Masyarakat Baduy Tidak Khawatir Kemarau Panjang, Ternyata Ini Alasannya

- Redaksi

Thursday, 21 September 2023 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terungkap Ini Alasan Masyarakat Baduy Tidak Takut Kemarau Panjang
(IG/ coklat_jerami)

SwaraWarta.co.id- Di tengah masyarakat yang khawatir terkait kemarau panjang, justru masyarakat Baduy merasa santai. Padahal kemarau membuat sejumlah pihak turut merasakan dampak seperti ketersediaan air bersih menipis hingga mahalnya kebutuhan seperti beras. 

Alih-alih merasa khawatir, justru masyarakat Baduy merasa tenang lantaran memiliki ketersediaan beras untuk 10 tahun mendatang. Masyarakat Baduy yang terletak di desa Kenekes, Lebak Banten ini sudah tidak mendapat hujan selama hampir 4 bulan. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu membuat sejumlah aktivitas pekerjaan utama yakni bertani mengalami penurunan secara drastis. Bahkan hasil panen padi di daerah tersebut juga ikut merosot akibat kemarau panjang yang tidak kunjung usai. 

Baca Juga :  Terseret Kasus Uang Palsu, Staff UIN Alauddin Makassar Meninggal Dunia

Meskipun kemarau terjadi, masyarakat Baduy tetap melakukan aktivitas menanam padi. Terlepas dari hasilnya yang kurang maksimal. Kepala desa setempat mengatakan bahwa masyarakat Baduy tidak khawatir terkait ketersediaan beras dilingkungan tersebut. 

Pasalnya setiap masyarakat Baduy telah memiliki ketersediaan beras yang bisa digunakan dalam kurun waktu panjang. Masing-masing masyarakat mempunyai leuit satu. Yang mana leuit tersebut mampu menyediakan kebutuhan beras selama 100 tahun. 

“Kami menyimpan padi di leuit (lumbung) setiap warga minimal punya satu, dan satu leuit bisa mencukupi hingga 100 tahun,” ungkap Saija selaku kepala desa Kenekes kepada awak media. 

Menariknya padi yang disimpan pada leuit atau lumbung bisa bertahan selama ratusan tahun tanpa mengalami kerusakan sedikitpun. Hal ini lantaran padi yang ditanam oleh masyarakat Baduy tanpa mengandung bahan kimia berbahaya. 

Baca Juga :  Tips Membuat CV untuk Melamar Pekerjaan Online

“Jadi padinya awet, asal jangan bocor saja leuitnya,” sambungnya. 

Satu lumbung yang berukuran kecil mampu menampung hingga 500 ikat padi. Sementara lumbung dengan ukuran besar bisa menampung hingga ribuan ikat padi. Padi tersebut bisa bertahan hingga bertahun-tahun asalkan lumbungnya tidak mengalami kebocoran. 

Hingga berita ini dimuat terdapat sekitar 7.000 lumbung yang tersebar di berbagai wilayah Baduy. Lumbung padi tersebut setidaknya telah dimiliki sekitar 3.000 kepala keluarga masyarakat Baduy. 

Kepala desa setempat mengatakan bahwa masyarakat Baduy tidak pernah menjual padi hasil panennya. Hal ini lantaran ada larangan dari adat istiadat setempat. Padi tersebut akan diolah saat terdapat acara hajatan maupun momen-momen tertentu. 

Baca Juga :  Mudik Gratis Lebaran 2025: Pemprov Jabar Buka Pendaftaran, Cek Jadwal dan Rutenya!

Sementara dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Baduy akan menyisihkan sedikit hasil panen untuk pemenuhan kebutuhan pangan. Hal ini berlaku sampai dengan masa panen berikutnya.

Berita Terkait

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal
JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!
Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026
Penyebab dan Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan
Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui
Terungkap! Penyebab Kantor Grib Jaya Terbakar di Kawasan Jakarta Barat
Gus Kikin Itu Siapa? Simak Rekam Jejak Karier dan Profil Singkatnya!
Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 14:56 WIB

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Friday, 4 September 2026 - 09:31 WIB

JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!

Thursday, 3 September 2026 - 09:38 WIB

Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026

Wednesday, 2 September 2026 - 09:51 WIB

Penyebab dan Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan

Tuesday, 1 September 2026 - 11:03 WIB

Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui

Berita Terbaru

Cara Restart iPhone

Teknologi

Cara Restart iPhone dengan Mudah dan Cepat untuk Semua Tipe

Friday, 4 Sep 2026 - 11:09 WIB

4 Prinsip Geografi

Pendidikan

4 Prinsip Geografi yang Perlu Kamu Ketahui

Friday, 4 Sep 2026 - 09:12 WIB