Viral! Warga Ponorogo Gotong Keranda Jenazah Menyusuri Sungai Akibat Akses Jalan Ditolak Pemilik Lahan

- Redaksi

Monday, 21 April 2025 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Sebuah video berdurasi 58 detik menjadi viral di media sosial usai memperlihatkan rombongan warga Ponorogo yang tengah mengantar jenazah dengan cara tak biasa.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga memikul keranda jenazah dan menyeberangi sungai dengan hati-hati.

Aksi ini memancing perhatian warganet lantaran prosesi pemakaman itu harus dilakukan di tengah aliran sungai, bukan karena bencana atau kerusakan infrastruktur, melainkan persoalan akses lahan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yo dulur wates ky ngene lo susah e (Iya saudara Desa Wates, seperti ini lo susahnya),” ungkap suara di dalam video seperti yang beredar Minggu (20/4/2025).

Jenazah yang diantarkan adalah Mulyadi (38), warga Desa Wares, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Baca Juga :  Wabah PMK Merebak, Pasar Hewan di Ponorogo Ditutup Sementara

Rombongan pengantar jenazah berupaya menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Guyangan yang berada di Desa Tugurejo, masih dalam kecamatan yang sama.

Namun, alih-alih melewati jembatan seperti biasanya, warga justru memilih jalur sungai karena jalur utama yang mengarah ke jembatan dilarang untuk dilewati oleh salah satu pemilik lahan yang menolak tanahnya dijadikan jalan pengantar jenazah.

Padahal, jalur yang ditutup tersebut merupakan satu-satunya akses menuju jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat sebagai penghubung ke area pemakaman.

Karena tidak ada pilihan lain, warga terpaksa menggotong keranda menyusuri sungai untuk menghormati jenazah yang akan dimakamkan.

“Kemarin kejadiannya. Kalau warga Desa Wates yang sebelah sini (perbatasan) dekat dengan Desa Tugurejo, dimakamkan di Desa Tugurejo. Tidak boleh lewat situ (tanah warga),” ungkap salah satu warga, Tri Utami, Minggu (20/4/2025).

Baca Juga :  Drakor Light Shop Tayang Dimana dan Sudah Episode Berapa? Intip Jadwal dan Spoiler Berikut!

Ironisnya, kejadian ini bukan yang pertama. Beberapa kali warga di wilayah tersebut harus mengalami hal serupa akibat persoalan lahan yang tak kunjung terselesaikan.

Aksi nekat menyusuri sungai ini dilakukan demi memastikan prosesi pemakaman tetap berlangsung secara layak, meski harus berjibaku dengan aliran air dan kondisi yang jauh dari nyaman.

Peristiwa ini pun menuai beragam reaksi dari masyarakat luas. Banyak yang menyayangkan minimnya solusi dari pihak berwenang terkait persoalan akses jalan ke TPU, apalagi ini menyangkut kepentingan bersama yang bersifat sosial dan kemanusiaan.

“Sudah berulang kali kejadian seperti itu. Akhirnya ya warga memilih lewat sungai,” ujar Tri.

Harapannya, pihak pemerintah desa maupun kabupaten dapat segera turun tangan mencari jalan keluar agar kejadian serupa tidak terus berulang dan warga bisa mengantar jenazah dengan lebih layak dan aman.

Baca Juga :  KCIC Tingkatkan Keamanan Operasional Kereta Cepat Whoosh untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru