Penyebab Hutan Kalimantan Terbakar: Mengapa Paru-Paru Dunia Terus Membara?

- Redaksi

Friday, 21 August 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebab Hutan Kalimantan Terbakar

Penyebab Hutan Kalimantan Terbakar

SwaraWarta.co.id – Penyebab hutan Kalimantan terbakar merupakan masalah tahunan yang terus berulang dan membawa dampak serius bagi lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Kalimantan, yang dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia karena kekayaan vegetasinya, kerap terbungkus kabut asap tebal setiap kali musim kemarau tiba. Meski banyak yang mengira pemicu utamanya adalah terik matahari, kenyataannya situasi ini jauh lebih kompleks.

Fenomena bencana alam ini tidak terjadi begitu saja secara alami, melainkan melibatkan kombinasi antara ulah manusia dan kondisi ekosistem lokal yang memang rentan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Kebakaran Hutan di Kalimantan Selalu Berulang?

Kebakaran yang meluas di tanah Borneo hampir selalu memicu pertanyaan besar: mengapa peristiwa ini seperti tradisi tahunan yang sulit dihentikan? Jawabannya terletak pada dinamika pemanfaatan lahan dan karakteristik tanah di wilayah tersebut. Sebagian besar kebakaran justru bersumber dari aktivitas darat yang disengaja maupun kelalaian yang tak terkontrol.

Baca Juga :  Resep Tahu Gejrot Khas Bandung Enak Simpel

Pembedahan Faktor Pemicu Utama Kebakaran

Untuk memahami krisis ini secara menyeluruh, kamu perlu melihat beberapa poin penting yang menjadi pemicu berulangnya bencana asap ini:

  • Praktik Pembukaan Lahan Murah (Slash and Burn): Metode menebas dan membakar vegetasi masih menjadi pilihan favorit karena jauh lebih hemat biaya dan cepat dibandingkan menggunakan alat berat. Sayangnya, api dari pembukaan lahan skala kecil maupun industri sering kali merembet tanpa kendala.
  • Karakteristik Lahan Gambut yang Rawan: Kalimantan memiliki wilayah gambut yang sangat luas. Saat musim kemarau, lapisan gambut yang mengering menjadi bahan bakar yang sangat mudah terbakar. Uniknya, api di lahan gambut bisa menjalar di bawah permukaan tanah tanpa terlihat, sehingga sangat sulit dipadamkan dan bisa menyebar ke area lain tiba-tiba.
  • Pengeringan Gambut Lewat Kanal: Pembangunan kanal atau parit untuk mengeringkan lahan gambut agar bisa ditanami vegetasi komersial membuat permukaan tanah kehilangan kelembapan alaminya. Gambut yang kering secara drastis ini menjadi seperti spons penampung minyak yang siap meledak kapan saja saat terkena percikan api.
  • Dampak Cuaca Ekstrem dan El Niño: Iklim global yang kian tidak menentu turut mempeparah keadaan. Fenomena El Niño memicu kemarau panjang yang membuat kekeringan di Kalimantan makin parah, sehingga percikan api sekecil apa pun—seperti buangan puntung rokok bisa memicu kebakaran besar.
  • Pengawasan dan Penegakan Hukum: Luasnya wilayah Kalimantan membuat pengawasan terhadap aktivitas ilegal menjadi tantangan besar. Celah ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan secara sembarangan tanpa memikirkan konsekuensi lingkungan.
Baca Juga :  Viral Tarif Parkir Rp 50 Ribu di Kayutangan Heritage Malang, Warga Pertanyakan Kewajaran

Mengubah Pola dan Menjaga Ekosistem

Memahami pemicu masalah ini adalah langkah awal untuk mencari solusi permanen. Perlindungan lahan gambut melalui pembasahan kembali (rewetting) serta penerapan aturan hukum yang tegas terhadap pembakar hutan menjadi harga mati. Kalau kamu ingin melihat Kalimantan kembali hijau dan bebas dari kabut asap, edukasi serta kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan harus terus disuarakan dari sekarang.

 

Berita Terkait

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!
BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!
VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!
Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!
Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!
Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 11:36 WIB

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Saturday, 17 October 2026 - 08:12 WIB

Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran

Friday, 16 October 2026 - 08:30 WIB

Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!

Friday, 16 October 2026 - 07:50 WIB

BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!

Thursday, 15 October 2026 - 11:17 WIB

VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!

Berita Terbaru