SwaraWarta.co.id – Ada beberapa alasan trofi Piala Dunia dikembalikan. Mengapa sang juara tidak diperbolehkan membawa pulang dan menyimpan trofi Piala Dunia yang asli? Pertanyaan ini sering memicu rasa penasaran para penggemar sepak bola.
Momen kapten tim mengangkat trofi emas di panggung final memang menjadi puncak selebrasi, tetapi trofi ikonik tersebut wajib dikembalikan ke FIFA tak lama setelah pesta usai.
Berikut adalah 5 alasan utama mengapa trofi Piala Dunia asli harus dikembalikan ke FIFA:
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Aturan Resmi Regulasi FIFA Sejak 1974
Sejak memperkenalkan desain trofi baru pada tahun 1974, FIFA menerapkan aturan tegas bahwa trofi emas asli adalah milik abadi FIFA dan tidak boleh dimiliki secara permanen oleh negara mana pun. Berbeda dengan era pendahulunya (Trofi Jules Rimet), pemenang tiga kali berturut-turut pun tidak lagi berhak menyimpan trofi asli secara permanen.
Trauma Sejarah Pencurian
Keamanan menjadi alasan vital di balik kebijakan ini. Dalam sejarahnya, trofi pendahulu—Jules Rimet pernah dicuri di Inggris pada 1966 sebelum akhirnya ditemukan oleh seekor anjing bernama Pickles. Sayangnya, pada 1983 di Brasil, trofi tersebut kembali dicuri dan hingga kini diyakini telah dilebur oleh pencurinya. Pengalaman kelam ini membuat FIFA memperketat pengawasan trofi asli secara ekstrem.
Nilai Material dan Historis yang Sangat Tinggi
Trofi Piala Dunia terbuat dari emas murni 18 karat seberat kurang lebih 6,1 kilogram dengan fondasi batu malasit (malachite). Nilai ekonomisnya ditaksir mencapai puluhan juta dolar AS, belum lagi nilai historisnya yang tak ternilai harganya. Karena nilainya yang fantastis, membiarkan trofi ini disimpan di luar markas aman FIFA di Zurich, Swiss, dinilai terlalu berisiko.
Tradisi Ukiran Nama Negara Pemenang
Di bagian alas trofi, terdapat lempengan khusus yang memuat ukiran nama-nama negara pemenang beserta edisi tahun kemenangan mereka. Trofi ini dirancang untuk terus diputar dan digunakan kembali dari edisi ke edisi agar setiap juara terhubung dalam satu pilar sejarah yang sama.
Penggantian dengan Replika Resmi
Negara pemenang tidak pulang dengan tangan kosong. Setelah selebrasi usai dan trofi asli dikembalikan, FIFA menghadiahkan Replika Resmi Trofi Piala Dunia (FIFA World Cup Trophy Replica). Replika ini terbuat dari perunggu yang dilapisi emas murni dan diperbolehkan untuk disimpan secara permanen di museum federasi negara pemenang.
Dengan kombinasi keamanan ketat, nilai sejarah, serta regulasi khusus, FIFA memastikan simbol tertinggi sepak bola dunia ini tetap terjaga keaslian dan kesucian nilainya untuk generasi mendatang.

















