MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

- Redaksi

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah MBG Akan Dihentikan

Apakah MBG Akan Dihentikan

SwaraWarta.co.id – Pemerintah secara resmi mengumumkan penyesuaian besar pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mulai tahun 2026, frekuensi penyaluran MBG dipangkas dari lima hari menjadi hanya empat hari dalam sepekan.

Langkah yang disetujui Presiden Prabowo Subianto ini diproyeksikan mampu menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga menembus angka Rp50 triliun per tahun.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenapa Hari Sabtu Dihapus?

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam acara Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI) di Jakarta pada Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, penghapusan distribusi MBG pada hari Sabtu adalah bagian dari strategi refocusing atau penajaman anggaran agar lebih efisien dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Badan Gizi Nasional Buka 33.378 Formasi PPPK 2025 untuk Program Makan Bergizi Gratis

Alasan logis di baliknya adalah karena pada hari Sabtu, sebagian besar siswa tidak memiliki kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Jika dipaksakan, anak-anak harus datang ke sekolah hanya untuk mengambil jatah makanan sebuah praktik yang dinilai tidak efektif dan berpotensi menimbulkan inefisiensi.

“MBG misalnya, yang dulunya Sabtu diberikan makan siang gratis, sekarang itu dihilangkan. Satu hari itu bisa ngirit satu triliun,” ujarnya

Simulasi Penghematan Fantastis

Berdasarkan perhitungan Kemenkeu, penghematan dari pemangkasan satu hari ini sangat signifikan:

  • Per Hari: Hemat sekitar Rp1 triliun.
  • Per Bulan: Dengan empat kali pengurangan dalam sebulan, negara bisa mengirit hingga Rp4 triliun.
  • Per Tahun: Secara akumulatif, angka efisiensi ini melonjak menjadi lebih dari Rp50 triliun.
Baca Juga :  Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin Diperiksa Kejati Sumsel Terkait Dugaan Korupsi Pasar Cinde

Sebagai konteks, total alokasi anggaran MBG pada 2026 mencapai Rp335 triliun dengan target menjangkau sekitar 82,9 juta penerima di seluruh Indonesia. Dengan pemangkasan ini, dana puluhan triliun bisa dialihkan untuk kebutuhan prioritas lainnya.

Lebih dari Sekadar Pangkas Hari

Efisiensi ini tidak berhenti pada pengurangan jadwal. Pemerintah juga menghapus penyaluran MBG selama masa liburan sekolah serta memperketat pengawasan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Unit-unit yang tidak memenuhi standar nutrisi dan higienitas akan dikenai sanksi tegas berupa skorsing operasional, demi menjaga kualitas makanan yang diterima masyarakat.

Menjaga Stabilitas di Tengah Tekanan Global

Langkah refocusing ini juga didesain untuk menjaga defisit APBN tetap terkendali di tengah tekanan harga minyak global yang meningkat akibat konflik di Timur Tengah. Alih-alih menaikkan harga BBM bersubsidi yang berpotensi membebani daya beli rakyat, pemerintah memilih untuk mengefisienkan pos belanja strategis seperti MBG.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis di Jakarta Sudah Dimulai Hari Ini, Menunya......

Pemerintah memastikan bahwa meskipun frekuensinya dikurangi, kualitas gizi dalam setiap porsi MBG akan tetap dipertahankan sesuai standar kesehatan nasional. Program prioritas ini akan terus berjalan, hanya saja dengan cara yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Siapa Hashim Djojohadikusumo? Sosok di Balik Layar Kekuasaan Prabowo yang Jarang Tersorot
Penyebab Raffi Ahmad Dihujat Netizen: Ternyata Ini Pemicu Utamanya!
Siapa Buya Hamka? Mengungkap Sosok Ulama, Sastrawan, dan Pahlawan Nasional yang Menginspirasi
KJP Bulan November 2026 Kapan Cair? Ternyata Segini Perkiraan Tanggalnya, Jangan Sampai Ketinggalan!
Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 10:10 WIB

Siapa Hashim Djojohadikusumo? Sosok di Balik Layar Kekuasaan Prabowo yang Jarang Tersorot

Tuesday, 3 November 2026 - 09:27 WIB

Penyebab Raffi Ahmad Dihujat Netizen: Ternyata Ini Pemicu Utamanya!

Monday, 2 November 2026 - 12:00 WIB

Siapa Buya Hamka? Mengungkap Sosok Ulama, Sastrawan, dan Pahlawan Nasional yang Menginspirasi

Monday, 2 November 2026 - 09:56 WIB

KJP Bulan November 2026 Kapan Cair? Ternyata Segini Perkiraan Tanggalnya, Jangan Sampai Ketinggalan!

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Berita Terbaru