Cerita Pesugihan Paling Terkenal di Jawa Timur, Mistis dan Tradisi Kekayaan

- Redaksi

Wednesday, 11 October 2023 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cerita Pesugihan Paling Terkenal di Jawa Timur

SwaraWarta.co.id Pesugihan, praktik mistis yang berhubungan dengan upaya mendapatkan kekayaan melalui kerjasama dengan makhluk halus, telah menjadi bagian dari budaya Jawa Timur

Cerita-cerita pesugihan yang terkenal di wilayah ini mencerminkan kayaan budaya dan kepercayaan masyarakat. Berikut adalah tiga cerita pesugihan paling terkenal di Jawa Timur:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Gunung Kawi

Gunung Kawi, yang terletak di Kabupaten Malang, adalah gunung yang dianggap mistis dan sering digunakan sebagai tempat untuk melakukan ritual pesugihan.

Cerita pesugihan terkait dengan sosok-sosok seperti Eyang Djoego (Kanjeng Kyai Zakaria II) dan R.M. Iman Soedjono. Kedua tokoh ini dikenal sebagai orang yang memiliki kekuatan magis, mampu menyembuhkan penyakit, dan suka berbagi.

Baca Juga :  Kesenian Lombok: Jaran Kamput sebagai Simbol Identitas Budaya Suku Sasak

Ritual pesugihan sering melibatkan ziarah ke makam Eyang Djoego dan Iman Soedjono yang terletak di lereng Gunung Kawi.

Selain sebagai tempat ritual pesugihan, masyarakat juga menggelar kirab sesaji, di mana mereka mengenakan pakaian adat Jawa, membawa sesaji, bunga, dupa, dan membaca mantra sebagai persembahan.

Ritual ini juga mencakup pertunjukan campursari dan pembacaan doa-doa. Area makam ini juga memiliki pohon dewandaru yang dianggap keramat, sesuai dengan cerita pewayangan.

2. Makam Ngujang

Makam Ngujang terletak di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Cerita pesugihan di tempat ini berkaitan dengan kemunculan kera-kera yang tidak diketahui asal-usulnya.

Masyarakat meyakini bahwa makam Ngujang juga dikenal dengan nama kethekan, yang berarti kera dalam bahasa Jawa.

Baca Juga :  Mengasah Pisau dengan Benar: Tips dan Trik agar Pisau Tetap Tajam

Cerita populer mengatakan bahwa dua santri yang sengaja membolos dari pengajian di sekitar makam tersebut diubah menjadi monyet oleh seorang kiai. 

Makam ini menjadi tempat untuk berburu pesugihan dengan bantuan jin kera. Ritual ini melibatkan pembawaan sesajen, meditasi, dan perjanjian dengan jin kera.

3. Roro Kembang Sore

Cerita pesugihan Roro Kembang Sore berpusat di wilayah Gunung Bolo, Tulungagung. Cerita ini terbagi menjadi dua versi, yang pertama adalah kisah cinta terlarang Roro Kembang Sore dengan Pangeran Lembu Peteng, dan yang kedua adalah kisah Roro Kembang Sore dengan Joko Budeg.

Ritual pesugihan terkait dengan kisah cinta ini sering dilakukan oleh orang-orang yang mencari kekayaan.

Baca Juga :  Cara Mengatur Uang dengan Baik yang Jarang Dibahas Strategi Praktis Agar Keuangan Stabil Tabungan Tumbuh dan Hidup Tetap Nyaman

Para pelaku pesugihan merasa bahwa ritual ini adalah jalan penghubung untuk mencapai keinginan mereka, terutama kekayaan. 

Ritual ini melibatkan syarat-syarat tertentu, termasuk menyembelih kambing di makam Roro Kembang Sore pada hari Jumat Pon.

Ritual ini juga termasuk dalam praktik zina yang tidak dianggap sebagai dosa oleh pelaku pesugihan.

Cerita-cerita pesugihan ini mencerminkan kompleksitas budaya dan kepercayaan yang masih hidup di Jawa Timur. 

Masyarakat setempat meyakini bahwa praktik pesugihan dapat membawa kekayaan, meskipun metodenya seringkali berhubungan dengan mitos dan tradisi mistis.

Berita Terkait

Bolehkah Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Hukum dan Penjelasannya
VUE.ID Mengulas Arti Cincin di Jari: Makna, Tanda, dan Filosofi Pemakaiannya
Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Nisfu Syaban: Niat dan Keutamaannya
Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet
5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya
Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak
Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV
Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 07:00 WIB

Bolehkah Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Hukum dan Penjelasannya

Tuesday, 3 February 2026 - 09:04 WIB

VUE.ID Mengulas Arti Cincin di Jari: Makna, Tanda, dan Filosofi Pemakaiannya

Monday, 2 February 2026 - 07:00 WIB

Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Nisfu Syaban: Niat dan Keutamaannya

Friday, 30 January 2026 - 14:41 WIB

Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet

Wednesday, 28 January 2026 - 10:38 WIB

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Berita Terbaru