Arti Simbol Burung Perkutut Berdasarkan Penelitian

- Redaksi

Tuesday, 13 February 2024 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burung Perkutut Simbol Kesejahteraan dalam Budaya Jawa-SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)

SwaraWarta.co.id – Sebuah penelitian dilakukan untuk membahas pentingnya simbol budaya Jawa, yaitu Burung Perkutut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokusnya adalah peran burung ini sebagai simbol kesejahteraan dalam masyarakat Jawa.

Penelitian bertujuan untuk menggali dan menjelaskan hubungan antara burung Perkutut dan maknanya sebagai simbol kemakmuran dalam etika Jawa.

Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, hasilnya menunjukkan adanya keyakinan kuat di kalangan masyarakat Jawa terhadap Burung Perkutut, khususnya sebagai simbol kesejahteraan dalam konteks budayanya.

Plot cerita dalam teks “Soegih Ora Simpen” (cerita yang melibatkan anak-anak dan dewasa) menggambarkan perilaku moral orang kaya.

Istilah “kaya” dalam konteks ini tidak hanya mencakup kekayaan materi, tetapi juga kekayaan hati.

Baca Juga :  Rumah Rafael Alun Dilelang KPK, Tak Kunjung Laku

Burung Perkutut dalam teks tersebut melambangkan kesejahteraan individu, terlihat dari cara seseorang merawat burung tersebut.

Burung Perkutut muncul sebagai simbol kemakmuran dan kedewasaan bagi pria Jawa sesuai dengan keyakinan yang berlaku dalam budaya Jawa.

Berakar dalam pemahaman budaya tentang simbol Burung Perkutut, burung ini memiliki makna penting bagi masyarakat Jawa.

Peneliti berupaya menyampaikan bahwa meskipun berukuran kecil, Burung Perkutut memiliki kemampuan memberikan kekayaan kepada pemiliknya tanpa mengharapkan imbalan.

Dalam budaya Jawa, Burung Perkutut dianggap lebih dari sekadar hewan peliharaan; ia mencerminkan hubungan yang lebih dalam dengan aspek spiritual dan etika kehidupan.

Tindakan merawat burung ini dianggap sebagai cerminan komitmen seseorang terhadap kesejahteraan jiwanya, melampaui sekadar kekayaan material.

Baca Juga :  Tak Cuma ke MA-MK, Pengusaha Akan Demo Besar-besaran Tolak Tapera

Narratif dalam “Soegih Ora Simpen” menjadi lensa untuk menjelajahi nilai budaya yang terkait dengan Burung Perkutut.

Cerita ini tidak hanya menyoroti makna simbolik burung tersebut, tetapi juga menekankan konsep kekayaan yang mencakup dimensi material dan spiritual.

Pada akhirnya, penelitian ini membuka cahaya terhadap signifikansi budaya yang mendalam dari Burung Perkutut dalam masyarakat Jawa.

Burung ini, melalui representasinya sebagai simbol, menjadi wahana untuk menjelajahi dan memahami lapisan-lapisan rumit nilai etika Jawa dan keyakinan tentang kesejahteraan dan kemakmuran.***

Berita Terkait

Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!
Apakah Jeffrey Epstein Sudah Meninggal Dunia? Begini Fakta yang Sebenarnya!
Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”
Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 10:10 WIB

Tanggal 16 Februari 2026 Apakah Libur? Yuk Cari Tahu Informasi Terbarunya!

Tuesday, 3 February 2026 - 09:58 WIB

Apakah Jeffrey Epstein Sudah Meninggal Dunia? Begini Fakta yang Sebenarnya!

Friday, 30 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara Arab: “Jangan Bantu Amerika Serikat!”

Thursday, 29 January 2026 - 15:40 WIB

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Thursday, 29 January 2026 - 15:08 WIB

Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru

Berita Terbaru