Mengapa Sila Pertama Pancasila Menjiwai Sila-sila yang Lain? Simak Jawabannya Berikut!

- Redaksi

Monday, 25 August 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Sila Pertama Pancasila Menjiwai Sila-sila yang Lain

Mengapa Sila Pertama Pancasila Menjiwai Sila-sila yang Lain

SwaraWarta.co.id – Mengapa sila pertama Pancasila menjiwai sila-sila yang lain? Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukanlah sekadar kumpulan lima poin yang berdiri sendiri. Kelima sila tersebut merupakan satu kesatuan utuh yang saling berkaitan dan menjiwai.

Di antara kelima sila, sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, memegang peran sentral sebagai dasar spiritual yang menjiwai seluruh sila lainnya.

Sila pertama ini menjadi fondasi moral dan etika bagi bangsa Indonesia. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan dan kebijakan yang diambil harus berlandaskan pada nilai-nilai ketuhanan dan moralitas. Artinya, Pancasila tidak hanya sekadar ideologi politik, tetapi juga ideologi yang berakar pada keyakinan spiritual.

Landasan Moral untuk Kemanusiaan

Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab secara langsung dijiwai oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Keyakinan akan adanya Tuhan yang menciptakan manusia membuat kita memandang setiap individu sebagai makhluk yang mulia. Dengan demikian, perlakuan yang adil dan beradab terhadap sesama manusia adalah bentuk pengamalan nilai-nilai ketuhanan. Tanpa landasan spiritual, kemanusiaan bisa saja kehilangan arah dan menjadi sekadar tuntutan hukum, bukan kesadaran moral dari hati nurani.

Fondasi Persatuan dan Kesatuan

Sila Persatuan Indonesia juga tidak bisa dilepaskan dari sila pertama. Bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, dan budaya. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan toleransi dan saling menghargai keyakinan masing-masing. Keyakinan bahwa semua manusia adalah ciptaan Tuhan yang sama menciptakan iklim saling menghormati dan menjaga persatuan. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersatu, melainkan menjadi kekayaan yang mempersatukan bangsa.

Baca Juga :  Bagaimana Bunyi Merambat? Ini Caranya!

Pedoman Berdemokrasi

Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan juga dijiwai oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Konsep musyawarah untuk mufakat yang ditekankan dalam sila keempat berlandaskan pada kesadaran bahwa kebenaran tertinggi datang dari Tuhan. Keputusan yang diambil melalui musyawarah harus didasari oleh hati nurani yang bersih, bukan sekadar kepentingan pribadi atau kelompok.

Inspirasi Keadilan Sosial

Terakhir, sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mendapatkan inspirasi dari sila pertama. Keadilan tidak hanya dimaknai sebagai pembagian materi, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua. Mengapa harus adil? Karena setiap individu adalah ciptaan Tuhan yang memiliki hak yang sama. Kesadaran akan nilai-nilai ketuhanan mendorong setiap warga negara untuk berjuang demi keadilan sosial, terutama bagi mereka yang kurang beruntung.

Baca Juga :  Kebersihan sebagian dari Iman Hadist Palsu? benarkah Itu?

Dengan demikian, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa bukanlah sekadar pelengkap, melainkan jiwa dari Pancasila. Ia adalah sumber moral, etika, dan spiritual yang mengikat dan memberi makna pada empat sila lainnya. Tanpa sila ini, Pancasila akan kehilangan roh dan hanya menjadi tatanan politik tanpa landasan moral yang kuat.

 

Berita Terkait

Kreasi Puisi tentang Ramadhan 2026 untuk Anak SD: Kreatif, Unik & Menyenangkan
Renungan Kata Mutiara Ramadhan 2026 Islami Paling Menyentuh, Referensi Sambut Datangnya Bulan Ramadhan Meriah
Jurnal Ramadhan 2026: Desain Unik Kekinian & Ide Tema Jurnal Kegiatan Menyambut Ramadhan Penuh Keberkahan
Momentum Percepatan Sertifikasi: 98 Ribu Guru Kemenag Sukses Ikuti Uji Pengetahuan PPG Batch 4
Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H
Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah
KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru
Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 11:52 WIB

Kreasi Puisi tentang Ramadhan 2026 untuk Anak SD: Kreatif, Unik & Menyenangkan

Wednesday, 25 February 2026 - 11:40 WIB

Renungan Kata Mutiara Ramadhan 2026 Islami Paling Menyentuh, Referensi Sambut Datangnya Bulan Ramadhan Meriah

Wednesday, 25 February 2026 - 11:35 WIB

Jurnal Ramadhan 2026: Desain Unik Kekinian & Ide Tema Jurnal Kegiatan Menyambut Ramadhan Penuh Keberkahan

Tuesday, 24 February 2026 - 06:32 WIB

Momentum Percepatan Sertifikasi: 98 Ribu Guru Kemenag Sukses Ikuti Uji Pengetahuan PPG Batch 4

Sunday, 22 February 2026 - 17:20 WIB

Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H

Berita Terbaru

Cara Membayar Fidyah Puasa untuk Ibu Hamil

Lifestyle

Cara Membayar Fidyah Puasa untuk Ibu Hamil yang Perlu Dipahami

Wednesday, 25 Feb 2026 - 13:34 WIB

Bisnis Takjil Modal Kecil

Bisnis

22 Bisnis Takjil Modal Kecil: Peluang Cuan di Bulan Ramadhan

Wednesday, 25 Feb 2026 - 13:21 WIB