Mengapa Pembelajaran Perlu Secara Holistik Melibatkan Guru dalam Olah Hati, Olah Rasa, Olah Pikir dan Olah Raga?

- Redaksi

Sunday, 20 July 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Pembelajaran Perlu Secara Holistik Melibatkan Guru dalam Olah Hati, Olah Rasa, Olah Pikir dan Olah Raga?

Mengapa Pembelajaran Perlu Secara Holistik Melibatkan Guru dalam Olah Hati, Olah Rasa, Olah Pikir dan Olah Raga?

SwaraWarta.co.id – Mengapa pembelajaran perlu secara holistik melibatkan guru dalam olah hati, olah rasa, olah pikir dan olah raga? Dalam dunia pendidikan modern, konsep pembelajaran holistik semakin mendapatkan pengakuan.

Ini bukan sekadar tentang penyerapan materi pelajaran, melainkan sebuah pendekatan komprehensif yang bertujuan mengembangkan potensi siswa secara utuh.

Kunci keberhasilan pendekatan ini terletak pada peran aktif guru dalam mengintegrasikan olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga ke dalam proses belajar mengajar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa keterlibatan aktif guru dalam keempat aspek ini, pembelajaran holistik hanya akan menjadi jargon tanpa makna.

Pertama, olah hati dan olah rasa melibatkan pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual siswa.

Baca Juga :  NASI Jelek Teka-Teki MPLS, Inilah Arti dan Jawaban Nasi Jelek Teka-Teki MPLS 2025

Guru yang peduli dan empatik dapat menciptakan lingkungan kelas yang aman dan mendukung, tempat siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk belajar.

Melalui interaksi yang tulus, guru dapat membantu siswa memahami dan mengelola emosi mereka, mengembangkan rasa empati, serta membangun karakter yang kuat.

Ini termasuk mengajarkan nilai-nilai moral, kejujuran, dan integritas yang menjadi dasar bagi pembentukan pribadi yang utuh.

Selanjutnya, olah pikir adalah inti dari proses pendidikan formal, di mana guru memfasilitasi pengembangan kemampuan kognitif siswa. Ini mencakup kemampuan berpikir kritis, analitis, kreatif, dan pemecahan masalah.

Guru tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membimbing siswa untuk mengolah informasi, mempertanyakan asumsi, dan merumuskan ide-ide baru. Keterlibatan guru dalam olah pikir memastikan bahwa siswa tidak hanya menghafal, tetapi benar-benar memahami dan mampu menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks.

Baca Juga :  Bagaimana Anda Melakukan Perencanaan Program Selama ini untuk Satuan Pendidikan?

Terakhir, olah raga seringkali dianggap terpisah dari akademik, padahal ini adalah komponen krusial dalam pembelajaran holistik. Guru yang mendorong aktivitas fisik memahami bahwa kesehatan jasmani sangat mempengaruhi kesehatan mental dan kemampuan belajar.

Melalui kegiatan olahraga, siswa belajar disiplin, kerjasama, sportivitas, dan ketahanan. Guru dapat mengintegrasikan aktivitas fisik ringan atau permainan edukatif yang melibatkan gerakan, sehingga proses belajar menjadi lebih dinamis dan menyenangkan.

Singkatnya, peran guru dalam pembelajaran holistik sangat fundamental. Mereka adalah arsitek yang merancang pengalaman belajar yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter dan kesehatan siswa.

Dengan melibatkan diri secara menyeluruh dalam olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga, guru menciptakan generasi yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga sehat secara fisik dan mental, serta memiliki integritas dan empati. Pembelajaran holistik yang melibatkan guru secara penuh adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa yang lebih cerah.

Baca Juga :  Jelaskan Secara Singkat Apa yang Dilakukan dan Dipelajari Calon Guru Penggerak? Simak Inilah Penjelasannya!

 

Berita Terkait

Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H
Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah
KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru
Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!
Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!
JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan
Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!
130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Berita Terkait

Sunday, 22 February 2026 - 17:12 WIB

Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah

Sunday, 22 February 2026 - 17:09 WIB

KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru

Saturday, 21 February 2026 - 14:51 WIB

Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!

Saturday, 21 February 2026 - 14:37 WIB

Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!

Friday, 20 February 2026 - 21:04 WIB

JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan

Berita Terbaru