Diduga Depresi, Pria di Bali Nekat Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

- Redaksi

Thursday, 1 February 2024 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gantung diri (Dok. Istimewa) / Adegan tidak untuk ditiru 

SwaraWarta.co.id – Pria bernama I Ketut Sudiasa yang berusia 23 tahun ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di rumahnya di Banjar Dinas Kemoning, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem pada Selasa (30/1/2024). 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaannya adalah bahwa dia mengalami depresi yang sangat parah sehingga membuatnya nekat untuk bunuh diri. 

“Saat pagi hari seperti biasa korban ini dibangunkan oleh ibunya di kamar,” Ungkap Kanit Reskrim Polsek Bebandem, Ipda I Gede Alit.

“Sempat dipanggil, tapi tidak ada jawaban. Akhirnya ibunya memberitahu suaminya,” kata I Gede Alit

Ayah korban pertama kali mengetahui kejadian ini sekitar pukul 05.00 pada hari Selasa, ketika dia tidak melihat putranya di kamarnya dan menemukan sepeda motornya terparkir di luar rumah. 

Baca Juga :  Menjelang Musim Oscar 2025: Pertanyaan Penting yang Masih Belum Terjawab

Setelah melakukan pencarian di sekitar rumah dan salah satu temannya, ayahnya menemukan putranya tergantung di pohon alpukat di kandang sapi mereka. 

“Di sana korban dilihat sudah dalam posisi gantung diri di pohon alpukat,” terangnya.

Polisi dan tim medis segera datang ke lokasi dan mengkonfirmasi bahwa korban meninggal karena mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri

 “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban meninggal karena gantung diri,” sebutnya.

Motifnya diduga karena depresi yang dialaminya mengenai masalah ekonomi.

Berita Terkait

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Berita Terbaru