KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil Terkait Kasus Korupsi di Bank BJB, Turut Sita Hal Ini

- Redaksi

Thursday, 13 March 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini melakukan penggeledahan di rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), sehubungan dengan penyelidikan kasus korupsi yang melibatkan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

“Pastinya, kalau soal disita atau tidak, pasti ada ya, beberapa dokumen, kemudian beberapa barang. Itu ada prosesnya, sedang dikaji, sedang diteliti oleh para penyidik,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di gedung ACLC KPK, Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen dan barang yang diduga terkait dengan perkara yang sedang ditangani, meskipun pihak KPK belum merinci secara detail apa saja yang disita.

“Memang tidak banyak, tapi setidaknya itu hal-hal yang relevan dengan penanganan perkara yang sekarang ditangani,” tambahnya.

Menurut Setyo, salah seorang pejabat KPK, dokumen dan barang yang disita saat ini masih dalam proses penelitian untuk memastikan keterkaitannya dengan kasus korupsi yang melibatkan Bank BJB.

“Ya sementara kan pasti dikaji ya segala sesuatunya itu tidak serta-merta gitu. Diteliti, dilihat, gitu. Nanti kalau memang nggak ada relevansinya, pasti dikembalikan. Tapi yang ada nanti pasti akan diikutkan,” sebutnya.

Kasus ini diperkirakan menimbulkan kerugian negara yang mencapai ratusan miliar rupiah.

KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Korupsi yang terjadi di Bank BJB diduga berkaitan dengan proyek pengadaan iklan yang dikelola oleh pihak bank.

Baca Juga :  Dosen UGM Tanggapi Kekerasan Terhadap Wartawan saat Demo hingga Sebut Fakta Ini

Ridwan Kamil, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, turut terseret dalam kasus ini.

Penggeledahan di rumah Ridwan Kamil dilakukan pada Senin, 10 Maret, di Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya penyidik untuk menggali bukti-bukti lebih lanjut dalam kasus ini. Proses penyidikan masih berlangsung, dan KPK terus bekerja untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam praktik korupsi di Bank BJB.

Kasus ini mendapat perhatian publik karena melibatkan tokoh penting seperti Ridwan Kamil, yang dikenal sebagai mantan gubernur yang cukup populer di Jawa Barat

. Pihak KPK akan terus melanjutkan penyelidikan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kasus ini dapat dipertanggungjawabkan sesuai hukum.

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul
Iran Deklarasi Siap Perang Hadapi Amerika Serikat: Analisis Ketegangan yang Memanas
KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1
JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar
Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya
Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat
Pasukan NATO Dikerahkan ke Greenland: Bentuk Solidaritas Hadapi Ambisi Amerika Serikat
Kenapa BNPT Tahap 4 Belum Cair? Berikut ini Alasan Utamanya!

Berita Terkait

Saturday, 17 January 2026 - 11:05 WIB

Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul

Friday, 16 January 2026 - 15:47 WIB

KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1

Friday, 16 January 2026 - 15:42 WIB

JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar

Friday, 16 January 2026 - 15:36 WIB

Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya

Friday, 16 January 2026 - 14:29 WIB

Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru

Entertainment

Ketika Ranika Belajar Merelakan Cinta yang Tak Direstui

Saturday, 17 Jan 2026 - 14:14 WIB