Mengapa Harga Emas Naik Terus? Memahami Aset Safe Haven Global

- Redaksi

Friday, 17 October 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Harga Emas Naik Terus

Mengapa Harga Emas Naik Terus

SwaraWarta.co.id – Mengapa harga emas naik terus? Harga emas seringkali menjadi sorotan utama di pasar keuangan karena tren kenaikannya yang cenderung stabil dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Fenomena ini bukanlah kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh serangkaian faktor ekonomi, moneter, dan geopolitik global yang kompleks.

Memahami faktor-faktor ini sangat penting bagi setiap investor yang ingin melindungi nilai kekayaannya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emas Sebagai Pelindung Nilai (Safe Haven)

Alasan utama mengapa emas terus diminati dan harganya naik adalah perannya sebagai aset safe haven.

Ketika dunia dilanda ketidakpastian ekonomi dan geopolitik seperti krisis keuangan, konflik internasional, atau ketegangan perdagangan investor berbondong-bondong mencari aset yang dianggap paling aman untuk menyimpan kekayaan.

Baca Juga :  Mengapa Harga Emas Naik Terus? Simak Begini Alasannya!

Emas, yang nilainya tidak terikat pada janji pemerintah atau kinerja perusahaan, menjadi pilihan utama.

Dampak Inflasi dan Kebijakan Moneter

Inflasi tinggi menjadi pendorong kuat lainnya. Emas dikenal sebagai aset yang tahan inflasi. Saat daya beli mata uang kertas (fiat) melemah akibat lonjakan harga barang dan jasa, harga emas cenderung ikut naik. Investor memandang emas sebagai penyimpan nilai yang lebih andal dibandingkan mata uang.

Selain itu, kebijakan moneter bank sentral, terutama Federal Reserve AS (The Fed), sangat memengaruhi.

Ketika The Fed menerapkan kebijakan moneter longgar (suku bunga rendah atau pencetakan uang), nilai Dolar AS cenderung melemah. Mengingat emas dihargai dalam Dolar AS, pelemahan Dolar membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, yang akhirnya meningkatkan permintaan dan mendorong harga emas naik.

Baca Juga :  Manfaat AI dalam Sektor Ekonomi

Faktor Penawaran dan Permintaan Global

Di sisi permintaan, tren kenaikan juga didukung oleh permintaan fisik yang tinggi dari negara-negara seperti India dan China (untuk perhiasan dan budaya), serta pembelian masif oleh bank sentral global untuk mendiversifikasi cadangan devisa mereka.

Sementara itu, pasokan emas terbatas karena emas merupakan sumber daya alam yang penemuannya semakin sulit dan mahal.

Kombinasi permintaan yang terus meningkat dan pasokan yang terbatas secara inheren menciptakan tekanan ke atas pada harga emas.

Dengan karakteristik uniknya sebagai pelindung nilai, pelawan inflasi, dan komoditas dengan persediaan terbatas, tren kenaikan harga emas diprediksi akan terus berlanjut, menjadikannya komponen vital dalam portofolio investasi jangka panjang.

Baca Juga :  Punya Cabang Bertebaran, Ini Strategi Marketing Mie Gacoan

 

Berita Terkait

5 Cara Mengelola Uang di Usia Muda untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Berhenti Hanya Menabung di Rekening! Ternyata Ini Dampak Inflasi yang Mengancam Kekayaan Anda
IHSG Merah Membara Lagi? Ini 5 Penyebab IHSG Sering Anjlok yang Wajib Kamu Tahu!
338 Dolar Berapa Rupiah? Intip Nilai Tukar Terbaru dan Cara Menghitungnya
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kenapa Harga Sawit Turun Drastis Belakangan Ini? Ternyata Faktor Utamanya Ini!
Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!

Berita Terkait

Sunday, 5 July 2026 - 10:20 WIB

5 Cara Mengelola Uang di Usia Muda untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Wednesday, 1 July 2026 - 15:47 WIB

Berhenti Hanya Menabung di Rekening! Ternyata Ini Dampak Inflasi yang Mengancam Kekayaan Anda

Thursday, 25 June 2026 - 10:36 WIB

IHSG Merah Membara Lagi? Ini 5 Penyebab IHSG Sering Anjlok yang Wajib Kamu Tahu!

Wednesday, 17 June 2026 - 14:51 WIB

338 Dolar Berapa Rupiah? Intip Nilai Tukar Terbaru dan Cara Menghitungnya

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terbaru