Pedagang Tanah Abang Mengeluh Omsetnya Menurun

- Redaksi

Wednesday, 20 September 2023 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjualan di tanah Abang mengalami penurunan 
( IG/ katadatacoid )

SwaraWarta.co.id– Teten Masduki selalu menteri koperasi dan UMKM mengungkapkan bahwa sejumlah pedangan di tanah Abang mengalami penurunan omset. Bahkan menurut Teten penurunan tersebut bisa bersifat permanen jika tidak ada penanganan. 

Penurunan omset penjualan di tanah Abang terjadi lantaran produk yang ditawarkan kalah saing dengan produk impor yang dibanderol dengan Harga terlalu murah. Pernyataan tersebut diutarakan oleh Teten usai melakukan peninjauan di Tanah Abang.

“Tadi saya diskusi dengan PD Pasar Jaya, memang ini terjadi penurunan dan kemungkinan bisa permanen penurunannya,” jelas Teten seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga :  Jasad Seorang Pria ditemukan di Dalam Mobil Depan Pasar Dolopo

Meskipun begitu ada beberapa momen dimana tanah Abang mengalami peningkatan omset. Biasanya kenaikan omset penjualan tanah Abang terjadi saat momen idul Fitri, idul adha, akhir tahun. Namun peningkatan omset tersebut juga tidak sebanding dengan penurunan penjualan 

Rata-rata pedagang tanah Abang akan mengalami penurunan omset di atas 50%. Penurunan tersebut terjadi pada pedagang dengan berbagai macam jenis dagangan mulai dari kebutuhan pokok, makanan, pakaian, dan lain-lain. 

Penurunan ini juga dipicu oleh perpindahan media jualan menjadi sistem online. Hal ini membuat penjualan offline atau berdagang secara langsung mengalami penurunan pembelian. Seperti yang diketahui belakangan memang ramai sekali penjualan secara online. 

Pihak pedagang dj Tanah Abang sendiri sebenarnya juga sudah mulai transformasi dengan cara berjualan online. Namun hal tersebut tampaknya tidak membuahkan hasil lantaran tidak bisa bersaing. Terlebih saat ini banyak publik figur yang memilih berjualan secara online. 

Baca Juga :  Ngaku Keturunan Kiai Hasan Besari, Keluarga Gus Miftah Bilang Begini

“Ternyata mereka juga sudah melakukan transformasi, mereka jualan-jualan online tapi mereka tidak bisa bersaing,” ujar Teten. 

Belakangan memang banyak publik figur yang memilih untuk berjualan online dengan menawarkan berbagai macam barang. Hal ini tentu saja membuat pedagang kecil hingga UMKM mengalami penurunan omset

Banyaknya publik figur yang memanfaatkan media online seperti live tik tok sambil berjualan juga memancing reaksi pro kontra dari sejumlah warganet. Sejumlah warganet merasa kasihan terhadap UMKM dan pedagang lain yang tergeser dagangannya. 

Teten sendiri juga menjelaskan bahwa merosotnya penjualan di tanah Abang bukan hanya tergeser oleh jualan online. Namun hal tersebut juga dipicu oleh banyaknya barang impor atau barang luar negeri yang dijual dengan memanfaatkan situs e-commerce berharga murah. 

Baca Juga :  Banjir Menerjang Tiga Kecamatan di Bone Bolango, Gorontalo

Selanjutnya Teten mengungkapkan bahwa pemerintah akan berupaya untuk mencari solusi untuk mengatasi penurunan omset di tanah Abang.

Berita Terkait

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Tuesday, 15 September 2026 - 10:05 WIB

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

Tuesday, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Berita Terbaru

Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis

Teknologi

3 Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis yang Aman dan Legal

Tuesday, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa

Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 09:52 WIB