Memasuki Pertengahan September, Pemerintah Perpanjang Pencairan Bansos Ini hingga Akhir 2025, Pastikan Status Anda Tidak Dicoret

- Redaksi

Monday, 15 September 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)! Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 (Juli-September) sedang berlangsung. KPM yang belum menerima dana disarankan untuk mengecek status kepesertaan di sistem SIKS-NG melalui operator atau pendamping sosial di desa/kelurahan mereka.

Status “SPM,” “SP2D,” atau “SI” menandakan bantuan masih dalam proses pencairan. Namun, status “exclude” berarti bantuan tidak akan cair. Beberapa alasan umum untuk status “exclude” meliputi deteksi pekerjaan atau penghasilan di atas upah minimum, ketidaksesuaian komponen keluarga dengan syarat PKH, indikasi keterlibatan dalam judi daring, atau penggunaan bansos yang tidak sesuai peruntukan.

Perpanjangan Bansos Beras

Pemerintah telah mengumumkan perpanjangan bansos penebalan berupa beras untuk 18,27 juta KPM BPNT hingga akhir tahun 2025. Bansos ini memberikan alokasi 10 kg beras per bulan, atau 40 kg per tahun. Penyaluran akan dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama untuk alokasi September dan Oktober (20 kg), dan tahap kedua untuk November dan Desember (20 kg).

Sayangnya, bantuan penebalan uang tunai sebesar Rp400.000 tidak diperpanjang. Keputusan ini diambil untuk mendorong kemandirian masyarakat dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Ketentuan dan Pembatasan Bansos

Pemerintah saat ini semakin memperketat aturan kepesertaan bansos. Terdapat pembatasan maksimal lima tahun untuk penerima bansos PKH, terutama bagi KPM yang masih produktif. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada keluarga yang lebih membutuhkan.

Masyarakat yang sudah merasa mampu secara ekonomi didorong untuk mengajukan diri keluar dari program bansos. Hal ini akan memastikan efektivitas dan efisiensi program bantuan sosial, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.

Detail Tambahan Mengenai Bansos PKH dan BPNT

PKH dan BPNT merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. PKH memberikan bantuan tunai bersyarat yang dibayarkan secara berkala, sedangkan BPNT disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk pembelian bahan pangan.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Akan Batasi Waktu Penerimaan Bansos untuk Dorong Kemandirian

Syarat penerima PKH meliputi kepemilikan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara itu, BPNT memiliki kriteria penerima yang juga terdaftar dalam DTKS, umumnya mereka yang memiliki tingkat ekonomi rendah.

Pentingnya Peran Pendamping Sosial

Pendamping sosial memiliki peran krusial dalam memastikan penyaluran bansos berjalan lancar. Mereka membantu KPM dalam memahami prosedur, mengecek status bantuan, dan mengatasi kendala yang mungkin muncul selama proses pencairan. KPM dianjurkan untuk aktif berkomunikasi dengan pendamping sosial di wilayah mereka.

Kehadiran pendamping sosial juga membantu pemerintah dalam memantau penggunaan bansos dan memastikan bantuan tersebut digunakan sesuai peruntukannya. Kerjasama antara KPM dan pendamping sosial sangat penting untuk keberhasilan program bansos ini.

Baca Juga :  Update Jadwal Pencairan Tahap 3 Bansos PKH dan BPNT September 2025, Berlaku Minggu Kedua Lengkap dengan Imbauan untuk KPM

Langkah-Langkah Pengecekan Status Bansos

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan KPM untuk mengecek status bansos mereka: pertama, kunjungi website resmi atau aplikasi yang ditunjuk pemerintah. Kedua, masukkan NIK atau nomor Kartu Keluarga (KK). Ketiga, ikuti petunjuk yang tertera di website/aplikasi untuk melihat status pencairan bansos.

Jika terdapat kendala atau informasi yang kurang jelas, KPM dapat langsung menghubungi call center atau datang ke kantor layanan sosial setempat. Jangan ragu untuk bertanya dan meminta penjelasan detail terkait proses pencairan bansos.

Kesimpulan

Program bansos PKH dan BPNT merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu. Dengan adanya transparansi informasi dan kerja sama antara pemerintah, pendamping sosial, dan KPM, diharapkan penyaluran bansos dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis dari Pemerintah Lewat Bansos dengan Mudah
Cara Cek NIK KTP untuk Klaim Bantuan 7 Juta, Waspada Penipuan!
Cara Cek Bantuan KESRA 2025: Panduan Lengkap dan Terpercaya
Berapa Kenaikan UMP 2026? Ini Prediksi dan Skema Terbaru
PPN 12% Resmi Berlaku: Simak Penjelasan Lengkap dan Dampaknya bagi Masyarakat
Panduan Memilih Kantor Konsultan Pajak yang Tepat untuk Bisnis Anda
Mengapa Harga Emas Naik Terus? Memahami Aset Safe Haven Global
Berapa Gaji Karyawan Dapur MBG? Ini Kisaran Lengkapnya
Tag :

Berita Terkait

Friday, 28 November 2025 - 09:45 WIB

Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis dari Pemerintah Lewat Bansos dengan Mudah

Wednesday, 26 November 2025 - 11:03 WIB

Cara Cek NIK KTP untuk Klaim Bantuan 7 Juta, Waspada Penipuan!

Wednesday, 26 November 2025 - 10:50 WIB

Cara Cek Bantuan KESRA 2025: Panduan Lengkap dan Terpercaya

Monday, 24 November 2025 - 16:10 WIB

Berapa Kenaikan UMP 2026? Ini Prediksi dan Skema Terbaru

Tuesday, 4 November 2025 - 17:31 WIB

PPN 12% Resmi Berlaku: Simak Penjelasan Lengkap dan Dampaknya bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Cara Hapus Akun Easycash Permanen

Teknologi

Cara Hapus Akun Easycash Permanen: Panduan Lengkap Anti Ribet

Saturday, 29 Nov 2025 - 15:25 WIB