Sejarah Singkat Kesenian Debus yang diiringi Atraksi Berbahaya

- Redaksi

Saturday, 10 February 2024 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pertunjukan tari debus atau atraksi debus
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Kesenian debus adalah sebuah kesenian bela diri asli masyarakat Sunda Banten yang berasal dari Provinsi Banten. 

Kesenian debus telah menyebar ke wilayah Parahyangan. Biasanya, kesenian ini mempertunjukkan kemampuan manusia untuk kebal terhadap senjata tajam, air keras, dan masih banyak lagi. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awal mula dari kesenian debus ini dapat ditelusuri pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin dari Banten pada abad ke-16 (1532-1570). 

Pada masa pemerintahan Ageng Tirtayasa dari Banten (1651-1692), debus menjadi alat untuk memompa semangat juang rakyat Banten untuk melawan penjajah Belanda. 

Saat ini, kesenian debus merupakan perpaduan antara seni tari dan suara.

Baca Juga :  Full Video Xysil Viral! Percakapan “Kasur Berisik” Jadi Sorotan, Netizen Heboh Cari Versi Lengkapnya

Deretan Atraksi Kesenian Debus

Beberapa pertunjukan kesenian debus yang sering dipertunjukkan antara lain:

  • Menusuk perut dengan tombak atau senjata tajam lainnya tanpa terluka.
  • Mengiris bagian tubuh dengan pisau atau golok.
  • Memakan api.
  • Menusukkan jarum kawat ke lidah, kulit pipi, atau anggota tubuh lainnya hingga menembus tanpa menimbulkan darah.
  • Menyiram tubuh dengan air keras sehingga pakaian yang dikenakan menjadi hancur, tetapi kulit tetap utuh.
  • Menggoreng telur di atas kepala.
  • Membakar tubuh dengan api.
  • Menaiki atau menduduki susunan golok tajam.
  • Bergulingan di atas pecahan kaca atau beling.

Debus lebih dikenal sebagai kesenian asli masyarakat Banten yang telah berkembang sejak abad ke-18. 

Baca Juga :  SEBUAH Warehouse Ingin Membuat Standar Kerja Untuk Aktivitas Bongkar Muat Agar Bisa Memperbaiki Performance Kinerjanya, Manajer Gudang Menilai

Namun, kesenian ini sudah ada sejak abad ke-16 ketika pemerintahan Maulana Hasanuddin dari Banten (1532-1570) dan dikenal oleh masyarakat Banten sebagai salah satu cara penyebaran agama Islam. 

Beberapa orang juga menyebut bahwa debus berasal dari daerah Timur Tengah bernama Al-Madad yang diperkenalkan ke Banten sebagai salah satu cara penyebaran Islam pada waktu itu. 

Ada juga yang menyebutkan bahwa debus berasal dari tarekat Rifa’iyah Nuruddin al-Raniri yang masuk ke Banten oleh para pengawal Cut Nyak Dien (1848-1908).[2][3][4]

Berita Terkait

Menurut Pendapat Anda, Bagaimana Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Jaringan dapat Membantu Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar?
Mengapa ASN Perlu Memahami Konsep Kotak Sembilan untuk Pengembangan Karier? Simak Penjelasannya!
Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Bakteri? Begini Pembahasannya Secara Lengkap!
Mengapa Hak dan Kewajiban Harus Dilaksanakan Secara Seimbang? Mari Kita Bahas!
Mengapa Siswa SD Sering Mengalami Kesulitan Memahami Hubungan antara Persen dan Perbandingan? Jelaskan Analisis Anda!
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Simak Pembahasannya!

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 06:12 WIB

Menurut Pendapat Anda, Bagaimana Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Jaringan dapat Membantu Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar?

Friday, 6 November 2026 - 13:29 WIB

Mengapa ASN Perlu Memahami Konsep Kotak Sembilan untuk Pengembangan Karier? Simak Penjelasannya!

Friday, 6 November 2026 - 11:13 WIB

Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Bakteri? Begini Pembahasannya Secara Lengkap!

Friday, 6 November 2026 - 09:22 WIB

Mengapa Hak dan Kewajiban Harus Dilaksanakan Secara Seimbang? Mari Kita Bahas!

Monday, 2 November 2026 - 11:00 WIB

Mengapa Siswa SD Sering Mengalami Kesulitan Memahami Hubungan antara Persen dan Perbandingan? Jelaskan Analisis Anda!

Berita Terbaru