Kenapa Disebut Gunung Anak Krakatau? Ini Alasan di Balik Namanya

- Redaksi

Sunday, 6 September 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenapa Disebut Gunung Anak Krakatau?

Kenapa Disebut Gunung Anak Krakatau?

SwaraWarta.co.id – Kenapa disebut Gunung Anak Krakatau merupakan pertanyaan yang sering muncul saat kita membahas sejarah vulkanologi di Indonesia.

Gunung api yang berdiri gagah di Selat Sunda ini memang punya daya tarik sekaligus rekam jejak sejarah yang luar biasa.

Namanya yang unik bukan sekadar julukan keren, melainkan cerminan langsung dari silsilah kelahirannya di alam.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asal-usul Nama Gunung Anak Krakatau

Untuk memahami alasan di balik penamaannya, kamu harus memutar waktu kembali ke tahun 1883. Pada tahun tersebut, dunia diguncang oleh letusan dahsyat Gunung Krakatau Purba. Dahsyatnya letusan itu bahkan menghancurkan sebagian besar tubuh gunung itu sendiri dan memicu gelombang tsunami besar.

Baca Juga :  Mengenal Makam Brawijaya 5, Raja Terakhir Majapahit

Setelah bencana legendaris tersebut, kawasan caldera Selat Sunda sempat tenang selama beberapa dekade. Namun, aktivitas vulkanik di bawah permukaan laut ternyata belum sepenuhnya mati.

Kelahiran dari Sisa-sisa Sang Induk

Pada tahun 1927, para nelayan dan peneliti mulai melihat kemunculan asap serta gelembung udara di titik bekas letusan 1883. Tak lama kemudian, sebuah pulau vulkanik baru muncul menembus permukaan laut.

Karena pulau dan gunung baru ini tumbuh tepat di bekas kaldera tempat Krakatau Purba pernah berdiri, para ahli dan masyarakat setempat menyepakati satu nama yang sangat pas: Anak Krakatau. Secara harfiah, gunung ini memang “anak” yang lahir dari sisa-sisa kehancuran sang induk.

Baca Juga :  JELASKAN Upaya-Upaya Yang Harus Dilakukan Pemerintah Untuk Memberikan Perlindungan HAM Atas Kasus Di Atas

Pertumbuhan Anak Krakatau yang Sangat Cepat

Hal yang membuat gunung ini semakin menarik perhatian dunia adalah kecepatannya dalam bertumbuh. Sejak kemunculan pertamanya pada dekade 1920-an, Anak Krakatau terus mengalami erupsi-erupsi kecil yang membentuk tubuhnya.

Karakteristik Vulkanik yang Unik

  • Pertumbuhan Tinggi: Dalam setahun, tinggi puncak gunung ini bisa bertambah rata-rata 4 hingga 6 meter akibat tumpukan material vulkanik.

  • Aktivitas Tanpa Henti: Berbeda dengan gunung api lain yang sering tertidur lama, gunung ini termasuk salah satu yang paling aktif di Indonesia.

  • Perubahan Bentuk: Erupsi besar pada akhir 2018 sempat membuat tubuhnya longsor dan menyusut signifikan, tetapi proses pembentukan material baru terus berjalan hingga kini.

Baca Juga :  Kisah Nabi Syuaib dan Orang-Orang Madyan

Sifatnya yang terus bertumbuh dan berubah inilah yang makin mempertegas posisinya sebagai “anak” yang sedang berproses menjadi dewasa secara geologis.

Makna Penting Anak Krakatau bagi Ilmu Pengetahuan

Bagi para ilmuwan dan peneliti internasional, kehadiran Anak Krakatau bukan cuma fenomena alam biasa. Gunung ini menjadi laboratorium alam yang sangat berharga untuk mempelajari bagaimana sebuah ekosistem baru terbentuk dari nol di atas lahan vulkanik yang steril.

Selain itu, pemantauan ketat terhadap gunung ini membantu para ahli memahami pola aktivitas magmatis di kawasan Cincin Api Pasifik. Kehadirannya mengingatkan kamu betapa dinamisnya bumi tempat kita tinggal.

Berita Terkait

Faktor-faktor Apa Saja yang Termasuk dalam Lingkungan Eksternal Organisasi? Yuk Disimak Penjelasannya Disini!
Matahari Terbenam Jam Berapa? Ini Cara Mudah Cek Jadwal Sunset Setiap Hari!
Arti Allahumma Barik: Makna, Waktu Penggunaan, dan Balasannya
Jelaskan Pancasila Sebagai Sumber Tata Tertib di Indonesia? Simak Pembahasannya Disini!
Apa Strategi yang Digunakan Agar Startup Berkembang Pesat? Ini Rahasia Scalability Tercepat
Mengenal Molding: Pengertian, Jenis, dan Detail Pekerjaannya
Menurut Kalian, Bagaimana Edukasi Seksual dapat Membantu Remaja Mengambil Keputusan yang Lebih Bijak dan Menjaga Diri dari Berbagai Risiko?
Cara Pembagian Bersusun Mudah dan Cepat untuk Anak Sekolah

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 12:09 WIB

Faktor-faktor Apa Saja yang Termasuk dalam Lingkungan Eksternal Organisasi? Yuk Disimak Penjelasannya Disini!

Sunday, 13 September 2026 - 09:21 WIB

Matahari Terbenam Jam Berapa? Ini Cara Mudah Cek Jadwal Sunset Setiap Hari!

Saturday, 12 September 2026 - 11:21 WIB

Jelaskan Pancasila Sebagai Sumber Tata Tertib di Indonesia? Simak Pembahasannya Disini!

Thursday, 10 September 2026 - 09:13 WIB

Apa Strategi yang Digunakan Agar Startup Berkembang Pesat? Ini Rahasia Scalability Tercepat

Tuesday, 8 September 2026 - 11:15 WIB

Mengenal Molding: Pengertian, Jenis, dan Detail Pekerjaannya

Berita Terbaru

Kangen Band Resmi Bubar

Berita

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:38 WIB