Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

- Redaksi

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Segorotambak Berebut Lihat Inovasi Mahasiswa UPN Jatim, Sampah Plastik Kini Jadi Paving Block

Warga Segorotambak Berebut Lihat Inovasi Mahasiswa UPN Jatim, Sampah Plastik Kini Jadi Paving Block

Program Bina Desa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) 2026 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memasuki babak akhir pelaksanaannya di Desa Segorotambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Pada pekan keempat kegiatan, Kelompok 2 yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Teknik Kimia dan Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Sains resmi menggelar sosialisasi hibah inovasi eco paving block berbasis limbah plastik kepada masyarakat setempat.

Kegiatan yang mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jawa Timur ini menjadi puncak dari serangkaian riset, pengembangan produk, hingga uji produksi yang telah dilakukan selama program berlangsung.

Melalui kegiatan tersebut, inovasi yang sebelumnya dikembangkan di lingkungan akademik kini diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat sebagai solusi nyata dalam mengatasi persoalan limbah plastik sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Segorotambak Berebut Lihat Inovasi Mahasiswa UPN Jatim, Sampah Plastik Kini Jadi Paving Block
Warga Segorotambak Berebut Lihat Inovasi Mahasiswa UPN Jatim, Sampah Plastik Kini Jadi Paving Block

Edukasi Pengelolaan Limbah Plastik untuk Warga

Sosialisasi hibah dipandu langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T. Dalam pemaparannya, peserta diberikan penjelasan mengenai latar belakang lahirnya inovasi eco paving block serta potensi penerapannya di Desa Segorotambak yang selama ini menghadapi persoalan penumpukan limbah plastik.

Baca Juga :  Konferensi Pers Penemuan Mayat Wanita Nganjuk yang Terbungkus Seprai

Materi yang disampaikan mencakup jenis limbah plastik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku, khususnya plastik LDPE dan PP, tahapan produksi eco paving block, hingga keunggulan produk dibandingkan paving konvensional.

Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan konsep bank sampah plastik yang dirancang sebagai sistem pendukung keberlanjutan program. Melalui skema tersebut, limbah plastik rumah tangga dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku produksi paving block.

Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan terkait komposisi campuran bahan, kebutuhan alat produksi, daya tahan produk, hingga peluang penerapannya sebagai material jalan lingkungan maupun halaman rumah.

Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap inovasi yang ditawarkan mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur.

Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium di Desa Segorotambak
Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium di Desa Segorotambak

Bazar Produk Jadi Daya Tarik Utama

Selain sosialisasi, Kelompok 2 juga menghadirkan bazar produk inovasi hasil program Bina Desa MBKM.

Dalam bazar tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung eco paving block berbasis limbah plastik, konsep bank sampah plastik, serta mie kering terfortifikasi kalsium dari cangkang kerang yang sebelumnya telah dikembangkan oleh tim mahasiswa.

Baca Juga :  Kronologi Pesawat SAM Air Jatuh di Pohuwato Gorontalo, Seluruh Kru-Penumpang Tewas

Meja pameran Kelompok 2 menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi selama kegiatan berlangsung. Banyak warga yang penasaran dengan bentuk dan kualitas eco paving block yang dipamerkan.

Masyarakat tampak mencoba mengangkat produk untuk merasakan bobotnya, membandingkannya dengan paving block konvensional, serta berdiskusi langsung dengan anggota tim mengenai proses pembuatannya.

Tidak hanya itu, produk mie kering terfortifikasi kalsium yang dikemas menggunakan standing pouch ramah lingkungan juga menarik perhatian para pengunjung, khususnya kalangan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM.

Kehadiran produk-produk nyata tersebut memberikan gambaran langsung kepada masyarakat mengenai potensi pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi lingkungan.

Wujud Nyata Dukungan terhadap SDGs

Pelaksanaan sosialisasi hibah ini menjadi langkah penting dalam mendorong transfer pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat desa.

Program eco paving block berbasis limbah plastik yang diperkenalkan mahasiswa selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui pengembangan infrastruktur ramah lingkungan.

Baca Juga :  Anies Baswedan Tanggapi Pernyataan KPU Soal Prabowo Gibran Menang di 24 Provinsi

Selain itu, program ini juga mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan limbah plastik.

Melihat tingginya antusiasme warga selama sosialisasi dan bazar berlangsung, tim mahasiswa optimistis inovasi ini dapat terus berkembang setelah program MBKM berakhir.

Ke depan, eco paving block dan bank sampah plastik diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan yang tidak hanya membantu mengurangi timbulan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Segorotambak.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, inovasi sederhana berbasis limbah ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pembangunan desa yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan di masa mendatang.

Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui laman resmi LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur (https://lppm.upnjatim.ac.id) dan Program Studi Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur (https://www.tekkim.upnjatim.ac.id).

Penulis: Favian Najandra Maden Cavanaugh dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T.

Berita Terkait

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya
Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Thursday, 11 June 2026 - 15:16 WIB

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 June 2026 - 10:05 WIB

Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Berita Terbaru

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Berita

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 Jun 2026 - 15:16 WIB