Luhut Binsar Pandjaitan Ditunjuk Sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional: Tugas dan Tantangan di Depan

- Redaksi

Monday, 21 October 2024 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan, Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Keputusan ini dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 139/P Tahun 2024. Penunjukan Luhut sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional menandai langkah penting dalam upaya pemerintah menangani berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi negara saat ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keputusan yang dikeluarkan, Presiden menyatakan bahwa Luhut mulai resmi menjabat setelah pelantikan dilakukan.

Luhut, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di era Presiden Joko Widodo, kini bertanggung jawab memimpin Dewan Ekonomi Nasional untuk memberikan nasihat kepada Presiden di bidang ekonomi.

Peraturan terkait Dewan Ekonomi Nasional ini diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 144 Tahun 1999 yang diterbitkan di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Baca Juga :  Bocor, Prabowo Subianto Sebut Menteri Era Jokowi Masuk Kabinetnya

Hingga saat ini, belum ada regulasi terbaru yang mengubah atau memperbarui peraturan tersebut.

Berdasarkan Pasal 1 dari peraturan tersebut, Dewan Ekonomi Nasional memiliki tugas utama memberikan saran kepada Presiden terkait kebijakan ekonomi,

khususnya dalam upaya percepatan penanggulangan krisis dan pemulihan ekonomi nasional, serta dalam mempersiapkan langkah-langkah menghadapi tantangan globalisasi.

Dewan Ekonomi Nasional secara langsung bertanggung jawab kepada Presiden, sebagaimana tercantum dalam Pasal 2.

Tugas utama lembaga ini adalah mengkaji berbagai persoalan ekonomi yang terjadi di masyarakat untuk kemudian memberikan masukan kepada Presiden.

Selain itu, Dewan Ekonomi Nasional juga ditugaskan untuk menanggapi isu-isu ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Presiden terkait bidang ekonomi.

Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Ekonomi Nasional bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun para ahli dari berbagai kalangan.

Baca Juga :  Bukan Janji Semata, Prabowo Subianto akan Berantas para Koruptor Sampai ke Akar-akarnya

Pasal 6 peraturan tersebut juga mengatur bahwa kerjasama dengan dunia usaha dan masyarakat umum juga bisa dilakukan jika diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi.

Segala biaya yang diperlukan oleh Dewan Ekonomi Nasional untuk menjalankan tugasnya akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebagaimana diatur dalam Pasal 8.

Tidak lama setelah dilantik, Luhut memberikan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, ia menjelaskan tugas pokok

Dewan Ekonomi Nasional, yaitu memberikan saran dan rekomendasi kepada Presiden untuk memastikan bahwa program-program prioritas di bidang ekonomi bisa tercapai dengan efektif.

Luhut juga mengakui bahwa tantangan ekonomi yang akan dihadapi Indonesia dalam waktu dekat sangat berat.

Baca Juga :  Berduka, Papua Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Melepaskan Kepergian Mendiang Lukas Enembe

Beberapa tantangan yang disorot oleh Luhut termasuk isu ketahanan pangan, transisi energi, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, dan dinamika geopolitik yang semakin kompleks.

Oleh karena itu, Dewan Ekonomi Nasional yang dipimpin oleh Luhut akan berfungsi sebagai “think tank” atau lembaga pemikir di bidang ekonomi, yang berisikan para pakar dan ahli ekonomi yang berpengalaman.

Lembaga ini diharapkan dapat memberikan masukan yang komprehensif bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Penunjukan Luhut sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional memperlihatkan kepercayaan besar yang diberikan oleh Presiden Prabowo terhadap pengalaman dan kapabilitas Luhut dalam menangani berbagai persoalan strategis.

Dengan adanya lembaga ini, diharapkan Indonesia dapat menghadapi tantangan ekonomi di masa depan dengan lebih siap dan terarah.***

Berita Terkait

KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1
JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar
Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya
Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat
Pasukan NATO Dikerahkan ke Greenland: Bentuk Solidaritas Hadapi Ambisi Amerika Serikat
Kenapa BNPT Tahap 4 Belum Cair? Berikut ini Alasan Utamanya!
Greenland dalam Sorotan: Mengapa Amerika Serikat Begitu Berambisi Menguasainya?
Mudah dan Cepat! Begini Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Terbaru 2026

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:47 WIB

KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1

Friday, 16 January 2026 - 15:42 WIB

JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar

Friday, 16 January 2026 - 15:36 WIB

Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya

Friday, 16 January 2026 - 14:29 WIB

Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat

Friday, 16 January 2026 - 11:09 WIB

Pasukan NATO Dikerahkan ke Greenland: Bentuk Solidaritas Hadapi Ambisi Amerika Serikat

Berita Terbaru