Juru Bicara Timses Pemenang Anies-Muhaimin Bantah Anies Sering Menempatkan ‘Ordal’ di TGUPP

- Redaksi

Tuesday, 19 December 2023 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Timses Anies-Muhaimin bantah tudingan ordal dalam TGPUPP
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Juru Bicara Timses Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Angga Putra Fidrian, membantah pernyataan mantan jubir Anies-Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta 2017.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggawira yang menuduh bahwa Anies sering menempatkan ‘ordal‘ di Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). 

Menurut Angga, anggota TGUPP bukanlah orang-orang titipan Anies dan mereka mengikuti proses seleksi terbuka atau open recruitment.

“Tentu [bukan Ordal], karena itu kan ada panselnya. Mau masuk BUMD di Jakarta ada panselnya, lewat seleksi juga. Di TGUPP juga masuknya lewat open recruitment,” kata Angga di Rumah Pemenangan Timnas AMIN, Menteng, Jakarta, Senin (18/12).

Baca Juga :  Tragedi Mencekam: 5 Tokoh Politik Top Dunia Tewas Terbunuh! Siapakah Mereka?

“Masa orang yang merumuskan JakLingko itu terus yang masuknya orang yang enggak ngerti JakLingko, kan enggak mungkin. Dari itu aja enggak masuk di akal. Tapi karena dia punya kompetensi, dia punya kapabilitas dia bisa ikut masuk,” sambungnya.

Angga mengatakan bahwa permasalahan mengenai ‘orang dalam’ yang disinggung oleh Anies dalam debat capres pertama kini berusaha diubah arahnya. 

Dirinya menjelaskan bahwa Anies menyuarakan masalah ini untuk menunjukkan bahwa ada pihak-pihak yang mempengaruhi kebijakan negara.

Terkait dengan TGUPP, Angga mengatakan bahwa keberadaannya adalah hal yang biasa dalam membentuk sebuah pemerintahan.

“Justru itu praktek yang harus dimiliki semua pemerintah daerah atau pemerintah karena ada orang-orang yang punya kemampuan untuk menerjemahkan,”

Baca Juga :  Tabrakan Mitsubishi Xpander dan Ferrari di PIK, Polisi Selidiki Penyebabnya

 TGUPP ini serupa dengan UKP4, KSP, dan Tim Akselerasi Pembangunan di Jawa Barat.

Sebelumnya, mantan jubir Anies-Sandiaga saat Pilgub DKI Jakarta 2017, Anggawira, menuding bahwa beberapa instansi di DKI Jakarta dipenuhi oleh ‘ordal’.

Hal ini terjadi saat Anies menjabat sebagai gubernur. Ia memberikan contoh keberadaan ‘ordal’ Anies di TGUPP dan beberapa BUMD.

Sebagai mantan jubir Anies-Sandi Pilgub DKI Jakarta 2017, Anggawira mengaku melihat bahwa apa yang disampaikan oleh Anies dalam debat capres pertama tidak sesuai dengan fakta.

“Bahkan bukan hanya di TGUPP karena di dalam penentuan komisaris di BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) ada orang-orang dalam, dan timses yang masuk,” jelas Anggawira pada keterangannya, Sabtu (16/12).

Berita Terkait

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026
Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru
Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Berita Terkait

Thursday, 29 January 2026 - 15:40 WIB

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Thursday, 29 January 2026 - 15:08 WIB

Cara Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap dan Link Terbaru

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Berita Terbaru

Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Berita

Inilah 12 Orang Terkaya di Dunia di Tahun 2026

Thursday, 29 Jan 2026 - 15:40 WIB

Cara Beli Perak untuk Investasi

Ekonomi

Cara Beli Perak untuk Investasi: Panduan Cerdas bagi Pemula

Thursday, 29 Jan 2026 - 15:14 WIB