Manajer Timnas Indonesia akan Evaluasi Menyeluruh Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

- Redaksi

Monday, 13 October 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer Timnas Indonesia akan Evaluasi Menyeluruh Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Manajer Timnas Indonesia akan Evaluasi Menyeluruh Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

SwaraWarta.co.id – Timnas Indonesia resmi mengubur mimpi untuk tampil di Piala Dunia 2026. Kegagalan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia mendorong manajer timnas, Sumardji, menyerukan evaluasi menyeluruh, khususnya terhadap kinerja pelatih Patrick Kluivert dan jajarannya.

Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 harus terhenti di putaran keempat. Dalam Grup B yang dihuni oleh Arab Saudi dan Irak, Skuad Garuda harus menelan dua kekalahan beruntun. Mereka lebih dulu ditundukkan Arab Saudi dengan skor 2-3, sebelum akhirnya takluk 0-1 dari Irak.

Hasil ini membuat Indonesia menjadi juru kunci grup tanpa mengantongi satu poin pun. Kekalahan ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang tim sejak Ronde 1 kualifikasi pada Oktober 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer Sumardji Tegas: Evaluasi Pelatih

Merespons kegagalan ini, Manajer Timnas Indonesia Sumardji secara tegas menyatakan bahwa evaluasi harus diarahkan kepada tim kepelatihan. “Tim pelatih yang harus dievaluasi. Para pemain hanya menjalankan instruksi pelatih,” ujar Sumardji.

Baca Juga :  Lonjakan Nilai Pasar Mees Hilgers Usai Penampilan Debut Bersama Timnas Indonesia

Sumardji, yang telah mendampingi tim sejak awal kualifikasi, menegaskan bahwa laporan terperinci akan disusun dan disampaikan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, serta anggota Komite Eksekutif lainnya. Laporan ini nantinya akan menjadi dasar untuk mengevaluasi segala aspek, termasuk persiapan, pemain, dan yang terutama, tim kepelatihan Patrick Kluivert.

Performa di Tangan Kluivert

Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 6 Januari 2025, menggantikan Shin Tae-yong. Harapan besar dibebankan pada legenda Belanda ini untuk membawa tim lebih jauh.

Namun, catatan selama enam pertandingan resmi di bawah asuhannya kurang menggembirakan. Dari enam laga, Indonesia hanya meraih dua kemenangan (atas China dan Bahrain) dan menderita empat kekalahan (dari Jepang, Australia, Arab Saudi, dan Irak). Tim mencetak 6 gol, tetapi kebobolan 15 gol, menunjukkan masalah serius di pertahanan.

Baca Juga :  Neymar Positif COVID-19, Absen Bela Santos dan Diragukan Lanjut Kontrak

Kegagalan ini jelas menjadi pukulan berat bagi seluruh pemain. Suasana haru langsung terlihat di lapangan usai laga melawan Irak. Beberapa pemain seperti Thom Haye, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Ole Romeny tidak mampu menyembunyikan kekecewaan mereka dengan mencucurkan air mata. Mereka berjuang habis-habisan, tetapi hasil akhir tak kunjung berpihak.

Tuntutan Tanggung Jawab dari Suporter

Kekecewaan tidak hanya datang dari internal tim, tetapi juga dari para suporter setia. Kelompok suporter Ultras Garuda, melalui akun Instagram resminya, secara terbuka menagih pertanggungjawaban dari pimpinan PSSI, Erick Thohir dan Arya Sinulingga.

Mereka menegaskan bahwa kegagalan ini bukan semata-mata takdir, melainkan akibat langkah keliru federasi dan sistem yang dinilai masih bermasalah.

Baca Juga :  Tukar Jersey dan Selebrasi: Timnas Futsal Indonesia Rayakan Gelar Juara Bersama Timnas Indonesia

Sumardji telah meminta agar PSSI segera menggelar rapat Komite Eksekutif untuk membahas hasil evaluasi ini dan mengambil keputusan terbaik untuk masa depan tim.

Keputusan mengenai nasib Patrick Kluivert sebagai pelatih akan ditentukan dalam rapat tersebut. Terungkap bahwa setelah pertandingan, Kluivert dan stafnya tidak ikut pulang ke Indonesia, melainkan memilih untuk kembali ke Belanda terlebih dahulu.

Evaluasi ini diharapkan tidak hanya sekadar ritual usai kegagalan, tetapi menjadi titik tolak untuk membenahi fundamental Timnas Indonesia secara keseluruhan. Dengan demikian, impian untuk melihat Skuad Garuda berlaga di panggung Piala Dunia suatu hari nanti bisa terwujud.

 

Berita Terkait

Jay Idzes Absen Bersama Timnas Indonesia, Begini Tanggapan John Herdman!
Prediksi Juara FIFA World Cup: Bagaimana Prediction Market Membantu Membaca Peluang Tim Favorit?
Dramatis! PSG Juara Liga Champion 2026, usai Tumbangkan Arsenal lewat Adu Penalti
Bradley Barcola Penyerang Sayap Super Kilat Andalan PSG
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini, Duel Akbar Final Champions League 2026
Kapan Final UCL PSG vs Arsenal? Berikut Jadwal Lengkap dan Fakta Menariknya
Rumor Transfer: Paulo Dybala Dikaitkan dengan Persib Bandung, Manajemen Bergerak Senyap
Pep Guardiola Dipastikan Hengkang dari Manchester City: Akhir Sebuah Era di Etihad

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 09:38 WIB

Jay Idzes Absen Bersama Timnas Indonesia, Begini Tanggapan John Herdman!

Sunday, 31 May 2026 - 14:46 WIB

Prediksi Juara FIFA World Cup: Bagaimana Prediction Market Membantu Membaca Peluang Tim Favorit?

Sunday, 31 May 2026 - 06:17 WIB

Dramatis! PSG Juara Liga Champion 2026, usai Tumbangkan Arsenal lewat Adu Penalti

Saturday, 30 May 2026 - 18:04 WIB

Bradley Barcola Penyerang Sayap Super Kilat Andalan PSG

Saturday, 30 May 2026 - 07:12 WIB

Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini, Duel Akbar Final Champions League 2026

Berita Terbaru