Cara Membaca Jangka Sorong Khusus untuk Pemula dengan Mudah

- Redaksi

Tuesday, 26 August 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara membaca jangka sorong

Cara membaca jangka sorong

SwaraWarta.co.id – Ada beberapa cara membaca jangka sorong yang bisa kamu perhatikan. Jangka sorong, atau sering disebut vernier caliper, adalah alat ukur presisi yang wajib dimiliki bagi siapa pun yang berkecimpung di dunia teknik, manufaktur, atau bahkan hobi DIY.

Dengan kemampuan mengukur dimensi luar, dimensi dalam, dan kedalaman suatu objek, jangka sorong jauh lebih akurat daripada penggaris biasa.

Namun, banyak yang bingung saat pertama kali melihat skala noniusnya. Jangan khawatir, artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah cara membaca jangka sorong dengan benar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengenal Bagian-Bagian Jangka Sorong

Sebelum mulai membaca, mari kita kenali dulu bagian-bagian utamanya. Jangka sorong terdiri dari dua skala utama:

  1. Skala utama: Terletak pada batang utama alat, satuannya biasanya dalam milimeter (mm) atau inci. Ini mirip dengan penggaris biasa.
  2. Skala nonius (vernier): Skala kecil yang bisa digeser, terletak di rahang geser. Skala inilah yang memungkinkan kita mendapatkan pengukuran yang sangat akurat, hingga 0,05 mm atau 0,02 mm, tergantung resolusinya.
Baca Juga :  Apa Penyebab Terjadinya Sengketa Batas Wilayah? Memahami Akar Konflik

Langkah-Langkah Membaca Jangka Sorong

Proses membaca jangka sorong sebenarnya cukup sederhana jika Anda tahu triknya. Ikuti tiga langkah berikut secara berurutan:

Langkah 1: Baca Skala Utama (Nilai Bulat)

  • Jepit benda yang akan diukur dengan rahang jangka sorong.
  • Perhatikan angka nol (0) pada skala nonius.
  • Lihatlah angka di skala utama yang berada tepat di sebelah kiri garis nol skala nonius. Angka ini adalah nilai bulat atau nilai utama dari pengukuran Anda.
  • Contoh: Jika garis nol nonius berada di antara angka 25 mm dan 26 mm pada skala utama, maka nilai utamanya adalah 25 mm.

Langkah 2: Cari Garis yang Berhimpit pada Skala Nonius

  • Setelah mendapatkan nilai utama, sekarang fokus pada skala nonius.
  • Perhatikan garis-garis pada skala nonius dan bandingkan dengan garis-garis pada skala utama.
  • Cari garis pada skala nonius yang paling lurus atau berhimpit sempurna dengan salah satu garis pada skala utama.
Baca Juga :  Cara Berzikir Sesuai dengan Ketentuan Syariat Islam: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Ketenangan Hati

Langkah 3: Hitung Nilai Pecahan dan Jumlahkan

  • Setelah menemukan garis yang berhimpit, hitung nilai garis tersebut. Nilai ini biasanya tertera di setiap garis pada skala nonius (misalnya 0,05; 0,10; 0,15, dst.).
  • Kalikan nilai garis yang berhimpit dengan ketelitian jangka sorong Anda (misalnya 0,05 mm).
  • Contoh: Jika garis ke-8 pada skala nonius berhimpit dan ketelitiannya 0,05 mm, maka nilai pecahannya adalah 8×0,05 mm=0,40 mm.
  • Terakhir, jumlahkan nilai utama dari Langkah 1 dengan nilai pecahan dari Langkah 3.
  • Hasilnya adalah 25 mm+0,40 mm=25,40 mm.

Menguasai cara membaca jangka sorong adalah keterampilan dasar yang sangat berharga. Dengan latihan, Anda akan bisa membaca alat ini dengan cepat dan akurat. Pastikan untuk selalu memeriksa ketelitian (resolusi) jangka sorong yang Anda gunakan, karena nilai ini bisa bervariasi.

Baca Juga :  KOMPETENSI Bidang Apa Yang Dibutuhkan Pengembangan SDM Menurut Model For Excellence Dari American Society For Training And Development (ASTD)

Apakah Anda sudah mencoba membaca jangka sorong di rumah? Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar!

 

Berita Terkait

Tips Cara Registrasi Akun SNPMB Siswa untuk Persiapan Masuk PTN
Bagaimana Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang? Mari Disimak dan Diperhatikan!
Bagaimana Bumi Bergerak di Luar Angkasa? Simak Pembahasannya!
Bagaimana Cara Memberikan Bantuan pada Teman Saat Melakukan Headstand? Berikut ini Penjelasannya!
Apakah Difusi Terjadi Lebih Cepat dalam Cairan atau Gas? Jelaskan Alasannya!
Apa Itu Bencana Nasional? Memahami Kriteria dan Dampaknya di Indonesia
Mengapa Manusia untuk Hidup dan Bertumbuh Perlu Bernafas? Berikut Pembahasannya!
Menurut Kalian Mengapa Kita Tidak Merasakan Bumi Berputar? Berikut ini Penjelasannya!

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 10:06 WIB

Tips Cara Registrasi Akun SNPMB Siswa untuk Persiapan Masuk PTN

Monday, 12 January 2026 - 18:46 WIB

Bagaimana Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang? Mari Disimak dan Diperhatikan!

Sunday, 11 January 2026 - 15:01 WIB

Bagaimana Cara Memberikan Bantuan pada Teman Saat Melakukan Headstand? Berikut ini Penjelasannya!

Sunday, 11 January 2026 - 13:02 WIB

Apakah Difusi Terjadi Lebih Cepat dalam Cairan atau Gas? Jelaskan Alasannya!

Saturday, 10 January 2026 - 15:12 WIB

Apa Itu Bencana Nasional? Memahami Kriteria dan Dampaknya di Indonesia

Berita Terbaru

 Cara Registrasi Akun SNPMB Siswa

Pendidikan

Tips Cara Registrasi Akun SNPMB Siswa untuk Persiapan Masuk PTN

Tuesday, 13 Jan 2026 - 10:06 WIB