Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah

- Redaksi

Thursday, 19 March 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Hilal Harus 3 Derajat?

Mengapa Hilal Harus 3 Derajat?

SwaraWarta.co.id – Penentuan awal bulan dalam kalender Hijriah, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri, selalu menjadi momen yang dinanti oleh masyarakat di Indonesia.

Salah satu istilah yang sering muncul dalam sidang isbat adalah batas minimal ketinggian hilal.

Namun, muncul pertanyaan di benak banyak orang: mengapa hilal harus 3 derajat? Angka ini bukanlah angka sembarangan, melainkan hasil dari kesepakatan ilmiah dan astronomis yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum ibadah yang lebih akurat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan Ilmiah Mengapa Hilal Harus 3 Derajat

Secara astronomis, hilal adalah bulan sabit muda yang sangat tipis dan redup. Cahayanya sering kali kalah oleh pendaran cahaya matahari yang baru saja terbenam (syafaq).

Baca Juga :  Hilang dengan Kondisi Hamil 6 Bulan, Rekan Kerja Dokter Qory Ungkap Hal Ini!

Kriteria 3 derajat ini merujuk pada kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang diperbarui pada tahun 2021.

Sebelumnya, kriteria yang digunakan adalah ketinggian 2 derajat. Namun, berdasarkan evaluasi dan rekaman data pengamatan (rukyat) selama bertahun-tahun, hilal yang berada di bawah 3 derajat sangat sulit bahkan mustahil untuk dilihat dengan mata telanjang maupun alat bantu optik karena gangguan cahaya syafaq yang masih kuat.

Peran Elongasi dalam Visibilitas Hilal

Selain ketinggian, ada parameter lain yang tidak kalah penting, yaitu sudut elongasi sebesar 6,4 derajat. Elongasi adalah jarak sudut antara matahari dan bulan. Mengapa angka ini mendampingi syarat 3 derajat?

  1. Ketebalan Hilal: Semakin besar sudut elongasi, semakin tebal bagian bulan yang memantulkan cahaya matahari.
  2. Kontras Cahaya: Pada jarak 6,4 derajat, cahaya hilal dinilai sudah cukup kuat untuk “mengalahkan” cahaya latar belakang langit senja, sehingga secara empiris memungkinkan untuk dilaporkan sebagai hasil rukyat yang valid.
Baca Juga :  Kevin Diks Tiba di Indonesia: Menunggu Proses Naturalisasi untuk Bela Timnas

Harmonisasi Hisab dan Rukyat

Penerapan standar 3 derajat ini bertujuan untuk meminimalisir perbedaan antara metode hisab (perhitungan matematis) dan rukyat (pengamatan langsung). Dengan kriteria yang lebih tinggi dan moderat ini, potensi terjadinya “salah lihat” atau klaim melihat hilal yang ternyata adalah pantulan cahaya lain dapat dikurangi.

Memahami mengapa hilal harus 3 derajat membantu kita lebih menghargai upaya para ahli falak dalam menyatukan langkah umat Islam dalam menentukan hari-hari besar keagamaan secara lebih saintifik dan religius.

 

Berita Terkait

VIRAL! Ribuan Burung Gagak Berputar-Putar di Kota Israel, Apa Maknanya?
Panduan Lengkap Cara Bayar UTBK-SNBT 2026: Anti Ribet dan Cepat!
Pembelajaran Daring Batal: Dampak dan Solusi bagi Dunia Pendidikan
Apakah Samsat Buka Hari Ini? Cek Jadwal Terbaru dan Cara Mudah Bayar Pajak
Cara Bikin SKCK Via Online Terbaru 2026: Syarat dan Prosedur Lengkap
Cara Cek Status Penerima PKH Maret 2026: Panduan Lengkap dan Terbarunya
Jadwal Bansos PKH dan BPNT Cair Maret 2026: Pastikan Anda Terdaftar!
Kapan Bank Buka dan Kembali Beroperasional? Ini Jadwal Terbaru dan Informasi Penting

Berita Terkait

Thursday, 26 March 2026 - 14:56 WIB

VIRAL! Ribuan Burung Gagak Berputar-Putar di Kota Israel, Apa Maknanya?

Thursday, 26 March 2026 - 05:58 WIB

Panduan Lengkap Cara Bayar UTBK-SNBT 2026: Anti Ribet dan Cepat!

Wednesday, 25 March 2026 - 11:34 WIB

Pembelajaran Daring Batal: Dampak dan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Wednesday, 25 March 2026 - 09:42 WIB

Apakah Samsat Buka Hari Ini? Cek Jadwal Terbaru dan Cara Mudah Bayar Pajak

Wednesday, 25 March 2026 - 09:35 WIB

Cara Bikin SKCK Via Online Terbaru 2026: Syarat dan Prosedur Lengkap

Berita Terbaru

Cara Download Ragnarok Origin Classic

Teknologi

Cara Download Ragnarok Origin Classic: Nostalgia di Genggaman!

Thursday, 26 Mar 2026 - 15:02 WIB