SwaraWarta.co.id – Melihat tetangga yang punya mobil baru atau rumah bertingkat tapi masih menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pasti bikin elus dada.
Sementara itu, di sudut lain, ada keluarga yang benar-benar kekurangan justru luput dari bantuan. Fenomena bantuan yang salah alamat ini sayangnya masih sering kita temui di lapangan.
Jika kamu mendapati kasus seperti ini di lingkungan sekitar, jangan hanya menggerutu di media sosial. Pemerintah sebenarnya sudah menyediakan wadah resmi bagi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya program ini. Yuk, cari tahu cara melaporkan bansos yang tidak tepat sasaran agar bantuan tersebut bisa dialihkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan!
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Cara Melaporkan Bansos yang Tidak Tepat Sasaran Lewat Aplikasi Resmi
Kementerian Sosial (Kemensos) telah meluncurkan fitur khusus untuk mengatasi masalah ini. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi resmi bernama Cek Bansos yang dapat diunduh gratis di Google Play Store atau App Store. Di dalam aplikasi ini, ada fitur bernama “Usul-Sanggah” yang didesain khusus agar masyarakat bisa saling mengoreksi data penerima bantuan.
Langkah-Langkah Menggunakan Fitur Sanggah di Aplikasi Cek Bansos
Untuk mulai melaporkan penerima bansos yang dianggap tidak layak, kamu bisa mengikuti panduan praktis berikut ini:
- Unduh dan Registrasi: Download aplikasi Cek Bansos resmi milik Kementerian Sosial. Buat akun baru dengan mengisi data diri seperti NIK, nomor KK, dan alamat email aktif.
- Verifikasi Akun: Lakukan verifikasi data dengan mengunggah foto KTP dan swafoto kamu memegang KTP. Tunggu hingga akun kamu diaktivasi oleh admin Kemensos.
- Masuk ke Menu Tanggapan Kelayakan: Setelah akun aktif, login dan pilih menu Tanggapan Kelayakan. Halaman ini akan menampilkan daftar penerima bansos di sekitar wilayah tempat tinggalmu.
- Pilih Nama yang Tidak Layak: Cari nama warga yang kamu nilai tidak berhak menerima bansos. Klik ikon “tanggapan” (biasanya berupa ikon jempol ke bawah).
- Berikan Alasan dan Bukti: Pilih alasan mengapa orang tersebut tidak layak (misalnya: mampu, meninggal dunia, atau ASN). Kamu juga diwajibkan mengunggah foto rumah atau kondisi ekonomi riil orang yang dilaporkan sebagai bukti pendukung.
- Kirim Laporan: Klik kirim. Laporan kamu akan masuk ke sistem Kemensos untuk diverifikasi lebih lanjut bersama pemerintah daerah setempat.
Alternatif Laporan Melalui Kanal SP4N-LAPOR!
Selain lewat aplikasi besutan Kemensos, kamu juga bisa menggunakan layanan aspirasi dan pengaduan online nasional, yaitu SP4N-LAPOR!. Kanal ini terintegrasi langsung dengan berbagai kementerian dan lembaga negara.
Cara Mengadukan Salah Sasaran Bansos di Situs LAPOR!
Jika kamu lebih nyaman melapor lewat browser atau situs web, berikut caranya:
- Buka situs resmi di lapor.go.id atau unduh aplikasinya.
- Pilih kategori Pengaduan.
- Tulis judul laporan dan ketik kronologi lengkap kejadian. Sebutkan nama penerima, alamat lengkap, dan alasan mengapa bantuan tersebut dinilai salah sasaran.
- Pilih tujuan instansi, dalam hal ini Kementerian Sosial.
- Unggah bukti pendukung seperti foto atau dokumen pendukung agar laporanmu segera diproses.
- Kamu bisa memilih opsi Anonim jika ingin identitas kamu tetap dirahasiakan demi keamanan. Klik tombol “Lapor!”.
Dengan ikut berpartisipasi melaporkan kejanggalan ini, kamu sudah membantu menciptakan sistem keadilan sosial yang lebih baik. Jadi, kalau melihat ada bansos yang nyasar lagi, langsung ambil smartphone kamu dan laporkan, ya!












