Susu Mbok Darmi Ajak Masyarakat Dukung Peternak Lokal dan Penuhi Gizi Anak Bangsa

- Redaksi

Tuesday, 3 June 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susu Mbok Darmi (Dok. Ist)

Susu Mbok Darmi (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Merek susu olahan pasteurisasi, Susu Mbok Darmi, mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih banyak mengonsumsi susu sekaligus mendukung peternak lokal.

CEO Susu Mbok Darmi, Dhony Pratama, mengatakan bahwa minum susu bukan hanya baik untuk kesehatan tubuh, tapi juga membantu kesejahteraan peternak lokal yang memasok susu segar ke berbagai daerah.

“Kami percaya bahwa meningkatkan konsumsi susu tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga mendukung kesejahteraan peternak lokal yang menjadi tulang punggung produksi susu segar di Indonesia,” kata CEO Susu Mbok Darmi Dhony Pratama dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk merayakan Hari Susu Sedunia, Susu Mbok Darmi membagikan 1.000 cup susu segar secara gratis di acara Car Free Day di Jakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk nyata dalam mendukung peningkatan konsumsi protein hewani serta menunjukkan kepedulian terhadap peternak lokal.

Baca Juga :  Kalender Jawa Februari 2025: Weton dan Penanggalan Hariannya

Dhony menambahkan, konsumsi susu di Indonesia masih tergolong rendah. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, rata-rata konsumsi susu per orang di Indonesia hanya 16,27 kilogram per tahun. Jumlah ini masih jauh dibanding negara tetangga seperti Malaysia (36,2 kg) dan Thailand (22,2 kg).

Ia juga mengutip sebuah penelitian dari Journal of Dairy Science yang menyatakan bahwa konsumsi susu secara rutin bisa membantu membentuk massa tulang saat masa pertumbuhan.

Jika kekurangan kalsium sejak kecil, risiko terkena osteoporosis dan patah tulang di usia tua bisa meningkat.

Namun, produksi susu segar di dalam negeri masih belum mencukupi kebutuhan nasional. Menurut BPS, baru 22 persen kebutuhan susu yang dipenuhi dari produksi lokal. Sisanya, sekitar 78 persen masih harus diimpor dari luar negeri.

Baca Juga :  Apa Manfaat yang Dirasakan Ketika Batik Semakin Dikenal? Temukan Jawabannya!

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, turut mendukung langkah Susu Mbok Darmi. Ia mengatakan bahwa akses terhadap susu segar harus dijaga karena merupakan bagian dari pemenuhan hak anak atas makanan bergizi.

Agustinus juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan peternak lokal adalah bentuk nyata dari komitmen untuk menghadirkan produk berkualitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Selama 12 tahun terakhir, kami memiliki komitmen berkolaborasi dengan peternak lokal. Bagi kami, ini bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan langkah nyata,” kata Agustinus.

Berita Terkait

Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV
Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat
Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Anxiety, Gejala, dan Cara Mengatasinya
5 Cara Cepat Menyembuhkan Sariawan yang Ampuh dan Mudah Dilakukan
Di Balik Layar: Alasan Psikologi Orang Tidak Posting Foto di Media Sosial
Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Dulu? Simak Penjelasan Lengkapnya!
Apakah Sholat Jumat Bisa Dijamak? Simak Penjelasan Lengkap Hukum Fiqihnya
7 Tips Menyambut Tahun Baru agar Lebih Positif dan Produktif

Berita Terkait

Wednesday, 21 January 2026 - 17:05 WIB

Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV

Tuesday, 20 January 2026 - 16:08 WIB

Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat

Saturday, 17 January 2026 - 14:24 WIB

Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Anxiety, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Friday, 16 January 2026 - 10:33 WIB

5 Cara Cepat Menyembuhkan Sariawan yang Ampuh dan Mudah Dilakukan

Thursday, 15 January 2026 - 15:09 WIB

Di Balik Layar: Alasan Psikologi Orang Tidak Posting Foto di Media Sosial

Berita Terbaru

Apa Ciri Khas dari Gotong Royong

Pendidikan

Mengenal Budaya Luhur Bangsa: Apa Ciri Khas dari Gotong Royong?

Friday, 23 Jan 2026 - 10:08 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet

Teknologi

Cara Ganti Nama di Google Meet dengan Mudah dan Cepat

Friday, 23 Jan 2026 - 10:01 WIB

 Cara Menghadapi Krisis Dunia

Ekonomi

4 Strategi Tepat Cara Menghadapi Krisis Dunia

Friday, 23 Jan 2026 - 09:52 WIB