ISI Surakarta Hadir di Banyuwangi, Kuliah Seni Dibuka Mulai Mei 2025

- Redaksi

Monday, 14 April 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isi Surakarta hadir di Banyuwangi (Dok. Ist)

Isi Surakarta hadir di Banyuwangi (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta akan membuka kelas perkuliahan baru di Banyuwangi mulai tahun ajaran 2025.

Rencana ini disambut baik oleh Pemkab Banyuwangi, dan pendaftaran mahasiswa baru akan dibuka pada Mei 2025 melalui jalur mandiri.

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerta, menjelaskan bahwa kampus tersebut sudah siap secara teknis untuk memulai perkuliahan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahap awal, hanya ada dua program studi yang dibuka, yaitu Etnomusikologi dan Tari, masing-masing menerima 15 mahasiswa baru.

“Kami akan mulai perkuliahan di tahun akademik 2025. Pendaftaran akan kami buka bulan Mei 2025 melalui jalur mandiri. Silakan bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar,” urai Nyoman.

Baca Juga :  30 CONTOH Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 1 Kurikulum Merdeka Tahun 2025 Lengkap Kunci Jawaban

Nyoman menambahkan, alasan ISI membuka cabang di Banyuwangi karena daerah ini memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa, seperti gandrung, barong, jaranan buto, dan lain-lain.

Ia berharap ISI bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda Banyuwangi untuk belajar seni secara akademik dan ilmiah, serta menjaga dan mengembangkan budaya lokal.

Tak hanya itu, ISI juga akan melibatkan seniman dan budayawan lokal sebagai pengajar, serta menyusun kurikulum yang memasukkan unsur kesenian khas Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, kehadiran ISI akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang seni dan budaya.

Pemkab Banyuwangi juga berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan lokasi, fasilitas, hingga kebutuhan sarana dan prasarana yang akan dibantu lewat anggaran daerah (APBD).

Baca Juga :  TENTUKAN Apakah Mesin Baru Tersebut Sebaiknya Dibeli Atau Tidak Dengan Menggunakan Metode NPV Dengan Tingkat Bunga Yang Relevan Adalah 14% Per Tahun

 

Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Hasan Basri, juga menyampaikan rasa syukurnya. Ia menyebut DKB siap mendukung penuh program ini, termasuk membantu promosi dan menjaring calon mahasiswa dari sanggar-sanggar seni di berbagai desa.

“DKB akan full memback-up program ini termasuk juga input mahasiswanya. DKB sudah getol sosialisasi, keliling ke sanggar-sanggar. Kita juga berencana lewat jalur pemerintah desa karena ini termasuk dukungan untuk membangun Banyuwangi di bidang kebudayaan,” urainya.

Berita Terkait

BAGAIMANA PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEJAK AWAL KEMUNCULAN HINGGA SAAT INI? SIMAK PEMBAHASANNYA BERIKUT INI!
Mengapa Urban Farming Cocok Sebagai Awal Karier Green Jobs Bagi Milenial Kota? Begini Penjelasannya!
Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!
Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!
Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Harta PPS dan Mengapa Penting bagi Wajib Pajak?
Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul? Begini Penjelasannya!
Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?
APA SARAN KAMU AGAR SEKOLAH BEBAS DARI KEKERASAN?

Berita Terkait

Sunday, 15 February 2026 - 11:49 WIB

BAGAIMANA PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEJAK AWAL KEMUNCULAN HINGGA SAAT INI? SIMAK PEMBAHASANNYA BERIKUT INI!

Saturday, 14 February 2026 - 10:32 WIB

Mengapa Urban Farming Cocok Sebagai Awal Karier Green Jobs Bagi Milenial Kota? Begini Penjelasannya!

Friday, 13 February 2026 - 17:35 WIB

Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!

Friday, 13 February 2026 - 14:34 WIB

Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!

Thursday, 12 February 2026 - 12:00 WIB

Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Harta PPS dan Mengapa Penting bagi Wajib Pajak?

Berita Terbaru