Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

- Redaksi

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026?

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026?

SwaraWarta.co.id – Kapan jadwal puasa Muhammadiyah 2026? Menjelang bulan suci Ramadan, salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah mengenai penetapan tanggal awal puasa.

Bagi warga dan simpatisan Muhammadiyah, kepastian jadwal ini telah diumumkan jauh hari, memungkinkan persiapan ibadah yang lebih matang. Lantas, kapan jadwal puasa Muhammadiyah 2026 dimulai?

Penetapan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berdasarkan Maklumat Resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 Hijriah telah ditetapkan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini berarti ibadah puasa Ramadan akan dimulai pada tanggal tersebut. Selanjutnya, Hari Raya Idulfitri 1447 H ditetapkan pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan ini dihasilkan melalui sidang Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang berpedoman pada metode hisab hakiki wujudul hilal dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Metode ini mengandalkan perhitungan astronomis yang cermat untuk menentukan posisi bulan, sehingga memberikan kepastian jadwal tanpa perlu menunggu pengamatan fisik hilal (rukyat).

Baca Juga :  Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Perbandingan dengan Penetapan Organisasi Lain

Perlu dipahami bahwa di Indonesia terdapat beberapa otoritas penentu awal bulan Hijriah, yang terkadang menghasilkan tanggal berbeda. Perbedaan ini bukanlah pertentangan, namun lebih pada perbedaan metodologi yang digunakan.

  • Muhammadiyah: Menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) murni. Dengan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal, awal bulan ditetapkan jika secara perhitungan bulan baru telah wujud, terlepas dari visibilitasnya di suatu lokasi.
  • Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah: Menggunakan metode rukyatul hilal (pengamatan bulan) atau gabungan hisab dan rukyat. Pemerintah RI akan menggelar sidang isbat setelah melakukan pemantauan hilal pada 29 Syaban (17 Februari 2026). Saat ini, berdasarkan kalender perkiraan, pemerintah dan NU memproyeksikan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Baca Juga :  Putus dengan Pacar, Mahasiswi Yogyakarta Nekat Bunuh Diri

Perbedaan ini adalah hal yang biasa dan telah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Sikap yang bijak adalah saling menghormati perbedaan hasil ijtihad tersebut, selama masing-masing memiliki dasar ilmu yang kuat.

Menyambut Ramadan 2026 dengan Persiapan Optimal

Dengan kepastian tanggal yang telah dimiliki, warga Muhammadiyah dapat lebih fokus dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadan 2026. Berikut beberapa langkah persiapan yang dapat dilakukan:

  1. Meluruskan Niat dan Meningkatkan Ilmu: Ramadan adalah bulan spesial untuk mendekatkan diri kepada Allah. Isi hari-hari menjelang Ramadan dengan memperdalam pemahaman agama, membaca tafsir Al-Qur’an, dan mempelajari fikih puasa agar ibadah semakin berkualitas.
  2. Mempersiapkan Kesehatan Fisik: Puasa seharian memerlukan kondisi tubuh yang fit. Mulailah mengatur pola makan dengan gizi seimbang, perbanyak konsumsi air putih, dan cukupkan istirahat agar saat Ramadan tiba, tubuh sudah siap menjalankan ibadah dengan optimal.
  3. Menyusun Agenda Ibadah: Manfaatkan waktu sebelum Ramadan untuk membuat agenda atau target ibadah pribadi. Target tilawah Al-Qur’an, sedekah, shalat tarawih, dan iktikaf dapat direncanakan dari sekarang agar Ramadan dijalani dengan lebih terarah dan maksimal.
Baca Juga :  Bukan Janji Semata, Prabowo Subianto akan Berantas para Koruptor Sampai ke Akar-akarnya

Dengan memahami jadwal yang telah ditetapkan dan perbedaan yang mungkin terjadi, diharapkan setiap muslim dapat menyambut Ramadan 1447 H dengan penuh ketenangan, kebersamaan, dan fokus pada peningkatan kualitas ibadah.

 

Berita Terkait

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Berita Terbaru