SwaraWarta.co.id – Apa dukungan yang anda butuhkan untuk melakukan upaya tindak lanjut? Pernahkah Anda merasa semangat untuk berubah setelah mengikuti pelatihan atau melakukan refleksi kinerja, namun bingung harus mulai dari mana?
Pertanyaan “apa dukungan yang anda butuhkan untuk melakukan upaya tindak lanjut” seringkali menjadi kunci yang terlupakan dalam proses pengembangan diri, terutama bagi para pendidik di Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Dukungan yang tepat adalah bahan bakar yang akan mengantarkan niat baik Anda menjadi aksi nyata.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Dukungan Itu Penting?
Tanpa dukungan yang memadai, sebuah rencana tindak lanjut bisa berhenti di tengah jalan. Bayangkan Anda ingin menerapkan metode belajar baru di kelas.
Jika hanya mengandalkan keinginan sendiri tanpa dukungan fasilitas atau bimbingan, hasilnya mungkin tidak akan maksimal. Dukungan inilah yang menjembatani kesenjangan antara “ingin melakukan” dan “mampu melakukan”.
Bentuk Dukungan yang Bisa Anda Butuhkan
Lantas, apa saja yang bisa menjadi dukungan tersebut? Dalam konteks pengelolaan kinerja guru, dukungan ini bisa berupa “apa” (sumber daya) atau “siapa” (rekan sejawat). Berikut adalah beberapa jenis dukungan yang umum dibutuhkan, berdasarkan pengalaman dan panduan yang ada:
- Dukungan Sumber Daya dan Fasilitas. Ini adalah dukungan paling fundamental. Terkadang, ide brilian terhambat karena keterbatasan alat. Bisa berupa penyediaan atau pembelian alat dukung pembelajaran, akses ke sumber belajar digital, atau bahkan hanya sekedar izin untuk menggunakan ruang kelas untuk praktik simulasi. Memastikan infrastruktur seperti perangkat lunak dan keras manajemen pembelajaran juga tersedia adalah bentuk dukungan administratif yang vital.
- Dukungan Bimbingan dan Mentoring. Tidak ada yang bisa berubah sendirian. Dukungan dari kepala sekolah dan rekan sejawat sangatlah krusial. Hal ini bisa berupa supervisi yang membangun, umpan balik yang jujur, serta kesempatan untuk berkolaborasi. Memperoleh mentoring dari Guru Penggerak atau pemateri eksternal juga bisa menjadi percepatan dalam menguasai keterampilan baru. Jika ada tantangan terkait kurangnya keahlian, mencari mentor atau pakar adalah langkah bijak.
- Dukungan Waktu dan Lingkungan Belajar. Perubahan membutuhkan waktu. Terkadang, dukungan yang paling dibutuhkan adalah izin untuk mengikuti pelatihan di luar satuan pendidikan. Selain itu, menciptakan lingkungan yang menerima perubahan juga penting. Dibutuhkan komunikasi yang jelas mengenai tujuan perubahan dan pelibatan semua pihak dalam proses perencanaan agar tidak ada resistensi yang menghambat.
Contoh Jawaban yang Tepat
Jika Anda sedang mengisi formulir di PMM, Anda bisa menjawab pertanyaan ini dengan spesifik. Contohnya:
“Saya membutuhkan dukungan dari kepala sekolah dan rekan sejawat dalam bentuk supervisi, umpan balik, serta kesempatan berkolaborasi. Selain itu, dukungan fasilitas belajar dan akses ke sumber pembelajaran digital juga sangat membantu proses pengembangan diri saya sebagai pendidik.”
Atau jika lebih spesifik pada kebutuhan fisik:
“Saya membutuhkan penyediaan alat peraga pembelajaran untuk praktik di kelas serta pendampingan dari rekan sejawat yang lebih berpengalaman dalam menerapkan metode belajar baru.”
Jangan ragu untuk mengartikulasikan dukungan yang Anda butuhkan. Baik itu sesederhana izin atau sekompleks pendanaan, mengkomunikasikannya dengan jelas adalah langkah awal menuju keberhasilan upaya tindak lanjut Anda.
Dengan dukungan yang tepat, setiap rencana pengembangan diri bukan hanya akan menjadi dokumen, tetapi sebuah transformasi nyata.

















