SwaraWarta.co.id – Penyebab Raffi Ahmad dihujat netizen menjadi perbincangan hangat di media sosial. Gelombang kritik dan hujatan yang dialamatkan kepada suami Nagita Slavina ini bukan tanpa alasan.
Publik ramai-ramai menyoroti sikap dan tindakan Raffi yang dianggap tidak peka terhadap keresahan masyarakat.
Pemicu utama hujatan ini bermula dari kehadiran Raffi Ahmad dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada 29 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara tersebut menuai kontroversi lantaran muncul tudingan adanya mahasiswa bayaran yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Raffi, yang saat itu menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap acara yang dinilai bermasalah itu.
Netizen menilai ajakan Raffi untuk menyuarakan narasi melawan hoaks dan provokasi dalam acara tersebut terkesan hanya sekadar seremoni pencitraan di lingkaran kekuasaan. Kekecewaan publik semakin memuncak ketika Raffi dianggap lambat dan kurang tulus dalam memberikan klarifikasi. Kolom komentar di akun media sosialnya pun dibanjiri kritik pedas, dengan warganet menegaskan bahwa popularitas bukanlah tiket untuk selalu dibenarkan.
Dampak dari polemik ini pun meluas. Muncul seruan boikot terhadap berbagai acara yang melibatkan Raffi, termasuk RANS Carnival di Sleman. Sejumlah musisi seperti Guyon Waton dan Tipe-X dikabarkan mundur dari acara tersebut. Tak hanya itu, beberapa rekan artis seperti Luna Maya, Fadil Jaidi, dan Jerome Polin juga turut disorot karena reaksi mereka terhadap isu ini, yang dinilai memperkeruh suasana.
Meski Raffi Ahmad telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi dan membantah terlibat dalam perencanaan acara, gelombang kritik dari netizen tampaknya belum sepenuhnya mereda. Kasus ini menjadi pengingat bagi para figur publik bahwa kepercayaan masyarakat sangatlah rapuh dan perlu dijaga dengan kepekaan serta tanggung jawab yang tinggi.

















