Sebutkan dan Jelaskan 4 Pilar Berpikir Komputasional? Berikut ini Penjelasannya!

- Redaksi

Wednesday, 27 August 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebutkan dan Jelaskan 4 Pilar Berpikir Komputasional

Sebutkan dan Jelaskan 4 Pilar Berpikir Komputasional

SwaraWarta.co.id – Mari disimak soal berikut, sebutkan dan jelaskan 4 pilar berpikir komputasional? Berpikir komputasional (computational thinking) adalah cara berpikir layaknya seorang ilmuwan komputer. Ini bukanlah tentang bagaimana kita harus berpikir layaknya robot, melainkan sebuah cara untuk memecahkan masalah yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dipecahkan.

Kemampuan ini sangat relevan di berbagai bidang, mulai dari sains, seni, hingga bisnis, karena mengajarkan kita untuk berpikir logis dan sistematis. Ada empat pilar utama dalam berpikir komputasional yang menjadi fondasi untuk menyelesaikan berbagai tantangan. Mari kita bahas satu per satu.

  1. Dekomposisi (Decomposition)

Pilar pertama adalah dekomposisi, yaitu proses memecah masalah besar dan rumit menjadi masalah-masalah yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Bayangkan Anda sedang merakit sebuah set Lego yang sangat besar. Akan sangat sulit jika Anda mencoba merakitnya sekaligus. Dekomposisi berarti Anda akan memecah proses tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, seperti merakit bagian roda terlebih dahulu, kemudian badan mobil, dan seterusnya.

Dalam konteks berpikir komputasional, dekomposisi membantu kita mengidentifikasi komponen-komponen utama dari suatu masalah sehingga setiap bagian dapat diselesaikan secara terpisah.

  1. Pengenalan Pola (Pattern Recognition)

Setelah masalah dipecah, pilar berikutnya adalah pengenalan pola. Ini adalah kemampuan untuk menemukan kesamaan atau pola di antara masalah-masalah kecil yang sudah dipecah. Jika Anda menemukan cara untuk menyelesaikan satu masalah kecil, sangat mungkin solusi yang sama atau serupa juga dapat diterapkan pada masalah kecil lainnya.

Misalnya, saat Anda menemukan cara terbaik untuk menyortir buku-buku di rak, Anda mungkin dapat menerapkan pola yang sama untuk menyortir file-file di komputer. Pengenalan pola memungkinkan kita untuk membuat solusi yang efisien dan dapat digunakan kembali, menghindari kebutuhan untuk menyelesaikan setiap masalah dari awal.

  1. Abstraksi (Abstraction)

Abstraksi adalah proses menyaring informasi yang tidak penting dan berfokus pada detail yang relevan. Dalam menyelesaikan masalah, sering kali ada banyak informasi yang tidak kita butuhkan. Abstraksi membantu kita melihat gambaran besar dan mengabaikan hal-hal yang tidak relevan. Contoh sederhananya adalah saat kita melihat peta.

Baca Juga :  Bagaimana Global Tech dapat Mengelola Data dengan Lebih Efektif untuk Mendukung Operasional Perusahaan?

Peta adalah bentuk abstraksi dari dunia nyata. Peta hanya menampilkan informasi penting seperti jalan, sungai, dan bangunan utama, sementara detail lain seperti warna atap rumah atau jenis pohon diabaikan. Dengan abstraksi, kita dapat fokus pada esensi dari masalah dan merancang solusi yang lebih jelas dan sederhana.

  1. Algoritma (Algorithms)

Pilar terakhir, algoritma, adalah langkah-langkah atau serangkaian instruksi yang jelas dan terstruktur untuk menyelesaikan masalah. Ini adalah hasil akhir dari ketiga pilar sebelumnya. Setelah kita memecah masalah, mengenali pola, dan melakukan abstraksi, kita dapat merumuskan langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapai solusi.

Algoritma harus sangat spesifik sehingga siapa pun (atau komputer) yang mengikutinya akan mendapatkan hasil yang sama. Contohnya, resep masakan adalah sebuah algoritma: ia berisi langkah-langkah yang terstruktur untuk membuat hidangan tertentu. Dalam berpikir komputasional, algoritma adalah cetak biru untuk memecahkan masalah.

Baca Juga :  Viral Remaja Bercanda Soal Isu Palestina, Ketua Komisi VIII Buka Suara

Menguasai keempat pilar ini akan membekali kita dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, memungkinkan kita untuk menavigasi kompleksitas dunia modern dengan lebih efektif.

 

Berita Terkait

Cara Download Aplikasi Dapodik Versi 2026.b, Berikut ini Panduannya!
Gen Beta Tahun Berapa? Mengenal Generasi Masa Depan Setelah Gen Alpha
Apa yang Dimaksud dengan Perubahan Kimia? Pengertian, Ciri, dan Contohnya
Bagaimana Sikap Kalian dalam Menghadapi Perbedaan Budaya dan Agama yang Ada di Lingkungan Kalian?
Tips Cara Registrasi Akun SNPMB Siswa untuk Persiapan Masuk PTN
Bagaimana Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang? Mari Disimak dan Diperhatikan!
Bagaimana Bumi Bergerak di Luar Angkasa? Simak Pembahasannya!
Bagaimana Cara Memberikan Bantuan pada Teman Saat Melakukan Headstand? Berikut ini Penjelasannya!

Berita Terkait

Wednesday, 14 January 2026 - 14:15 WIB

Cara Download Aplikasi Dapodik Versi 2026.b, Berikut ini Panduannya!

Wednesday, 14 January 2026 - 14:04 WIB

Gen Beta Tahun Berapa? Mengenal Generasi Masa Depan Setelah Gen Alpha

Wednesday, 14 January 2026 - 12:27 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Perubahan Kimia? Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Tuesday, 13 January 2026 - 10:06 WIB

Tips Cara Registrasi Akun SNPMB Siswa untuk Persiapan Masuk PTN

Monday, 12 January 2026 - 18:46 WIB

Bagaimana Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan Saat Belum Ada Konsep Uang? Mari Disimak dan Diperhatikan!

Berita Terbaru