Bahtsul Masail NU Jatim Tetapkan Yogurt Haram, Ternyata ini Alasannya!

- Redaksi

Friday, 29 September 2023 - 05:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Yougrut dianggap haram lantaran mengandung karimin. (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id Bahtsul Masail NU Jatim resmi menetapkan bahwa Yogurt sebagai produk olahan yang haram. Hal ini lantaran mengandung bahan Karmin. Karimin merupakan bahan makanan yang terbuat dari bangkai.

Keputusan tersebut didasarkan pada aspek agama dan juga hukum-hukum dalam Islam. Bukan hanya produk yogurt, terdapat beberapa olahran makanan yang diduga mengandung karmin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produk tersebut mulai dari jelly, susu, hingga permen hingga beberapa makanan bewarna merah. Menurut KH Romadlon Chotib selaku Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)  karmin ditandai dengan kode E-120. 

Karmin sendiri merupakan pewarna yang kerap ditemukan dalam produk olahan makanan hingga make up. 

Baca Juga :  Menggagahi Anak Tirinya, BS Ditangkap Polisi Kemayoran

KH. Ramadlon Chotib menghimbau untuk menghindari produk-produk yang mengandung bahan berupa karimin. Dalam konferensi  yang dilakukanya hasil dari Bahtsul Masail LBMNU, menetapkan yougrut haram menurut imam Syafi’i. 

Seperti yang diketahui bahwa pihak Bahtsul Masail LBMNU menganut dan menjunjung tinggi nilai-nilai madzhab Syafi’iyah.

Alim ulama sendiri juga selalu berupaya untuk menghindari penggunaan bahan pewarna karimin. Hal ini untuk menjauhi beberapa hal yang haram. Hal yang haram membuat hati susah dikendalikan. 

Menghadiri beberapa hal yang haram merupakan salah satu upaya untuk mencari keberkahan dan ketenangan dalam hidup.

Keberkahan hidup tersebut mengacu pada perilaku dan beberapa hal yang halal akan membawa ketenangan dan juga kedamaian. 

Baca Juga :  150 Kader PDIP Memilih Mundur, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo

Menurut KH.Ramadlon Chotib, orang yang terbiasa mengonsumsi makanan haram akan memiliki hati keras.

Hal inilah yang menguat keputusan dari LBMNU harus menjadi pusat perhatian banyak pihak. Keputusan yang telah ditetapkan memiliki peran dan pengaruh penting dalam aspek kehidupan bermasyarakat. 

Terlebih LBMNU merupakan salah satu bagian dari perjuangan Nahdlatul Ulama. Dalam menjalankan proses bahtsul masail, setidaknya terdapat 30 kitab turats yang dikaji. 

KH.Ramadlon Chotib menjelaskan, bahwa setiap permasalahan harus didasarkan pada kitab-kitab klasik. Bahtsul masail menetapkan bangkai serangga haram dikonsumsi seperti yang terdapat pada yougrut. 

Hal ini lantaran bangkai serangga diklaim menjijikan dan najis. Namun hal ini berbeda dengan pendapat madzhab Maliki. Menurut madzhab Syafi’i, penggunaan kosmetik atau make up dengan bahan karimin bersifat haram. 

Baca Juga :  Cara Cek Berkode Skintific! Ternyata Semudah Ini

Hal ini lantaran dalam produk tersebut terdapat  najis. Namun, imam Imam Abi Hanifah, Imam Malik dan Imam Qoffal mengungkapkan bahwa hukum karimin halal. Hal ini lantaran serangga tersebut tidak memiliki darah busuk. 

Karimin sendiri sudah digunakan sebagai pewarna makanan sejak abad ke 16. Tepatnya pada zaman zaman suku Aztec.

Berita Terkait

Panduan Lengkap Cara Daftar BPTI Terbaru 2026 dengan Mudah
Pengumuman AKMIL 2026: Pendaftaran, Syarat, dan Tahapan Seleksi Calon Perwira TNI AD
Cara Mengisi SKP di e-Kinerja BKN Terbaru, Gampang dan Bebas Ribet!
Kapan Lebaran 2027? Ini Prediksi dan Penjelasan Informasinya!
Resmi! Pedagang Online Kena Potongan Pajak Lewat Marketplace
PKH Tahap 2 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Ceknya
Pengumuman Unsoed Mandiri 2026: Jadwal, Syarat, dan Jalur Pendaftaran
Cara Daftar Magang Pemerintah Tanpa Ribet, Yuk Intip Rahasia Lolosnya!

Berita Terkait

Friday, 3 July 2026 - 16:46 WIB

Panduan Lengkap Cara Daftar BPTI Terbaru 2026 dengan Mudah

Thursday, 2 July 2026 - 13:30 WIB

Cara Mengisi SKP di e-Kinerja BKN Terbaru, Gampang dan Bebas Ribet!

Thursday, 2 July 2026 - 10:31 WIB

Kapan Lebaran 2027? Ini Prediksi dan Penjelasan Informasinya!

Thursday, 2 July 2026 - 10:25 WIB

Resmi! Pedagang Online Kena Potongan Pajak Lewat Marketplace

Thursday, 2 July 2026 - 10:01 WIB

PKH Tahap 2 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Ceknya

Berita Terbaru