SwaraWarta.co.id – Apakah merokok membatalkan puasa? Memasuki bulan suci Ramadhan, banyak pertanyaan muncul mengenai hal-hal yang dapat membatalkan ibadah puasa.
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh umat Muslim adalah: apakah merokok membatalkan puasa?
Meskipun merokok tidak terlihat seperti makan atau minum dalam bentuk padat, pemahaman mengenai esensi puasa sangat penting untuk menjawab hal ini.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Memahami Konsep Ayn dalam Puasa
Secara syariat, puasa adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Salah satu pembatal puasa yang utama adalah memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh yang terbuka (seperti mulut, hidung, atau telinga) hingga mencapai rongga bagian dalam (jauf).
Dalam literatur fiqih, para ulama mengategorikan asap rokok sebagai ‘ayn (benda). Meskipun berbentuk asap, partikel rokok memiliki zat yang dapat dirasakan indra dan masuk ke dalam lambung. Oleh karena itu, mayoritas ulama dari berbagai mazhab sepakat bahwa merokok membatalkan puasa.
Mengapa Merokok Dianggap Membatalkan?
Ada beberapa alasan mengapa aktivitas merokok secara sengaja dianggap memutus ibadah puasa seseorang:
- Menghisap Partikel Secara Sengaja: Berbeda dengan menghirup aroma masakan atau parfum yang tidak memiliki “massa” yang menetap, asap rokok mengandung partikel nikotin dan tar yang dihirup secara sengaja hingga mencapai paru-paru dan lambung.
- Aktivitas Mengonsumsi: Secara psikologis dan biologis, merokok sering kali dianggap sebagai bentuk “konsumsi” bagi pecandunya, yang memberikan efek tertentu pada tubuh serupa dengan nutrisi atau obat-obatan.
- Bukan Ketidaksengajaan: Berbeda dengan debu jalanan atau asap kendaraan yang terhirup secara tidak sengaja di jalan, merokok adalah tindakan sadar dan sengaja dilakukan oleh seseorang.
Bagaimana dengan Vapor atau Rokok Elektrik?
Sama halnya dengan rokok konvensional, penggunaan vape atau rokok elektrik juga membatalkan puasa. Uap yang dihasilkan dari cairan (liquid) tetap dianggap sebagai benda yang masuk ke dalam rongga tubuh secara sengaja.
Secara garis besar, jawaban atas pertanyaan apakah merokok membatalkan puasa adalah ya, membatalkan. Ramadhan sebenarnya adalah momentum terbaik bagi umat Muslim untuk melatih pengendalian diri, termasuk mencoba berhenti dari kebiasaan merokok. Dengan menahan diri selama belasan jam, tubuh memiliki kesempatan untuk melakukan detoksifikasi secara alami.

















