Tukar Rupiah Sentuh Level Terendah

SwaraWarta.co.id – Kabar kurang menggembirakan datang dari pasar valuta asing hari ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menembus angka psikologis Rp17.000.

Berdasarkan pantauan pasar uang pada sore hari ini (5/4/2025), satu dolar AS diperdagangkan di kisaran Rp17.050 hingga Rp17.080.

Level ini merupakan yang terendah bagi mata uang Garuda dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku ekonomi dan masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelemahan rupiah yang signifikan ini diduga kuat dipicu oleh sejumlah faktor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dari eksternal, penguatan indeks dolar AS yang berkelanjutan akibat ekspektasi suku bunga tinggi yang lebih lama di Amerika Serikat memberikan tekanan besar pada mata uang negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Baca Juga :  Rupiah Mengalami Pelemahan di Akhir Pekan, Dipengaruhi Oleh Sentimen Global dan Kebijakan The Fed

Selain itu, ketidakpastian geopolitik global juga turut memperburuk sentimen investor terhadap aset-aset berisiko.

Sementara dari dalam negeri, beberapa analis menilai bahwa kekhawatiran pasar terhadap inflasi yang masih relatif tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat menjadi faktor pendorong pelemahan rupiah.

Data ekonomi terbaru yang menunjukkan adanya perlambatan di beberapa sektor juga menambah tekanan pada mata uang lokal.

Menanggapi pelemahan rupiah ini, Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan mengambil langkah-langkah stabilisasi. Intervensi di pasar valuta asing dan pasar obligasi kemungkinan akan dilakukan untuk menahan laju pelemahan rupiah yang lebih dalam.

Selain itu, BI juga diharapkan memberikan pernyataan yang menenangkan pasar dan mengkomunikasikan langkah-langkah kebijakan yang akan diambil ke depan.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Libatkan banyak kendaraan

Dampak dari pelemahan rupiah ini diperkirakan akan terasa di berbagai sektor. Harga barang-barang impor, termasuk bahan baku industri dan produk elektronik, berpotensi mengalami kenaikan.

Hal ini dapat mendorong inflasi lebih lanjut dan menekan daya beli masyarakat. Sektor usaha yang memiliki utang dalam mata uang dolar AS juga akan merasakan beban yang lebih berat.

Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat memberikan keuntungan bagi sektor ekspor karena produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar global. Namun, manfaat ini mungkin terbatas jika pelemahan rupiah terjadi terlalu cepat dan tidak terkelola dengan baik.

Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menstabilkan nilai tukar rupiah dan menjaga stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Baca Juga :  Hubungan Surya Paloh dan Prabowo Subianto Tetap Hangat Meski Tak Hadir dalam Pertemuan Ketua Partai

Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang kuat menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini dan memitigasi dampaknya terhadap masyarakat dan dunia usaha. Para pelaku pasar dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memantau perkembangan situasi ekonomi global dan domestik dengan seksama.

 

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru