Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Desa Wisata Candirejo, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Menoreh yang Dekat dengan Candi Borobudur

Desa Wisata Candirejo, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Menoreh yang Dekat dengan Candi Borobudur
Desa Wisata Candirejo


SwaraWarta.co.id - Desa Wisata Candirejo memang jadi destinasi yang tak boleh dilewatkan bagi anda yang berkunjung ke Candi Borobudur

Dengan jarak yang tak terlalu jauh antara kedua tempat, Desa Wisata Candirejo adalah pilihan yang tepat untuk menghabiskan waktu selama liburan.

Desa Wisata Candirejo berada di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya yang berada di lereng gunung membuat Desa Wisata Candirejo memiliki panorama yang sangat menarik. 

Anda bisa menikmati hamparan sawah hijau, suasana desa yang asri, aliran sungai yang segar, udara sejuk yang bebas dari polusi, serta keindahan perbukitan Menoreh.

Selain menikmati pemandangan, di Desa Wisata Candirejo juga tersedia berbagai macam kegiatan wisata yang cukup menarik. 

Beberapa kegiatan yang bisa anda lakukan adalah jelajah desa menggunakan dokar atau sepeda, rafting di sungai, dan offroad naik mobil jip ke Bukit Menoreh

Anda juga bisa belajar memasak makanan tradisional Jawa Tengah di rumah warga desa.

Sejarah Desa Wisata Candirejo sendiri cukup menarik. Dulunya, Desa Candirejo merupakan desa miskin yang hanya menjadi desa biasa. 

Namun, kepala desa Candirejo memutuskan untuk mengembangkan Desa Candirejo menjadi desa wisata dengan memanfaatkan keberadaan Candi Borobudur sebagai destinasi utama di sekitarnya. 

Sejak saat itu, mulailah dibangun Desa Wisata Candirejo oleh kepala desa bersama dengan beberapa tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan para tokoh ulama di kawasan desa itu.

Tim khusus kemudian dibentuk untuk menjelaskan konsep desa wisata kepada masyarakat. Warga desa dilatih untuk menjadi pelaku pariwisata dan memandu para wisatawan yang berkunjung ke desa tersebut. 

Terdapat pula pemetaan lokasi di Desa Wisata Candirejo yang terdiri dari 15 dusun wisata yang berpotensi untuk dijadikan paket wisata.

Desa Candirejo menjadi Desa Wisata Candirejo pada tahun 2003 dan diresmikan secara badan hukum pada tahun 2004. 

Arti dari nama Desa Candirejo sendiri berasal dari kata Candigrha dan seiring berjalannya waktu, nama tersebut menjadi Candirga, Candirja, dan akhirnya menjadi Candirejo. Arti dari Candirejo adalah wilayah yang banyak batu tetapi subur.

Anda bisa menikmati berbagai macam aktivitas di Desa Wisata Candirejo selama liburan. Berikut beberapa kegiatan yang bisa anda lakukan:

1. Wisata Kuliner

Kuliner lokal di Desa Wisata Candirejo adalah hal yang harus Anda coba. Mangut beong menjadi salah satu hidangan khas yang harus Anda cicipi. 

Olahan ini dibuat dari ikan beong yang merupakan hewan endemik di Sungai Progo. Ikan beong ini diolah dengan menggunakan santan dan bumbu rempah kuning yang gurih.

Tidak hanya itu, anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan camilan-camilan yang banyak diproduksi oleh usaha rumahan di Desa Wisata Candirejo. 

Beberapa camilan tersebut antara lain keripik pisang, combro, dan keripik tempe yang lezat.

2. Menikmati Pemandangan di Perbukitan Menoreh

Perbukitan Menoreh yang berada di selatan Desa Wisata Candirejo menawarkan pemandangan alam asri nan hijau yang cukup populer. 

Anda bisa menikmati pemandangan indah matahari terbit di sekitar Perbukitan Menoreh, tepatnya di daerah bernama Watu Kendil.

Sudah pasti anda akan merasa terkesan dan terpesona dengan pemandangan indah di sekitar Perbukitan Menoreh ini.

3. Wisata ke Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Magelang. 

Terletak dekat dengan Desa Wisata Candirejo, Candi Borobudur bisa ditempuh sekitar 20 menit saja dengan menggunakan mobil atau motor.

Anda bisa menikmati kesegaran udara bersih dengan suasana damai sambil memandangi arsitektur bangunan candi yang sudah dibangun sejak abad ke-8 ini. 

Pengalaman berkunjung ke Candi Borobudur pasti akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.

4. Memacu Adrenalin dengan Wisata Offroad

Untuk anda yang menyukai tantangan, wisata offroad bisa menjadi pilihan. Anda akan melewati jalan-jalan dengan kontur perbukitan di kawasan Menoreh dan menyeberangi Kali Progo. 

Perjalanan wisata offroad ini akan berakhir di spot Watu Kendil. Untuk satu kali perjalanan, anda dikenakan biaya sebesar Rp400.000-Rp500.000 dan dalam satu mobil ini maksimal tiga peserta offroad saja.

5. Mencoba Kerajinan Pahat Batu Merapi

Pengrajin di Desa Wisata Candirejo memiliki hasil karya yang luar biasa dan cocok dijadikan sebagai oleh-oleh. 

Karya seni pahat batu ini terbilang unik karena sebagian besar pengrajin menggunakan batu andesit yang berasal dari sisa endapan material erupsi Gunung Merapi.

Selain itu, motif yang diukir juga biasanya berupa tokoh pewayangan, stupa Candi Borobudur, serta cobek.

Selain menjadi salah satu cara untuk melestarikan budaya Nusantara, kerajinan ini juga telah membawa nama Indonesia diapresiasi hingga ke Belgia dan juga Amerika Serikat. 

Anda bisa melihat langsung proses pembuatan kerajinan pahatnya secara langsung di Desa Wisata Candirejo ini.

6. Menangkap Ikan Langsung

Sistem memancing dengan menggunakan perangkap bronjong yang bertumpuk menjadi salah satu kegiatan yang sangat seru di Desa Wisata Candirejo. 

Lokasi penangkapan ikan ini dilakukan langsung di sungai sehingga Anda bisa merasakan sensasi menangkap ikan langsung di aliran sungai.

Anda juga bisa membawa pulang ikan segar sebagai oleh-oleh bagi kerabat dan keluarga di rumah.

7. Menikmati Sunrise di Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu menawarkan pemandangan matahari terbit yang sangat menakjubkan. Dari tempat ini, anda bisa melihat pemandangan Candi Borobudur, Gunung Merapi, dan Gunung Merbabu dalam sekali pandang. 

Anda juga bisa merasakan sensasi menikmati sunrise yang diselimuti kabut di Punthuk Setumbu ini. Pengalaman yang didapatkan saat menikmati sunrise di Punthuk Setumbu menjadi kenangan tak terlupakan bagi banyak wisatawan.

8. Berburu Foto di Gerbang Samudraraksa

Gerbang Samdudraraksa menjadi destinasi baru yang cukup menarik untuk dikunjungi di dekat Candi Borobudur. 

Gerbang ini memiliki konsep monumen dan berupa kapal bercadik khas Nusantara dengan nuansa warna hitam dan emas.

Anda bisa mengabadikan momen indah dengan berfoto di depan Gerbang Samudraraksa ini yang menjadi penanda perbatasan Jalan Nanggulan Mendut, Karang Reso, Kecamatan Kali Bawang.

Desa Wisata Candirejo menawarkan berbagai macam fasilitas penginapan bagi para wisatawan yang berkunjung. 

Mulai dari penginapan di rumah warga dengan harga yang cukup terjangkau yaitu berkisar antara Rp250.000-Rp300.000 per malam hingga penginapan di Balkondes dengan biaya Rp500.000 per malam.

Jadi, tunggu apa lagi Anda? Segera rencanakan liburan ke Desa Wisata Candirejo untuk mengalami pengalaman liburan yang tak terlupakan.



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter