Greenland dalam Sorotan: Mengapa Amerika Serikat Begitu Berambisi Menguasainya?

- Redaksi

Tuesday, 13 January 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mengapa Amerika Serikat ingin kuasai Greenland

mengapa Amerika Serikat ingin kuasai Greenland

SwaraWarta.co.id – Kepulauan terbesar di dunia, Greenland, kembali menjadi berita utama. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berulang kali menyatakan ambisinya agar AS mengambil alih wilayah otonom Denmark ini.

Usulan yang disebutnya sebagai “kebutuhan mutlak” bagi keamanan nasional ini bukan hal baru.

Sejak abad ke-19, Greenland telah menjadi objek keinginan strategis Washington. Lantas, apa yang membuat hamparan es dengan populasi hanya 56.000 jiwa ini begitu berharga di mata kekuatan adidaya?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Posisi Strategis: Benteng Pertahanan di Arktik

Alasan utama bersifat geopolitik dan militer. Greenland terletak di posisi sangat strategis, berada di antara AS dan Eropa serta mengawasi celah GIUK (Greenland-Iceland-UK) jalur maritim kunci antara Arktik dan Samudra Atlantik. Posisi ini menjadikannya titik vital untuk pertahanan rudal balistik dan sistem peringatan dini.

Baca Juga :  AS Serang Tiga Fasilitas Nuklir Iran, Eskalasi Konflik Makin Memanas

“Jika Rusia mengirim rudal ke AS, rute terpendek… adalah melalui Kutub Utara dan Greenland,” jelas Marc Jacobsen, profesor dari Royal Danish Defence College.

AS sudah memiliki pijakan militer di sana melalui Pangkalan Luar Angkasa Pituffik (dulu Thule Air Base), yang dioperasikan sejak Perang Dingin. Dengan meningkatnya aktivitas militer Rusia dan China di Arktik, kontrol penuh atas Greenland akan memberikan AS keunggulan pengawasan yang tak tertandingi.

Harta Karun di Bawah Es: Sumber Daya Alam yang Melimpah

Di balik lapisan esnya, Greenland menyimpan kekayaan mineral yang luar biasa. Survei Geologi AS memperkirakan adanya cadangan minyak dan gas yang signifikan, serta cadangan mineral tanah jarang (rare earth) terbesar kedelapan di dunia.

Baca Juga :  Benadryl Ditarik dari Pasar AS, Berisiko Sebabkan Keracunan Anak

Mineral-mineral ini adalah komponen krusial untuk teknologi masa depan: baterai mobil listrik, turbin angin, hingga peralatan militer canggih. Dengan dominasi China dalam pasokan mineral kritis global, mengamankan akses ke sumber daya Greenland menjadi prioritas strategis AS untuk mengurangi ketergantungan.

Persaingan Kekuatan Global di Arktik

Ambisi AS tidak dapat dipisahkan dari rivalitas geopolitik abad ke-21. Mencairnya es akibat perubahan iklim membuka akses baru dan jalur pelayaran di Arktik, mengubah kawasan ini menjadi arena persaingan.

  • Rusia telah memperkuat kehadiran militernya di Arktik, mengklaim sekitar seperempat wilayahnya.
  • China, meski bukan negara Arktik, mendeklarasikan diri sebagai “negara dekat Arktik” dan aktif berinvestasi untuk pengaruh melalui “Jalan Sutra Kutub”.
Baca Juga :  Trump Rencanakan Pemangkasan Dukungan untuk Kendaraan Listrik: Kebijakan Baru dan Dampaknya

Menguasai Greenland memberikan AS posisi sentral untuk mengimbangi dan membatasi pengaruh kedua pesaing utamanya di kawasan yang semakin penting ini.

Warisan Ekspansionisme dan Penolakan Lokal

Ketertarikan AS terhadap Greenland berakar pada sejarah. Upaya pembelian pertama kali diusulkan oleh Sekretaris Negara William H. Seward pada 1867, tak lama setelah ia membeli Alaska dari Rusia. Upaya serius lain terjadi pada 1946 di bawah Presiden Truman, yang menawarkan $100 juta dalam emas kepada Denmark, namun ditolak.

Meski demikian, rakyat Greenland sendiri dengan tegas menolak gagasan bergabung dengan AS. Menurut Reuters, sekitar 85% penduduk menentang ide tersebut. Pemerintah Greenland dan Denmark secara konsisten menyatakan bahwa “Greenland tidak untuk dijual” dan masa depannya hanya ditentukan oleh rakyatnya sendiri

 

Berita Terkait

Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!
Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa
 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!
2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!
Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu
Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 10:39 WIB

Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!

Thursday, 22 October 2026 - 17:30 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Thursday, 22 October 2026 - 17:18 WIB

 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Thursday, 22 October 2026 - 13:25 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu

Berita Terbaru